Debut Balsa Sekulic: Satu Gol, Kemenangan Persib atas Arema

BANDUNG — Piala Presiden 2026 menyajikan panggung sempurna bagi Balsa Sekulic. Striker anyar Persib Bandung itu langsung bikin bobotoh berdiri setelah gol perdananya mewarnai kemenangan 3-1 atas Are...

Debut Balsa Sekulic: Satu Gol, Kemenangan Persib atas Arema

BANDUNG — Piala Presiden 2026 menyajikan panggung sempurna bagi Balsa Sekulic. Striker anyar Persib Bandung itu langsung bikin bobotoh berdiri setelah gol perdananya mewarnai kemenangan 3-1 atas Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (20/6) malam. Skor akhir itu menegaskan dominasi Maung Bandung sejak menit awal.

Menit ke-8, gawang Arema sudah bergetar. Umpan tarik David da Silva dari sisi kiri disambut Sepuh Aji yang menusuk dari lini kedua. Namun sorotan publik terpusat pada Sekulic. Pemain 24 tahun itu menjawab ekspektasi tinggi suporter pada menit ke-34. Menerima umpan terukur Febri Hariyadi dari sayap kanan, Sekulic melepaskan tendangan first-time melengkung yang tak terjangkau Adilson Maringa. Gol yang menunjukan insting predator dan kualitas teknik tinggi.

Statistik pertandingan menceritakan superioritas tuan rumah. Penguasaan bola 58% berbanding 42% milik Arema. Persib melepaskan 14 tembakan dengan 7 mengarah ke gawang, sementara Arema hanya mencatatkan 6 tembakan dan 3 shots on target. Satu-satunya gol balasan Arema lahir dari kaki striker asing anyar mereka, Jose Valiente, lewat sundulan memanfaatkan kemelut di menit 67. Gol penutup Persib dicetak pemain pengganti, Ezra Walian, pada menit 82 memaksimalkan umpan tarik Zalnando.

Peran Sekulic dalam Skema Bojan Hodak

Pelatih Bojan Hodak meracik formasi 4-2-3-1 yang cair, dengan Sekulic sebagai ujung tombak tunggal menggantikan peran David da Silva yang ditarik sedikit ke belakang sebagai second striker. Sekulic mencatatkan 3 tembakan (2 on target), 1 gol, dan 82% akurasi umpan — angka yang solid untuk seorang target man. Ia juga memenangi 4 dari 6 duel udara, membuktikan sekalipun posturnya 185 cm bukan tipe striker yang hanya mengandalkan fisik. Kemampuan link-up play-nya terlihat dari 2 key passes yang ia kirim ke lini kedua.

Salah satu momen kunci adalah saat Sekulic menahan bola dengan dada di menit 51, memutar badan, dan langsung melepaskan tusukan ke kotak penalti. Aksi itu memaksa bek Arema, Rizky Dwi, melakukan pelanggaran yang berbuah kartu kuning. Walaupun tendangan bebas hasil pelanggaran itu gagal berbuah gol, aksinya menunjukan potensi Sekulic sebagai pengalih perhatian yang membuka ruang bagi pemain lain.

Babak Kedua dan Reaksi Arema

Memasuki paruh kedua, Arema mencoba keluar dari tekanan dengan memasukkan gelandang serang M. Rafli. Formasi bertahan Persib 4-4-2 saat kehilangan bola sempat goyah di menit 60 ketika Renshi Yamaguchi melepaskan umpan terobosan ke sisi kanan. Namun, duet Nick Kuipers dan Alberto Rodriguez masih terlalu kokoh buat serangan sporadis Singo Edan. Gol balasan Arema justru lahir dari situasi bola mati — sektor yang harus segera dibenahi Hodak.

"Balsa menunjukkan apa yang kami harapkan. Bukan hanya gol, tapi pergerakannya membuka ruang bagi pemain lain. Dia striker modern. Kami masih harus banyak berbenah dalam transisi bertahan, tapi debut seperti ini memberi sinyal positif," ujar Hodak seusai pertandingan.

Di kubu Arema, pelatih Joko Susilo mengakui timnya kalah dalam penguasaan lini tengah. "Kami kehilangan momentum setelah gol pertama mereka. Transisi kami lambat dan Persib menghukum dengan efisien. Sekulic membuat pertahanan kami repot dengan pergerakannya yang cerdas," tuturnya.

Statistik Kunci dan Peta Persaingan

Debut Sekulic langsung menempatkannya sebagai top skor sementara Persib di turnamen ini. Torehan satu gol dari xG 0,8 menunjukan ia mengambil peluang dengan baik. 15 sentuhan di kotak penalti menjadi indikator bahwa pergerakannya sering kali tepat waktu. Bandingkan dengan rata-rata striker Persib musim lalu di Piala Presiden yang hanya mencatat 9,2 sentuhan per laga. Angka ini memberi perspektif soal dimensi baru yang ia bawa.

Gol tersebut juga membuat Sekulic masuk radar sebagai calon top skor turnamen. Dengan dua assist yang sudah dibukukan David da Silva, duet mereka berpotensi jadi mesin gol tersubur di fase grup. Persib kini memuncaki klasemen Grup A dengan tiga poin dan selisih gol +2. Laga berikutnya melawan Borneo FC pada Rabu (25/6) akan jadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi lini depan Maung Bandung. Satu hal pasti: Balsa Sekulic telah membayar lunas kepercayaan di laga perdananya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User