Dani Olmo Bersinar, Spanyol Tekuk Portugal di 16 Besar

Skor akhir 2-1 untuk Spanyol atas Portugal pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Arlington, Texas, Selasa (7/7/2026). Pertandingan berjalan dramatis, ditentukan oleh aksi Dani Olmo y...

Oct 10, 2026 - 19:55
0 1
Dani Olmo Bersinar, Spanyol Tekuk Portugal di 16 Besar

Skor akhir 2-1 untuk Spanyol atas Portugal pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Arlington, Texas, Selasa (7/7/2026). Pertandingan berjalan dramatis, ditentukan oleh aksi Dani Olmo yang menjadi motor serangan La Roja sepanjang 90 menit. Gelandang serang berusia 28 tahun itu mencatat satu gol dan satu assist, plus 3 key passes serta 4 dribel sukses dari 6 percobaan. Penguasaan bola Spanyol mencapai 58 persen berbanding 42 persen milik Portugal, dengan shots on target 6-4. Kemenangan ini mengantar Spanyol ke perempat final, sementara Portugal harus angkat koper lebih awal.

Babak Pertama: Olmo Membuka Jalan

Menit ke-12, Olmo sudah memberi peringatan. Menerima bola di ruang antara lini tengah dan pertahanan Portugal, ia melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti yang masih tipis di sisi gawang. Formasi 4-3-3 yang dipakai pelatih Spanyol memberi Olmo kebebasan bergerak sebagai false nine sesekali, menarik bek Portugal keluar dari posisi. Starting XI Spanyol menempatkan Olmo di sayap kiri, namun ia kerap masuk ke tengah untuk menciptakan superioritas angka di lini tengah.

Gol pembuka lahir pada menit ke-23. Umpan terobosan dari Pedri dipecah Olmo dengan kontrol pertama yang bersih, lalu ia melepaskan tendangan mendatar ke tiang jauh. Bola gagal dijangkau kiper Portugal. Skor 1-0. Statistik mencatat Spanyol unggul 7-3 dalam total shots pada paruh pertama, dengan akurasi umpan 89 persen. Portugal sempat mengancam lewat serangan balik cepat pada menit ke-38, tetapi penyelesaian akhir Bruno Fernandes masih melebar.

Babak Kedua: Assist dan Drama VAR

Portugal menyamakan kedudukan pada menit ke-54 lewat sundulan Cristiano Ronaldo memanfaatkan sepak pojok. Skor 1-1. Pertandingan berjalan semakin terbuka. Di sinilah peran Olmo kembali menonjol. Menit ke-67, ia menerima bola di sisi kanan, melewati dua pemain dengan perubahan arah tajam, lalu mengirim umpan silang rendah yang diselesaikan Alvaro Morata dari jarak dekat. Assist tercatat untuk Olmo, skor berubah 2-1.

Menit ke-78, VAR sempat menghentikan selebrasi Spanyol setelah gol kedua Morata dianulir karena offside. Keputusan itu tidak menggoyahkan tempo Spanyol. Olmo terus menjadi poros transisi, dengan 2 tackles dan 1 intersep di area tengah, menunjukkan kontribusi dua arah yang jarang dimiliki gelandang kreatif. Portugal mencoba menekan lewat formasi 4-2-3-1 yang diubah menjadi 4-4-2 pada 15 menit terakhir, tetapi pertahanan Spanyol rapat. Kartu kuning dikeluarkan wasit untuk dua pemain Portugal pada menit ke-82 dan 87 akibat pelanggaran taktis menghentikan counter-attack.

Statistik Kunci dan Makna Kemenangan

Sepanjang laga, Olmo menyentuh bola 72 kali, terbanyak kedua di tim setelah Pedri. Ia juga mencatat duel darat menang 7 dari 10, angka luar biasa untuk pemain bertipe kreatif. Spanyol menutup pertandingan dengan clean sheet di babak kedua setelah gol penyamaan Portugal, berkat penampilan disiplin lini belakang yang hanya membiarkan 2 shots on target di 45 menit terakhir.

"Dani Olmo adalah pemain yang mengubah ritme. Ia tidak hanya mencetak gol, tetapi membaca ruang sebelum pemain lain menyadarinya. Kontribusinya hari ini adalah standar yang kami harapkan," kata pelatih Spanyol dalam konferensi pers usai laga.

Sementara pelatih Portugal mengakui kekalahan dengan nada kecewa. "Kami kalah dari momen individu. Olmo membuat perbedaan di dua gol. Sepak bola kadang sesederhana itu," ujarnya.

Dengan hasil ini, Spanyol melaju ke perempat final dan akan menghadapi pemenang antara Inggris dan Senegal. Performa Olmo menjadi sinyal bahaya bagi lawan berikutnya. Jika ia mampu menjaga konsistensi gol dan assist seperti ini, La Roja punya alasan kuat untuk percaya pada gelar keenam. Bagi Portugal, turnamen berakhir lebih cepat dari yang diharapkan, dengan catatan 14 peluang tercipta namun hanya empat yang menemui sasaran. Efisiensi, bukan dominasi, yang menentukan di fase gugur. Dan malam di Dallas itu milik Dani Olmo.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User