Oct 12, 2026
Olahraga

Haye Waspadai Dewa United, Soroti Rotasi Persib

BANDUNG — Laga pembuka Super League 2026/2027 antara Persib Bandung dan Dewa United langsung menyita perhatian, bukan hanya karena status klasik antara tim mapan dan pendatang baru, tetapi juga kare...

Haye Waspadai Dewa United, Soroti Rotasi Persib

BANDUNG — Laga pembuka Super League 2026/2027 antara Persib Bandung dan Dewa United langsung menyita perhatian, bukan hanya karena status klasik antara tim mapan dan pendatang baru, tetapi juga karena dinamika pergantian pelatih serta rotasi pemain yang mewarnai persiapan kedua tim. Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, menyoroti secara khusus tantangan tersebut, menekankan bahwa persiapan menjadi kunci meski waktu yang tersedia terbatas.

Menit ke-0 belum dimulai, namun atmosfer pertandingan sudah terasa. Haye menilai Dewa United sebagai lawan yang tidak bisa dipandang sebelah mata, terutama dengan kedatangan pelatih baru yang membawa gaya permainan berbeda. Ia menyoroti pentingnya adaptasi cepat di tengah keterbatasan waktu menjelang kick-off.

Persiapan Minim, Tuntutan Maksimal

Persib Bandung memasuki musim baru dengan modal waktu ideal yang minim. Sama seperti sejumlah klub peserta Super League 2026/2027, tim asuhan pelatih anyar ini harus memadatkan sesi latihan taktik, penyesuaian formasi, dan chemistry antar pemain dalam hitungan pekan. Haye mengaku sadar bahwa kondisi tersebut bukan alasan untuk tampil di bawah standar.

"Setiap pertandingan menuntut kesiapan penuh, dan kami tidak punya banyak waktu untuk membenahi semuanya sekaligus. Setiap sesi latihan harus dimanfaatkan secara efisien," ujar Haye, menggambarkan tekanan yang dihadapi skuadnya.

Dari sisi statistik, debut di kompetisi baru kerap menjadi periode rawan bagi tim-tim yang baru berganti pelatih. Berdasarkan pola musim-musim sebelumnya, tim yang menjalani laga perdana tanpa persiapan matang cenderung mencatat penguasaan bola di bawah 50 persen dan shots on target yang minim, rata-rata hanya tiga hingga empat per pertandingan. Angka ini menjadi perhatian tersendiri bagi lini tengah Persib, khususnya dalam membangun serangan.

Formasi dan Starting XI yang Belum Final

Pergantian pelatih di tubuh Persib maupun Dewa United membuka ruang persaingan baru di starting XI. Sejumlah posisi yang sebelumnya diisi pemain senior kini diisi nama-nama baru, seiring dengan skema taktik yang mulai bergeser. Haye tidak menyebut secara rinci formasi yang akan digunakan, tetapi menegaskan bahwa setiap pemain dituntut memahami peran masing-masing dalam sistem baru, entah itu 4-3-3, 4-2-3-1, atau 3-5-2.

"Saya hanya fokus pada apa yang bisa saya kontrol. Yang lain, soal siapa yang bermain dan bagaimana formasinya, itu keputusan pelatih. Tugas kami adalah memastikan setiap instruksi diterjemahkan di lapangan," jelasnya.

Dari kubu Dewa United, penunjukan pelatih baru juga membawa angin segar. Klub ini dikenal memiliki kedalaman skuad yang mumpuni dengan kualitas pemain asing yang bisa mengubah permainan dalam sekejap. Kemampuan mereka mengeksploitasi celah di lini pertahanan lawan menjadi ancaman nyata, terutama saat transisi cepat dari bertahan ke menyerang.

Kualitas Dewa United dan Fokus Ganda

Haye menegaskan bahwa kualitas individu pemain Dewa United menjadi perhatian utama. Ia menyebut beberapa nama yang dianggap mampu menciptakan peluang dari situasi set-piece maupun open play. Data menunjukkan bahwa Dewa United pada musim sebelumnya tergolong produktif dalam mencetak gol di 15 menit terakhir babak kedua, menandakan kebugaran dan ketajaman pemain pengganti mereka.

"Kami harus mengantisipasi itu semua. Dewa United punya karakter bermain yang dinamis, dan itu membuat laga nanti tidak akan mudah," lanjut Haye.

Meski demikian, Haye tetap optimistis dengan kekuatan internal Persib. Materi pemain yang ada dinilai cukup untuk menghadapi tantangan tersebut, asalkan konsentrasi dan disiplin taktik dijaga sepanjang 90 menit. Ia menyoroti pentingnya clean sheet sebagai fondasi meraih poin penuh di laga pembuka, mengingat start positif bakal memberi kepercayaan diri tambahan bagi seluruh skuad.

Laga ini juga menjadi ujian bagi mentalitas pemain di bawah tekanan. Kartu kuning dan potensi keputusan VAR menjadi hal yang harus diwaspadai, terutama di awal musim ketika pemain masih mencari ritme pertandingan. Offside trap yang tidak rapi bisa berujung fatal, dan Haye menyadari bahwa detail kecil semacam itu kerap menentukan hasil akhir.

"Di level ini, selisih satu langkah saja bisa jadi gol. Kami harus lebih cermat membaca situasi," tuturnya.

Duel Gengsi Pembuka Musim

Secara keseluruhan, pertemuan Persib Bandung dan Dewa United di pekan pertama Super League 2026/2027 bukan sekadar tiga poin. Laga ini menjadi tolok ukur kesiapan kedua tim menghadapi kompetisi panjang yang diprediksi berlangsung ketat hingga pekan-pekan akhir. Pergantian pelatih dan rotasi pemain menjadi variabel yang bisa mengubah peta persaingan di Grup maupun klasemen keseluruhan.

Haye dan rekan-rekannya jelas tidak ingin memulai musim dengan langkah goyah. Fokus mereka kini tertuju pada satu hal: tampil maksimal sejak menit pertama, mengontrol penguasaan bola, dan memaksimalkan setiap shots on target menjadi gol.

Dengan kualitas lini tengah yang dimiliki, bukan tidak mungkin Persib mendikte jalannya pertandingan. Namun, seperti yang diingatkan Haye, tanpa persiapan yang matang, semua potensi itu hanya akan berhenti sebagai wacana. Kick-off akan menjadi jawaban dari segala persiapan yang sudah dijalani—atau justru mengungkap kekurangan yang belum tertutup.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User