Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas VFB Stuttgart pada matchday pertama Liga Champions 2024/2025 di Santiago Bernabeu, Rabu (18/9/2024) dini hari WIB. Laga yang berjalan dramatis ini menjadi panggung debut gemilang bagi penyerang muda Brasil, Endrick, yang masuk sebagai pemain pengganti dan langsung mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir pertandingan.
Stuttgart sebenarnya tampil mengejutkan sepanjang babak pertama. Tim tamu asuhan Sebastian Hoeness itu berani menekan tinggi dan menciptakan beberapa peluang berbahaya. Namun, kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, tampil sebagai tembok kokoh di bawah mistar gawang. Beberapa penyelamatan penting dari Courtois membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Los Blancos meningkatkan intensitas serangan. Penguasaan bola Real Madrid mencapai 58 persen berbanding 42 persen milik Stuttgart. Total shots on target tuan rumah tercatat tujuh, sementara tim tamu hanya mampu melepaskan empat tembakan tepat sasaran. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-46 melalui sundulan Kylian Mbappe setelah menerima umpan silang matang dari Rodrygo. Gol tersebut menjadi gol perdana Mbappe di kompetisi Liga Champions bersama Real Madrid.
Stuttgart Menyamakan Kedudukan
Keunggulan Real Madrid tidak bertahan lama. Pada menit ke-68, Stuttgart menyamakan kedudukan melalui sundulan Deniz Undav yang memanfaatkan bola mati. Umpan silang Jamie Leweling berhasil disambut dengan baik oleh Undav, mengecoh Courtois yang sudah bergerak ke arah yang salah. Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan semakin terbuka.
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, langsung merespons dengan melakukan rotasi pemain. Ia memasukkan Luka Modric dan Endrick untuk menambah kreativitas serta ketajaman di lini depan. Pergantian ini terbukti efektif. Formasi 4-3-3 yang diterapkan Ancelotti kembali menemukan ritmenya setelah Modric mengatur tempo permainan di lini tengah.
Menit ke-83, Santiago Bernabeu kembali bergemuruh. Antonio Rudiger mencetak gol kedua Real Madrid setelah memanfaatkan kemelut di kotak penalti Stuttgart. Bek asal Jerman itu melepaskan tendangan kaki kanan yang tidak mampu dijangkau kiper Alexander Nubel. Skor 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.
Endrick Mencetak Gol Debut
Puncak drama terjadi pada menit ke-90+5. Endrick, yang baru masuk beberapa menit sebelumnya, melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang menghujam gawang Stuttgart. Gol spektakuler tersebut memastikan kemenangan 3-1 bagi Real Madrid. Endrick menjadi pemain termuda Real Madrid yang mencetak gol di Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir, mencatatkan namanya dalam sejarah klub.
Sepanjang pertandingan, Real Madrid mencatatkan total 12 tembakan dengan tujuh di antaranya tepat sasaran. Stuttgart hanya mampu melepaskan sembilan tembakan dengan empat tepat sasaran. Kartu kuning dikeluarkan wasit sebanyak tiga kali, dua untuk pemain Stuttgart dan satu untuk pemain Real Madrid. Tidak ada insiden VAR yang signifikan dalam laga ini, meski sempat ada pemeriksaan offside pada gol pertama Mbappe yang akhirnya dinyatakan sah.
Analisis Taktik dan Dampak Hasil
Ancelotti tampak puas dengan performa timnya, terutama mentalitas pemain muda yang tampil impresif. "Endrick menunjukkan kualitasnya. Dia pemain yang lapar dan memiliki insting gol yang luar biasa. Kami senang memiliki dia," ujar Ancelotti dalam konferensi pers setelah pertandingan. Sang pelatih juga memuji ketenangan Courtois yang menyelamatkan tim di momen-momen krusial.
Di sisi lain, Hoeness mengaku bangga dengan penampilan anak asuhnya meski harus pulang dengan tangan hampa. "Kami melawan salah satu tim terbaik dunia. Kami memberikan perlawanan, tetapi detail kecil membuat perbedaan. Kami akan belajar dari ini," kata Hoeness.
Kemenangan ini membuat Real Madrid memuncaki klasemen sementara Grup C dengan tiga poin, sementara Stuttgart harus puas di posisi dasar grup. Los Blancos selanjutnya akan menghadapi Lille pada matchday kedua, sedangkan Stuttgart akan menjamu Sparta Praha. Jika Endrick terus menunjukkan performa seperti ini, bukan tidak mungkin ia menjadi senjata rahasia Real Madrid dalam perburuan gelar Liga Champions musim ini.
Comments (0)