Oct 13, 2026
Olahraga

Haaland Pecahkan Anfield, Man City Tumbangkan Liverpool 3-1

Menit ke-90+4, wasit Michael Oliver meniup peluit panjang. Skor akhir 3-1 untuk Manchester City atas Liverpool di Anfield, Minggu (11/10/2026), dalam lanjutan Liga Inggris musim 2026/2027. Erling Haal...

Haaland Pecahkan Anfield, Man City Tumbangkan Liverpool 3-1

Menit ke-90+4, wasit Michael Oliver meniup peluit panjang. Skor akhir 3-1 untuk Manchester City atas Liverpool di Anfield, Minggu (11/10/2026), dalam lanjutan Liga Inggris musim 2026/2027. Erling Haaland menjadi bintang utama dengan dwigolnya, sementara satu gol tambahan City lahir dari kaki Phil Foden. Liverpool hanya mampu membalas lewat gol Mohamed Salah di babak kedua.

Kemenangan ini mengangkat Manchester City ke puncak klasemen sementara dengan 19 poin dari 8 pertandingan, unggul dua angka atas Arsenal yang baru bermain tujuh kali. Liverpool tertahan di peringkat kelima dengan 13 poin, hasil dari empat kemenangan, satu imbang, dan tiga kekalahan.

Babak Pertama: Dominasi Penguasaan Bola City

Sejak kick-off, formasi 4-2-3-1 yang diturunkan Pep Guardiola langsung mengambil inisiatif. Rodri dan Bernardo Silva mengontrol lini tengah dengan penguasaan bola mencapai 58 persen di paruh pertama. Liverpool yang memakai skema 4-3-3 mencoba menekan tinggi, tetapi transisi bertahan City terlalu rapat untuk ditembus.

Menit ke-23, peluang pertama lahir. Kevin De Bruyne melepaskan umpan terobosan ke ruang kosong di sisi kanan, disambut Haaland yang berlari dari belakang Virgil van Dijk. Tendangan kaki kirinya dari sudut sempit masih melebar tipis di sisi kiri gawang Alisson Becker.

Gol pembuka akhirnya datang pada menit ke-37. Foden menerima bola di tepi kotak penalti, melakukan one-two dengan Haaland, lalu melepaskan tembakan mendatar ke sudut kanan bawah. Alisson tidak berkutik. Skor 1-0 untuk City bertahan hingga turun minum.

Statistik babak pertama mencatat City unggul dalam shots on target 4-1, dengan total tembakan 8-3. Liverpool hanya menciptakan satu peluang berarti lewat sundulan Darwin Nunez yang masih mudah dibaca Ederson.

Babak Kedua: Haaland Tampil Kejam di Kotak Penalti

Liverpool keluar lebih agresif setelah jeda. Jurgen Klopp memasukkan Luis Diaz untuk menambah kecepatan di sayap kiri. Hasilnya, tekanan tuan rumah meningkat dan penguasaan bola berbalik menjadi 54 persen untuk Liverpool di 15 menit pertama babak kedua.

Namun, menit ke-58, City menghukum kelengahan lini belakang Liverpool. Berawal dari serangan balik cepat, De Bruyne mengirim umpan silang rendah ke tiang jauh. Haaland yang berdiri di posisi offside trap berhasil menyontek bola dari jarak tiga meter. VAR sempat memeriksa potensi pelanggaran, tetapi gol dinyatakan sah. Skor berubah 2-0.

Liverpool memperkecil ketertinggalan pada menit ke-71. Salah memanfaatkan kesalahan umpan Manuel Akanji di lini tengah, berlari sendirian, dan menaklukkan Ederson dengan tembakan kaki kiri ke sudut kiri. Anfield bergemuruh. Skor 2-1, pertandingan kembali terbuka.

Namun, harapan Liverpool pupus pada menit ke-84. Haaland mencetak gol keduanya malam itu, kali ini lewat sundulan keras memanfaatkan umpan matang Foden dari sisi kanan. Bek Liverpool, Ibrahima Konate, terlambat mengantisipasi pergerakan striker Norwegia tersebut. Skor 3-1 bertahan hingga akhir.

"Erling (Haaland) menunjukkan kelasnya sebagai penyerang top. Dua gol di Anfield bukan hal mudah. Kami bermain disiplin selama 90 menit," ujar Pep Guardiola dalam konferensi pers usai laga.

Sementara itu, Jurgen Klopp mengakui timnya kurang efisien. "Kami punya peluang, tetapi penyelesaian akhir menjadi pembeda. City lebih klinis," katanya.

Analisis Statistik: Efisiensi City di Depan Gawang

Secara keseluruhan, Liverpool sebenarnya mencatatkan penguasaan bola lebih tinggi, yakni 52 persen berbanding 48 persen milik City. Tuan rumah juga melepaskan 14 tembakan, tetapi hanya 5 yang mengarah ke gawang. City lebih efektif dengan 11 tembakan dan 7 on target.

Haaland sendiri mencatatkan 2 gol, 1 assist, dan 4 tembakan tepat sasaran dari total 5 percobaan. Ia juga memenangkan 6 dari 8 duel udara melawan bek Liverpool. Sepanjang musim ini, striker berusia 26 tahun itu telah mengoleksi 11 gol dalam 8 pertandingan Liga Inggris, rata-rata 1,37 gol per laga.

Kartu kuning dikeluarkan wasit sebanyak empat kali: dua untuk pemain Liverpool (Mac Allister dan Konate), dua untuk pemain City (Rodri dan Akanji). Tidak ada kartu merah dalam laga yang berjalan relatif bersih ini.

Dengan hasil ini, Manchester City memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 12 pertandingan di semua kompetisi. Sementara Liverpool harus segera bangkit karena pekan depan akan menghadapi Arsenal di Emirates Stadium. Bagi City, kemenangan di Anfield ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka serius mempertahankan gelar juara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User