Irjen Pol Akhmad Wiyagus: Profil dan Kinerja Kapolda Jawa Barat
Irjen Pol Akhmad Wiyagus: Profil dan Kinerja Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Akhmad Wiyagus adalah perwira tinggi Polri yang sejak 14 Oktober 2023 menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat. Sebelum menduduki posisi strategis ini, ia
Irjen Pol Akhmad Wiyagus: Profil dan Kinerja Kapolda Jawa Barat
Irjen Pol Akhmad Wiyagus adalah perwira tinggi Polri yang sejak 14 Oktober 2023 menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat. Sebelum menduduki posisi strategis ini, ia dikenal sebagai salah satu penyidik andalan Bareskrim Polri dengan rekam jejak panjang dalam penanganan kasus-kasus korupsi dan kejahatan ekonomi kelas kakap. Lulusan terbaik Akpol 1990 ini membawa pengalaman lebih dari tiga dekade di dunia reserse, termasuk perannya dalam mengungkap berbagai kasus mega korupsi yang menyita perhatian publik nasional.
Profil dan Latar Belakang
Akhmad Wiyagus lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 17 Januari 1968. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1990 dan meraih predikat lulusan terbaik. Kariernya sejak awal didedikasikan di jalur reserse. Ia menempuh berbagai pendidikan pengembangan kepolisian, termasuk PTIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian) angkatan 1998, Sespim Polri angkatan 2004, dan Lemhannas RI angkatan 2016. Sebelum menjadi Kapolda Jabar, ia mengemban sejumlah jabatan penting: Wakapolres Metro Jakarta Pusat (2005), Kapolrestabes Semarang (2012), Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Khusus Bareskrim (2014), Wadirtipidkor Bareskrim Polri (2016), Dirkrimsus Polda Metro Jaya (2017), dan terakhir sebagai Pati Bareskrim Polri dengan penugasan khusus di KPK (2020-2023). Kiprahnya di Komisi Pemberantasan Korupsi memperkuat reputasinya sebagai sosok antikorupsi yang tak kenal kompromi.
Kinerja dan Kasus Besar
Nama Akhmad Wiyagus tak lepas dari pengungkapan sejumlah kasus besar korupsi di Indonesia. Saat bertugas di Bareskrim dan KPK, ia terlibat langsung dalam penanganan kasus korupsi e-KTP senilai Rp2,3 triliun, perkara BTS 4G Kominfo yang merugikan negara hingga Rp8 triliun, dan kasus korupsi Asabri serta Jiwasraya. Di Polda Metro Jaya sebagai Dirkrimsus, ia mengungkap kasus penipuan investasi bodong dan pencucian uang bernilai miliaran rupiah. Sebagai Kapolda Jabar, fokusnya meliputi pengamanan Pemilu 2024, pemberantasan peredaran narkoba, dan penindakan terhadap kejahatan jalanan. Di awal masa jabatannya, Polda Jabar di bawah komandonya berhasil mengungkap jaringan narkoba internasional dan sindikat penipuan online yang beroperasi lintas negara. Ia juga dikenal menerapkan kebijakan tegas terhadap premanisme dan geng motor yang meresahkan warga.
Tantangan dan Kontroversi
Wilayah hukum Polda Jawa Barat yang mencakup 27 kabupaten/kota dengan populasi hampir 50 juta jiwa menyimpan kompleksitas tersendiri. Tingginya angka kriminalitas di beberapa wilayah penyangga ibu kota, peredaran gelap narkoba yang masif, serta potensi konflik sosial menjelang tahun politik menjadi tantangan utama yang dihadapi Akhmad Wiyagus. Kritik publik sempat mencuat terkait penanganan kasus-kasus yang melibatkan tokoh masyarakat dan penegakan hukum yang dianggap belum sepenuhnya merata. Isu pengamanan unjuk rasa di depan Gedung Sate dan penertiban tambang ilegal di kawasan Bandung Selatan juga menjadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya tuntas. Meski demikian, gaya kepemimpinannya yang lugas dan pengalaman panjang di bidang penyidikan menjadi modal penting dalam menghadapi dinamika keamanan di provinsi terpadat di Indonesia ini. Komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas kepolisian terus diuji seiring meningkatnya ekspektasi publik terhadap institusi Polri yang lebih responsif dan profesional.
Comments (0)