Skor akhir 1-1 mewarnai laga big match Liga Inggris 2026/2027 antara Liverpool dan Manchester City di Anfield, Minggu (11/10/2026). Namun, di balik hasil imbang tersebut, satu nama mencuri perhatian: Gianluigi Donnarumma. Kiper Manchester City itu tampil gemilang dengan serangkaian penyelamatan krusial yang menggagalkan ambisi tuan rumah meraup tiga poin penuh.
Sejak wasit meniup peluit kick-off, Liverpool langsung mengambil inisiatif menyerang. Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih tuan rumah menempatkan tiga penyerang cepat untuk menekan lini belakang City. Statistik penguasaan bola babak pertama mencatat Liverpool mendominasi dengan 58 persen berbanding 42 persen milik City. Meski begitu, rapatnya pertahanan City yang dikomandoi Donnarumma membuat gawang tim tamu tetap steril hingga turun minum.
Babak Pertama: Donnarumma Mulai Panaskan Sarung Tangan
Menit ke-14, Anfield nyaris meledak. Mohamed Salah melepaskan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan terobosan dari sisi kanan. Namun, Donnarumma dengan sigap menutup sudut dan menepis bola ke luar lapangan. Itu adalah shots on target pertama Liverpool di laga ini.
Menit ke-23, giliran Darwin Nunez menguji refleks kiper asal Italia tersebut. Sundulan kerasnya menyambut umpan silang dari sisi kiri masih mampu ditepis Donnarumma dengan ujung jari. VAR sempat mengecek potensi offside, namun keputusan hakim garis tetap sah. Hingga menit ke-30, Liverpool sudah melepaskan empat shots on target, semuanya berhasil digagalkan Donnarumma.
Di sisi lain, Manchester City tidak tinggal diam. Starting XI racikan pelatih City mengandalkan serangan balik cepat melalui kedua winger mereka. Menit ke-38, Erling Haaland nyaris membuka keunggulan lewat tendangan voli dari tepi kotak penalti. Sayang, bola masih melebar tipis di sisi kanan gawang Liverpool. Babak pertama berakhir tanpa gol, skor kacamata 0-0.
Babak Kedua: Drama Gol dan Penyelamatan Penentu
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan semakin tinggi. Liverpool meningkatkan intensitas pressing. Menit ke-52, usaha Salah dari luar kotak penalti membentur tiang gawang. Anfield kembali bergemuruh, namun bola tidak berbuah gol.
Gol yang ditunggu akhirnya datang di menit ke-67. Liverpool memecah kebuntuan melalui sundulan Virgil van Dijk yang memanfaatkan sepak pojok. Donnarumma sebenarnya berhasil menyentuh bola, tetapi kerasnya tendangan membuat bola tetap masuk ke gawang. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Assist dicatat atas nama gelandang kreatif Liverpool.
Namun, keunggulan Liverpool tidak bertahan lama. Menit ke-74, Manchester City menyamakan kedudukan melalui aksi individu Haaland. Menerima bola di ruang kosong, striker Norwegia itu melepaskan tendangan mendatar yang tidak mampu dijangkau kiper Liverpool. Skor kembali imbang 1-1, dan assist diberikan kepada gelandang City yang mengirim umpan matang.
Setelah gol tersebut, Liverpool kembali menggempur pertahanan City. Menit ke-81, Donnarumma kembali menjadi pahlawan. Tendangan keras dari dalam kotak penalti berhasil ditepisnya dengan kaki. Menit ke-88, sundulan pemain pengganti Liverpool dari jarak dekat juga digagalkan oleh refleks luar biasa kiper 27 tahun itu. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 1-1.
Statistik Laga: Dominasi Liverpool Tanpa Kemenangan
Secara statistik, Liverpool memang lebih unggul. Mereka mencatat penguasaan bola 61 persen berbanding 39 persen milik Manchester City. Shots on target Liverpool mencapai 8, sementara City hanya 4. Jumlah sepak pojok juga didominasi tuan rumah dengan 9 berbanding 3. Namun, berkat penampilan gemilang Donnarumma, City berhasil membawa pulang satu poin dari Anfield.
Donnarumma mencatat 7 penyelamatan penting sepanjang laga. Ia juga mencatat clean sheet di babak pertama, meski harus kebobolan satu gol di babak kedua. Kartu kuning diberikan kepada dua pemain, masing-masing dari Liverpool dan Manchester City, akibat pelanggaran keras di lini tengah. Tidak ada kartu merah dalam pertandingan ini.
"Donnarumma adalah kiper kelas dunia. Penyelamatan-penyelamatan yang ia lakukan hari ini sungguh luar biasa. Kami kehilangan dua poin, tetapi kami harus mengakui kualitas lawan," ujar pelatih Liverpool dalam konferensi pers usai laga.
Sementara itu, pelatih Manchester City menyatakan kepuasannya atas hasil imbang di kandang lawan. "Mendapat satu poin di Anfield selalu menjadi hasil yang bagus. Donnarumma menunjukkan mengapa ia menjadi kiper utama kami musim ini," ucapnya.
Dengan hasil ini, Manchester City masih menjaga jarak dari Liverpool di papan klasemen sementara Liga Inggris 2026/2027. Kedua tim akan kembali berlaga pekan depan dengan misi meraih kemenangan. Namun, malam ini, nama Gianluigi Donnarumma akan dikenang sebagai tembok raksasa yang menghalau badai serangan Liverpool di Anfield.
Comments (0)