Gol Messi di Menit Akhir Pastikan Argentina Lolos ke Semifinal

Kansas City, 12 Juli 2026 – Di hadapan lebih dari 70 ribu pasang mata, Lionel Messi kembali menunjukkan magisnya. Sang kapten Argentina menjadi pahlawan dengan gol kemenangan di menit ke-89, membawa...

Gol Messi di Menit Akhir Pastikan Argentina Lolos ke Semifinal

Kansas City, 12 Juli 2026 – Di hadapan lebih dari 70 ribu pasang mata, Lionel Messi kembali menunjukkan magisnya. Sang kapten Argentina menjadi pahlawan dengan gol kemenangan di menit ke-89, membawa tim Tango mengakhiri perlawanan Swiss 2-1 pada perempat final Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium, Minggu (12/7/2026) pagi WIB. Hasil ini memastikan Argentina melaju ke semifinal, menjaga impian mempertahankan gelar juara dunia yang diraih empat tahun lalu.

Babak Pertama: Ketat dan Tanpa Gol

Pertandingan langsung berjalan dalam tempo tinggi sejak peluit awal dibunyikan wasit asal Inggris, Michael Oliver. Argentina dengan formasi 4-3-3 mengandalkan trio Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, dan Giovani Lo Celso untuk mengontrol lini tengah. Sementara Swiss tampil dengan formasi 4-2-3-1 yang mengandalkan Granit Xhaka sebagai jenderal lapangan.

Messi membuka peluang pada menit ke-12 melalui tendangan bebas melengkung yang nyaris memecah kebuntuan. Sayangnya, kiper Swiss Yann Sommer berhasil menepis bola dengan ujung jarinya. Sepuluh menit kemudian, umpan terobosan dari Mac Allister berhasil disambut Julian Alvarez, namun sontekannya masih membentur tiang gawang. Swiss bukan tanpa ancaman. Serangan balik yang dipimpin Breel Embolo di menit ke-31 memaksa kiper Emiliano Martinez melakukan penyelamatan gemilang. Kedua tim bermain hati-hati sehingga babak pertama berakhir dengan skor kacamata 0-0. Penguasaan bola Argentina mencapai 62% namun hanya menghasilkan 3 tembakan tepat sasaran, sementara Swiss hanya mencatat 1 shot on target dari 4 percobaan.

Babak Kedua: Gol Cepat Swiss dan Kebangkitan Argentina

Kejutan terjadi di awal babak kedua. Swiss yang tampak lebih agresif membuka skor pada menit ke-52. Bermula dari umpan silang Ruben Vargas, bola disundul oleh Noah Okafor yang lolos dari kawalan Cristian Romero. Bola meluncur deras ke pojok kiri gawang tanpa bisa dihalau Emiliano Martinez. Skor menjadi 1-0 untuk Swiss, dan stadion mendadak senyap.

Tertinggal satu gol, Pelatih Lionel Scaloni segera melakukan penyesuaian taktikal dengan memasukkan Lautaro Martinez menggantikan Julian Alvarez pada menit ke-60. Pergantian ini terbukti efektif. Pada menit ke-71, umpan tarik dari Angel Di Maria di sisi kanan berhasil disambut sundulan terukur Lautaro Martinez, menggetarkan jala gawang Sommer dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol ini membakar semangat Argentina yang langsung tancap gas mengejar gol kemenangan. Messi yang sempat frustrasi dengan ketatnya penjagaan bek Swiss, mulai menemukan celah. Dua peluang emas diciptakannya di menit ke-77 dan 83, namun masih bisa dimentahkan kiper lawan.

Gol Penentu di Momen Krusial

Ketika pertandingan seolah akan berlanjut ke babak tambahan, sang maestro memberikan keajaiban. Pada menit ke-89, pelanggaran terhadap Di Maria di depan kotak penalti menghasilkan tendangan bebas. Messi maju sebagai eksekutor. Dengan tenang, ia melepaskan tendangan melengkung khasnya yang melewati pagar hidup dan meluncur deras ke sudut kanan atas gawang Sommer. Gol! Seluruh stadion bergemuruh. Messi berlari ke sudut lapangan sambil berteriak penuh emosi, dikerumuni rekan-rekannya. Ekspresi haru dan lega terpancar dari sang kapten. Momen tersebut menjadi penentu kemenangan 2-1 Argentina.

Setelah gol tersebut, Swiss mencoba menekan di sisa waktu empat menit tambahan, namun lini pertahanan Argentina yang dikawal Romero dan Nicolas Otamendi tampil solid. Peluit panjang berbunyi, dan La Albiceleste resmi melaju ke semifinal. Messi terlihat berlutut dan menengadah ke langit, lalu berpelukan dengan para pemain dan staf pelatih.

Statistik dan Analisis Usai Laga

Secara keseluruhan, Argentina mendominasi penguasaan bola dengan angka 59% berbanding 41%. Dari segi tembakan, total 17 tembakan dilepaskan oleh Argentina, dengan 7 tepat sasaran, sementara Swiss hanya menghasilkan 8 tembakan dan 3 tepat sasaran. Assist kemenangan dicatat oleh Angel Di Maria untuk gol Messi, sementara assist Lautaro Martinez berasal dari Di Maria juga, menegaskan peran penting pemain sayap veteran itu. Messi sendiri mencatat 4 tembakan, 2 tepat sasaran, 85% umpan sukses, serta 3 dribel sukses. Sementara itu, Swiss harus bermain dengan satu kartu kuning yang diterima bek tengah Manuel Akanji setelah melanggar Messi di babak pertama.

Formasi Argentina 4-3-3 terbukti fleksibel, dengan transisi cepat melalui Mac Allister yang mencatat 9 umpan progresif. Di lini belakang, Emiliano Martinez mencatatkan 2 penyelamatan krusial, menjaga gawang hanya kebobolan sekali dan menjaga "clean sheet" di luar gol Okafor. Swiss sendiri tampil dengan organisasi pertahanan yang rapat, tetapi kelelahan di akhir babak kedua menjadi petaka.

Kutipan dari Kapten dan Pelatih

Usai laga, Messi memberikan komentarnya.

“Saya sangat emosional. Ini laga sulit, Swiss bermain luar biasa. Tendangan bebas itu… saya hanya mencoba menempatkan bola di tempat terbaik, dan syukur masuk. Kami berjuang habis-habisan untuk bangsa. Sekarang satu langkah lagi menuju final,”
ujar peraih Ballon d'Or delapan kali tersebut.

Pelatih Lionel Scaloni memuji penampilan timnya, khususnya sang kapten.

“Messi adalah pemimpin sejati. Dia terus menunjukkan kelasnya di momen krusial. Transisi kami di babak kedua sangat baik, dan gol Lautaro menjadi titik balik. Saya bangga dengan semangat para pemain,”
sebut Scaloni dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Argentina kini menanti lawan di semifinal yang akan digelar pada 16 Juli di Dallas. Skuad asuhan Scaloni dipastikan kembali mengandalkan sang mega bintang untuk meneruskan misi mempertahankan takhta Piala Dunia.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User