Inggris Melaju ke Semifinal, Susul Brasil dan Argentina
Miami, AS — Timnas Inggris memastikan tempat di babak empat besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Norwegia dengan skor 3-1 di Hard Rock Stadium, Sabtu (12/7) dini hari WIB. Kemenangan ini membu...
Miami, AS — Timnas Inggris memastikan tempat di babak empat besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Norwegia dengan skor 3-1 di Hard Rock Stadium, Sabtu (12/7) dini hari WIB. Kemenangan ini membuat The Three Lions menjadi kontestan ketiga yang lolos ke semifinal, menyusul Brasil dan Argentina yang sudah lebih dulu mengamankan tiket.
Dominasi Inggris di Babak Pertama
Sejak peluit awal dibunyikan, Inggris langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-2-3-1 racikan pelatih Lee Carsley terbukti ampuh meredam agresivitas Norwegia. Menit ke-23, Harry Kane sukses mencetak gol pembuka melalui tendangan penalti setelah Declan Rice dilanggar di kotak terlarang oleh Leo Østigård. Eksekusi dingin Kane mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Inggris nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-38 saat tendangan first-time Jude Bellingham dari luar kotak penalti masih membentur mistar gawang. Hingga turun minum, penguasaan bola Inggris mencapai 62 persen dengan empat tembakan tepat sasaran, sementara Norwegia hanya mencatat satu percobaan serius lewat aksi Erling Haaland yang berhasil digagalkan kiper Jordan Pickford.
Serangan Balik Mematikan dan Gol Penutup
Memasuki babak kedua, Norwegia mencoba keluar menekan. Namun lini pertahanan Inggris yang dikawal John Stones dan Marc Guéhi tampil solid. Justru pada menit ke-56, serangan balik cepat berbuah gol kedua. Bukayo Saka, yang menusuk dari sisi kanan, melepaskan tembakan melengkung ke tiang jauh setelah menerima umpan terobosan Phil Foden. Skor menjadi 2-0.
Norwegia sempat memperkecil ketertinggalan lewat sundulan Erling Haaland pada menit ke-71, memanfaatkan crossing presisi Martin Ødegaard. Gol tersebut membangkitkan harapan tim asuhan Ståle Solbakken. Namun tepat saat Norwegia menggencarkan tekanan, Jude Bellingham memastikan kemenangan Inggris melalui aksi individu brilian. Pemain Real Madrid itu melewati dua bek sebelum menaklukkan kiper Mads Hermansen pada menit ke-89, mengubah skor akhir menjadi 3-1. Gol itu sekaligus mengunci tiket semifinal bagi Inggris.
Rekor Argentina dan Brasil Sebelumnya
Sebelum Inggris, dua raksasa Amerika Selatan telah lebih dulu melaju. Argentina, juara bertahan, menyingkirkan Prancis dalam laga emosional di Dallas. Bermain di AT&T Stadium, Lionel Messi membuka keunggulan Argentina lewat eksekusi penalti pada menit ke-33. Kylian Mbappé menyamakan kedudukan tepat sebelum jeda. Namun di babak kedua, menit ke-68, sepakan rendah Julián Álvarez dari tepi kotak penalti mengembalikan keunggulan Argentina. Pertandingan berakhir 2-1 untuk keunggulan Argentina. Statistik memperlihatkan penguasaan bola kedua tim nyaris imbang (52%-48%), tetapi Argentina unggul dalam tembakan tepat sasaran (7-4).
Sementara itu, di Philadelphia, Brasil lolos setelah mengatasi Jerman dengan skor 2-1. Gol cepat Vinícius Júnior pada menit ke-9 memberi Brasil keunggulan. Jerman kemudian menyamakan skor melalui sundulan Kai Havertz usai skema sepak pojok. Pertandingan semakin sengit hingga Endrick, yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol spektakuler melalui tendangan jarak jauh pada menit ke-82. Brasil mempertahankan keunggulan dengan kedisiplinan lini belakang, mencatat clean sheet di sisa laga.
Statistik dan Analisis Taktik
Secara keseluruhan di tiga perempat final yang telah berlangsung, ketiga tim pemenang menunjukkan efisiensi penyelesaian akhir yang tinggi. Inggris mencatat penguasaan bola 58 persen dengan 8 tembakan tepat sasaran. Sebaliknya, Norwegia hanya menorehkan 3 shots on target meski melepaskan 12 percobaan. Akurasi umpan Inggris mencapai 87 persen, lebih baik ketimbang Norwegia yang tertekan di lini tengah.
Argentina di laga sebelumnya menampilkan kematangan pengalaman. Messi bukan hanya pencetak gol, tetapi juga motor serangan dengan 4 key passes. Sementara Brasil mengandalkan transisi cepat: dua gol mereka lahir dari serangan balik yang dibangun dalam waktu kurang dari 10 detik. Formasi fleksibel 4-3-3 yang dimainkan semua tim semifinalis ini terbukti menjadi tren taktik yang dominan di fase gugur.
Di kubu Inggris, kombinasi Rice-Bellingham kembali menjadi kunci penguasaan lini tengah. Keduanya mencatat total 7 tekel sukses dan 12 intersep sepanjang laga. Pergerakan tanpa bola Kane juga membuka ruang bagi Foden dan Saka untuk menusuk pertahanan Norwegia.
Jalan Menuju Final
Dengan tiga tiket semifinal sudah terisi, satu tempat tersisa akan diperebutkan oleh Spanyol dan Belanda yang bertanding di Los Angeles malam nanti. Pemenang laga tersebut akan melengkapi daftar negara yang bersaing di babak akhir Piala Dunia 2026. Partai semifinal sendiri dijadwalkan berlangsung pada 15-16 Juli di Atlanta dan Kansas City.
Jika skenario final ideal terjadi, publik sepak bola global berpotensi disuguhkan pertandingan penuh gengsi: Brasil melawan Argentina, atau Inggris menantang sang juara bertahan. Apapun hasilnya, tiga tim yang telah lolos membawa status favorit berbekal performa konsisten sepanjang turnamen. Data dan statistik membuktikan bahwa efisiensi serangan dan soliditas pertahanan akan menjadi penentu di dua laga tersisa menuju trofi emas.
Baca juga:
Comments (0)