Oct 10, 2026
Olahraga

Haaland dan Norwegia Tumbang di Perempat Final Piala Dunia 2026

Miami Gardens — Mimpi Norwegia untuk melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 harus pupus di tangan Inggris. Erling Haaland dan rekan-rekan terjungkal dengan skor akhir 1-2 dalam laga perempat final yan...

Haaland dan Norwegia Tumbang di Perempat Final Piala Dunia 2026

Miami Gardens — Mimpi Norwegia untuk melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 harus pupus di tangan Inggris. Erling Haaland dan rekan-rekan terjungkal dengan skor akhir 1-2 dalam laga perempat final yang berlangsung dramatis di Miami Stadium, Miami Gardens, Florida, Minggu (12/7/2026) waktu setempat. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri kiprah luar biasa Norwegia yang sebelumnya tampil mengejutkan sepanjang turnamen.

Sejak menit awal, tensi pertandingan sudah terasa tinggi. Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih Norwegia menempatkan Haaland sebagai ujung tombak tunggal, didukung dua winger cepat di sisi kiri dan kanan. Sementara Inggris memilih pendekatan 4-2-3-1 dengan pressing tinggi untuk memutus aliran bola ke Haaland.

Babak Pertama: Inggris Dominan, Norwegia Bertahan

Menit ke-11, Inggris nyaris membuka keunggulan lewat sepakan jarak dekat yang masih membentur tiang gawang. Penguasaan bola dikuasai Inggris hingga 61 persen di 20 menit pertama. Norwegia tampak kesulitan keluar dari tekanan dan lebih banyak bermain di area sendiri.

Namun, Haaland menunjukkan kelasnya. Menit ke-23, ia melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang memaksa kiper Inggris melakukan penyelamatan penting. Ini menjadi salah satu dari tiga shots on target Norwegia di babak pertama. Sayangnya, tidak ada gol yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang babak pertama. Skor kacamata 0-0 bertahan.

Statistik babak pertama menunjukkan Inggris unggul dalam penguasaan bola, tetapi Norwegia lebih efektif dalam serangan balik. Kartu kuning pertama dipertandingkan kepada bek Norwegia pada menit ke-38 akibat pelanggaran taktis menghentikan serangan Inggris.

Babak Kedua: Drama Tiga Gol dan Kontroversi VAR

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat drastis. Menit ke-52, Inggris akhirnya memecah kebuntuan lewat gol sundulan memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan. Norwegia tertinggal 0-1, dan tekanan pun beralih ke kubu Haaland dkk.

Norwegia merespons cepat. Menit ke-67, sebuah serangan terorganisir berbuah gol penyama kedudukan. Assist manis dari gelandang tengah Norwegia berhasil diselesaikan dengan tenang, mengubah skor menjadi 1-1. Stadion bergemuruh, suporter Norwegia yang memadati tribun bersorak penuh harapan.

"Kami tahu Inggris tim kuat, tapi kami percaya bisa mencuri kemenangan. Sayangnya, satu momen menentukan semuanya," ujar pelatih Norwegia dalam konferensi pers pasca-pertandingan.

Namun, petaka datang di menit ke-81. Inggris mencetak gol kedua lewat serangan cepat yang memanfaatkan celah di lini pertahanan Norwegia. Sempat ada pemeriksaan VAR untuk memastikan tidak ada offside, tetapi wasit memutuskan gol tersebut sah. Skor 1-2 untuk keunggulan Inggris bertahan hingga akhir laga.

Haaland berusaha keras mencari gol penyama di menit-menit akhir. Ia tercatat melepaskan total 5 shots, dengan 2 di antaranya tepat sasaran. Namun, rapatnya pertahanan Inggris membuatnya kesulitan menemukan ruang. Peluit panjang berbunyi, dan Norwegia harus mengakui keunggulan lawan.

Analisis Statistik dan Masa Depan Norwegia

Secara keseluruhan, penguasaan bola dikuasai Inggris dengan 58 persen berbanding 42 persen. Inggris juga mencatatkan 6 shots on target, sementara Norwegia hanya 4 shots on target. Meski kalah, Norwegia menunjukkan pertahanan solid dengan 17 tekel sukses dan 9 intersep. Clean sheet memang tidak terwujud, tetapi penampilan mereka sepanjang turnamen patut diapresiasi.

Bagi Haaland, turnamen ini tetap menjadi panggung pembuktian dirinya sebagai salah satu striker terbaik dunia. Meski gagal membawa Norwegia ke semifinal, kontribusinya sepanjang Piala Dunia 2026 tercatat impresif: 5 gol dan 2 assist dalam lima pertandingan. Angka tersebut menempatkannya dalam jajaran top skor turnamen.

Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi skuad muda Norwegia. Dengan rata-rata usia starting XI di bawah 27 tahun, masa depan tim ini masih cerah. Pelatih diyakini akan melakukan evaluasi, terutama dalam efektivitas penyelesaian akhir dan transisi bertahan.

Sementara itu, Inggris melaju ke semifinal dengan modal kepercayaan diri tinggi. Mereka akan menghadapi pemenang laga antara dua tim raksasa lainnya. Bagi Norwegia, perjalanan di Piala Dunia 2026 harus berakhir di perempat final — sebuah pencapaian yang tetap membanggakan bagi negara dengan populasi kecil namun gairah sepak bola besar.

Haaland meninggalkan lapangan dengan ekspresi kecewa, tetapi ia tetap menyempatkan memberi tepuk tangan kepada suporter Norwegia yang setia mendukung. Pertandingan telah usai, namun cerita tentang Haaland dan Norwegia di kancah dunia baru saja dimulai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User