Ironi Pernikahan di Indramayu: Mobil Pengantin Tabrak Pohon, 5 Tewas

INDRAMAYU — Suasana bahagia sebuah pesta pernikahan berubah menjadi duka mendalam di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Sebuah mobil minibus yang mengangkut

Ironi Pernikahan di Indramayu: Mobil Pengantin Tabrak Pohon, 5 Tewas

INDRAMAYU — Suasana bahagia sebuah pesta pernikahan berubah menjadi duka mendalam di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Sebuah mobil minibus yang mengangkut rombongan pengantin mengalami kecelakaan tunggal dengan menghantam pohon di Jalan Raya Pantura. Peristiwa nahas yang terjadi pada Sabtu petang (29/6/2024) itu merenggut lima nyawa dan melukai tiga orang lainnya.

Mobil Suzuki APV bernomor polisi E 1879 VB itu mulanya meluncur dengan membawa delapan penumpang. Mereka baru saja menghadiri acara resepsi pernikahan salah satu kerabat di wilayah Kecamatan Lohbener dan tengah dalam perjalanan pulang menuju Kecamatan Bangsri, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Kronologi Kecelakaan Maut di Jalur Pantura

Kecelakaan tragis ini terjadi sekitar pukul 16.15 WIB di Jalan Raya Pantura, tepatnya di Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang. Jalur ini dikenal padat dan lurus, yang seringkali memancing pengemudi memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi. Berikut kronologi kejadian berdasarkan keterangan pihak kepolisian:

  1. Awal Perjalanan: Rombongan bertolak dari Kecamatan Lohbener usai menghadiri hajatan. Kondisi lalu lintas sore itu cukup ramai dengan kendaraan pribadi dan truk besar.
  2. Hilang Kendali: Saksi mata menyebutkan, saat melaju dari arah timur (Lohbener) ke barat (Jatibarang), mobil tiba-tiba oleng ke kiri. Diduga kuat sopir mengantuk atau microsleep, sehingga gagal mengendalikan kemudi.
  3. Tabrakan Dahsyat: Mobil menghantam pohon besar di sisi kiri jalan dengan keras. Benturan frontal menyebabkan bodi bagian depan ringsek total, sementara pohon masuk hingga separuh kabin penumpang.
  4. Proses Evakuasi: Warga sekitar dan pengguna jalan berhamburan memberikan pertolongan. Tim medis dan petugas kepolisian tiba sekitar 15 menit kemudian untuk mengevakuasi korban yang terjepit menggunakan alat pemotong badan mobil.
"Kendaraan melaju dari arah Lohbener menuju Jatibarang. Diduga sopir kurang konsentrasi, oleng ke kiri lalu menghantam pohon. Lima meninggal di lokasi, tiga luka dibawa ke rumah sakit," jelas Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Dedi Hermawan, saat dikonfirmasi di lokasi.

Korban Jiwa dan Identitas

Dari delapan penumpang yang berada dalam satu kendaraan, lima di antaranya dinyatakan meninggal dunia di tempat. Ketiga korban selamat mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RSUD Indramayu untuk mendapatkan perawatan intensif. Suasana haru pecah saat keluarga korban tiba di lokasi dan rumah sakit, tidak menyangka pesta bahagia berujung duka.

Kelima korban meninggal dunia adalah:

  • Samiyah (50), warga Bangsri, Brebes
  • Rikho (17), remaja asal Bangsri
  • Heni (21), pemudi asal Bangsri
  • Toyib (45), sopir yang juga warga Bangsri
  • Seorang balita berinisial A (3 tahun) yang tak sadarkan diri di lokasi akibat benturan keras.

Sementara tiga korban luka yang berhasil dievakuasi adalah Juned, Jihan, dan Rifki. Mereka mengalami patah tulang, luka robek di sekujur tubuh, dan trauma psikologis akibat peristiwa kilat yang menimpa saat mereka sedang berbincang riang di dalam mobil sepulang pesta.

Penyebab dan Penyelidikan Lanjutan

Pihak Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi dan menyita kendaraan nahas tersebut untuk olah TKP. Pemeriksaan awal menyimpulkan tidak ada jejak pengereman yang signifikan, mengindikasikan bahwa sopir Toyib sama sekali tidak menyadari adanya bahaya hingga benturan terjadi. Hal ini memperkuat dugaan sopir mengalami kelelahan atau mengantuk setelah perjalanan seharian menghadiri hajatan.

"Kami masih dalami apakah ada faktor teknis kendaraan, namun dari keterangan korban selamat dan saksi, sopir memang sempat menguap dan terlihat lelah sebelum masuk kabin. Kami imbau masyarakat untuk tidak memaksakan menyetir dalam kondisi lelah, apalagi saat membawa penumpang banyak," tegas AKP Dedi.

Peringatan Keselamatan di Musim Hajatan

Insiden ini menjadi alarm keras bagi masyarakat mengenai pentingnya manajemen kelelahan saat berkendara, terutama pada musim hajatan yang padat. Pihak kepolisian mencatat, jalur Pantura Indramayu rawan kecelakaan akibat faktor kelelahan pengemudi yang biasanya menempuh perjalanan jauh dari acara keluarga.

[SOCIAL_TWEET]: Sebuah pesta pernikahan di Indramayu berubah jadi duka. Mobil rombongan pengantin hantam pohon di Jalan Pantura, 5 orang tewas termasuk balita. Diduga sopir mengantuk. Jangan paksakan berkendara saat lelah, nyawa taruhannya. #KecelakaanIndramayu #MobilPengantin #PanturaDuka[SOCIAL_TG]: ⚠️ Kecelakaan maut di Pantura Indramayu! Mobil minibus bawa rombongan pengantin hantam pohon Sabtu sore. 5 penumpang tewas, 3 luka-luka. Sopir diduga kelelahan usai dari hajatan. Ingat, istirahat cukup sebelum nyetir ya! 😞

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User