Oct 21, 2026
Olahraga

Donnarumma Tembok City di Anfield, Statistik Kiper Incar Clean Sheet

Skor akhir 0-0 tercatat di papan skor Anfield, Minggu (11/10/2026), dan nama Gianluigi Donnarumma menjadi alasan utama Manchester City pulang dengan satu poin dari markas Liverpool pada lanjutan Liga ...

Donnarumma Tembok City di Anfield, Statistik Kiper Incar Clean Sheet

Skor akhir 0-0 tercatat di papan skor Anfield, Minggu (11/10/2026), dan nama Gianluigi Donnarumma menjadi alasan utama Manchester City pulang dengan satu poin dari markas Liverpool pada lanjutan Liga Inggris 2026/2027. Kiper asal Italia itu mencatat lima penyelamatan, termasuk dua saves krusial di babak kedua, saat The Citizens bermain dengan formasi 4-2-3-1 yang menuntut lini belakang bekerja ekstra menghadapi pressing tinggi tuan rumah.

Sejak menit awal, Liverpool mengambil inisiatif. Menit ke-9, Mohamed Salah melepaskan tembakan kaki kiri dari sisi kanan kotak penalti, tetapi Donnarumma menutup sudut dekat dengan reflex cepat. Menit ke-23, giliran Darwin Núñez menyambut umpan silang rendah; bola mengarah ke pojok bawah, namun kiper berusia 27 tahun itu menjatuhkan badan dan menepis dengan tangan kanan. Statistik babak pertama mencatat penguasaan bola 58 persen untuk Liverpool dengan empat shots on target, semuanya berhasil diamankan.

Babak Pertama: Tembok Italia di Bawah Tekanan

Pep Guardiola menurunkan starting XI tanpa perubahan besar di lini belakang, tetapi absennya satu gelandang bertahan membuat ruang antara lini tengah dan pertahanan City sering terbuka. Liverpool memanfaatkan celah itu lewat umpan-umpan vertikal cepat. Menit ke-31, Alexis Mac Allister melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti; Donnarumma terbang ke kiri dan menepis bola ke luar lapangan. Wasit sempat mengecek VAR terkait kemungkinan handball di kotak penalti pada menit ke-38, namun tidak ada pelanggaran yang terbukti dan permainan dilanjutkan.

Di sisi lain, City bukan tanpa peluang. Menit ke-41, Erling Haaland menyambut umpan terobosan, tetapi penyelesaiannya masih melebar tipis dari tiang kanan. Hingga turun minum, skor tetap 0-0 dengan total enam percobaan tuan rumah dan tiga percobaan tamu.

Babak Kedua: Dua Penyelamatan Penentu dan Kartu Kuning

Selepas jeda, Liverpool meningkatkan intensitas. Menit ke-54, Salah kembali mengancam lewat sepakan first-time dari dalam kotak penalti setelah menerima assist terobosan; Donnarumma kembali menjadi pemenang duel satu lawan satu. Menit ke-67, Luis Díaz masuk menggantikan Núñez untuk menambah kecepatan di sayap kiri, dan tiga menit berselang ia melepaskan tembakan keras yang masih bisa ditepis kiper City ke atas mistar.

Menit ke-72, tensi naik. Rodri menerima kartu kuning setelah melanggar Mac Allister di tengah lapangan, sementara dua menit berselang Virgil van Dijk juga masuk buku catatan wasit karena protes berlebihan. Guardiola merespons dengan menarik satu penyerang dan memasukkan gelandang tambahan, mengubah formasi menjadi 4-3-3 yang lebih kompak. Keputusan itu menurunkan volume serangan Liverpool, meski penguasaan bola akhir tetap 61 persen untuk tuan rumah dengan tujuh shots on target berbanding dua milik City.

Statistik Akhir dan Makna Satu Poin

Sepanjang 90 menit plus empat menit injury time, Donnarumma mencatatkan lima penyelamatan, tiga high claims, dan satu clean sheet di laga tandang tersulit musim ini. Angka expected goals Liverpool mencapai 2,1, menjadikan performa kiper Italia itu sebagai outlier positif bagi City. Di klasemen sementara, tambahan satu poin menjaga City tetap di jalur persaingan gelar, sementara Liverpool gagal memangkas jarak meski tampil dominan.

"Kami bermain melawan salah satu tim terbaik di Eropa, dan Gianluigi memberi kami fondasi untuk bertahan. Tanpa dia, hasil ini tidak mungkin," ujar Guardiola dalam konferensi pers usai laga.

Dari kubu tuan rumah, pelatih Liverpool menyebut timnya sudah melakukan hampir semua hal benar. "Kami menciptakan cukup peluang untuk menang. Kiper mereka adalah pembeda malam ini," katanya.

Bagi Donnarumma, laga ini menegaskan posisinya sebagai salah satu kiper paling menentukan di Liga Inggris musim ini. Dengan clean sheet di Anfield, rasio penyelamatan per pertandingan miliknya naik ke angka 4,3, tertinggi di liga untuk kiper dengan minimal lima penampilan. Manchester City berikutnya akan menghadapi jadwal padat, dan jika sang kiper mempertahankan performa ini, target gelar mereka tetap terbuka lebar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User