[Gedung Putih] — Trump Luncurkan Upaya Baru Copot Gubernur Fed Lisa Cook
WASHINGTON, Beritainti.com — Pemerintahan Presiden Donald Trump kembali menggencarkan upaya untuk mencopot Lisa Cook dari jabatannya sebagai Gubernur Feder
WASHINGTON, Beritainti.com — Pemerintahan Presiden Donald Trump kembali menggencarkan upaya untuk mencopot Lisa Cook dari jabatannya sebagai Gubernur Federal Reserve (The Fed). Dalam sebuah surat resmi yang diperoleh Axios dan ditandatangani oleh loyalis lama Trump, Dan Scavino, Gedung Putih memberitahukan Cook bahwa Presiden Trump sedang serius mempertimbangkan untuk memberhentikannya. Surat tersebut memberikan tenggat waktu 21 hari baginya untuk menanggapi dugaan fraud terkait hipotek sebelum keputusan final diambil. Langkah ini datang usai upaya sebelumnya untuk memecat Cook berhasil dihalangi oleh Mahkamah Agung Amerika Serikat.
Upaya Pertama Tersendat di Mahkamah Agung
- Awal tahun ini: Presiden Trump melancarkan upaya pertama untuk memecat Lisa Cook dari kursi Gubernur The Fed. Langkah itu mencuat sebagai bagian dari tekanan politik ke bank sentral AS yang kerap dikritik Trump karena kebijakan sukunya.
- Putusan Mahkamah Agung: Mahkamah Agung memutuskan untuk memblokir upaya pemecatan tersebut. Hakim menemukan bahwa Cook tidak diberikan pemberitahuan resmi maupun kesempatan untuk menanggapi tuduhan sebelum Presiden mengambil keputusan. Putusan itu menjadi penghalang hukum sementara yang memaksa Gedung Putih harus menyusun ulang strategi pencopotannya.
- Konsekuensi hukum: Keputusan Mahkamah Agung menegaskan bahwa proses pemecatan pejabat independen seperti gubernur bank sentral tidak bisa dilakukan secara sepihak tanpa melalui prosedur notice and response yang wajar.
Surat Peringatan Kedua Sampai ke Meja Lisa Cook
- Rabu pekan ini: Sebuah surat baru dari Gedung Putih datang ke tangan Cook. Berita tentang surat tersebut pertama kali dilaporkan oleh ABC News. Dokumen itu bertujuan untuk memenuhi persyaratan prosedural yang sebelumnya menjadi alasan Mahkamah Agung menolak upaya pemecatan.
- Tenggat 26 Agustus: Dalam surat tersebut, Gedung Putih menyatakan bahwa perilaku yang diduga merupakan "sebab (cause)" yang sah untuk pencopotan dan "merusak kepercayaan publik" terhadap Federal Reserve. Cook diberi waktu hingga 26 Agustus untuk memberikan tanggapan sebelum Trump membuat keputusan final.
- Tuduhan yang sama: Surat ini menghidupkan kembali tuduhan fraud hipotek yang menjadi dasar upaya pemecatan pertama Trump terhadap Cook. Gedung Putih menyebut bahwa pemberitahuan ini diberikan "sesuai dengan opini Mahkamah Agung" sebagai respons langsung terhadap keputusan para hakim sebelumnya.
- Kutipan surat Dan Scavino: "Anda telah mengetahui sejak setidaknya 25 Agustus 2025 tentang tuduhan-tuduhan ini. Namun, meskipun sudah lebih dari 10 bulan, Anda tidak pernah memberikan penjelasan atas kesalahan serius ini, meski memiliki banyak kesempatan untuk melakukannya," demikian bunyi surat yang ditandatangani oleh Dan Scavino.
Kubu Cook Bantah Tuduhan sebagai Tidak Berbasis Fakta
Sisi lain: Kuasa hukum Cook, Abbe Lowell dan Norm Eisen, langsung membantah keras upaya terbaru Gedung Putih. Dalam pernyataan resmi, mereka menegaskan bahwa tuduhan fraud hipotek sama sekali tidak berdasar.
- Pernyataan tim hukum: "Tuduhan-tuduhan ini sama tidak berdasarnya sekarang seperti setahun lalu ketika Presiden Trump mencoba mencopot Gubernur Cook dan mengganggu independensi Federal Reserve," ujar para pengacara.
- Janji menggugat kembali: Mereka menambahkan, "Tidak peduli apa yang akan dilakukan Presiden Trump selanjutnya, yang jelas berdasarkan fakta dan preseden Mahkamah Agung — tidak ada sebab yang sah untuk mencopot Gubernur Cook. Seperti yang kami lakukan sebelumnya, kami akan menantang dalih terbaru ini dan mempertahankan jabatannya serta peran bersejarah The Fed."
Implikasi Langkah Trump bagi Independensi Bank Sentral
Upaya mencopot gubernur bank sentral yang sedang menjabat dinilai sebagai langkah tanpa preseden dalam sejarah kelembagaan Federal Reserve. Sejak didirikan, The Fed dirancang untuk beroperasi secara independen dari tekanan politik jangka pendek eksekutif maupun legislatif. Jika Trump berhasil memecat Cook, maka akan terbuka pintu bagi presiden untuk mengganti kepemimpinan bank sentral atas dasar politik yang dapat menggoyahkan stabilitas pasar keuangan global.
Sementara itu, surat baru yang memberikan jeda 21 hari sebelum keputusan final diambil mencoba mengakali putusan Mahkamah Agung yang mensyaratkan adanya proses notice and response. Namun, pengamat menilai substansi tuduhan tetap sama, sehingga Cook dan tim hukumnya yakin dapat kembali menggagalkan upaya tersebut di pengadilan. Ketegangan antara Gedung Putih dan The Fed diprediksi akan terus memanas menjelang batas waktu tanggapan pada 26 Agustus mendatang.
Berikut beberapa informasi penting terkait kasus ini:
[SOCIAL_TWEET]: Trump kirim surat baru buat copot Gubernur The Fed Lisa Cook, kasih waktu 21 hari tanggapi tuduhan fraud. Mahkamah Agung sempat blok upaya pertama. #LisaCook #FederalReserve #Trump[SOCIAL_TG]: 🚨 BREAKING: Trump luncurkan upaya baru copot Gubernur The Fed Lisa Cook via surat resmi. Tenggat 26 Agustus. Mahkamah Agung sempat halangi upaya pertama. Tim hukum Cook: tuduhan tidak berdasar. 👇
Comments (0)