Brasil U-17 Hancurkan Argentina 3-0, Lolos ke Semifinal Piala Dunia U-17

Skor akhir 3-0. Brasil U-17 tampil perkasa dan melaju ke semifinal Piala Dunia U-17 2023 setelah melumat Argentina U-17 di Jakarta International Stadium, Jumat (24/11/2023). Laga klasik Amerika Selata...

Brasil U-17 Hancurkan Argentina 3-0, Lolos ke Semifinal Piala Dunia U-17

Skor akhir 3-0. Brasil U-17 tampil perkasa dan melaju ke semifinal Piala Dunia U-17 2023 setelah melumat Argentina U-17 di Jakarta International Stadium, Jumat (24/11/2023). Laga klasik Amerika Selatan yang sarat gengsi itu berubah menjadi panggung dominasi Selecaozinho, yang menutup pertandingan dengan catatan penguasaan bola 54 persen berbanding 46 persen milik Albiceleste.

Menit ke-28, Kauã Elias membuka keran gol. Berawal dari assist terukur Rayan dari sisi kanan, bomber berpostur menjulang itu menyambut bola dengan tembakan first-time ke tiang dekat yang tak mampu dijangkau kiper Argentina, Froilan Diaz. Jakarta International Stadium langsung bergemuruh, dan Brasil seketika mengambil alih kendali laga.

Bukan butuh waktu lama untuk menggandakan keunggulan. Menit ke-38, Rayan mencatatkan namanya di papan skor setelah memenangi duel udara di kotak penalti dan menanduk umpan silang keras ke pojok kiri gawang. Gol tersebut lahir dari skema serangan balik kilat, senjata utama racikan pelatih Phelipe Leal sepanjang turnamen.

Pesta gol ditutup Estêvão pada menit ke-57. Winger lincah bernomor punggung 10 itu menggiring bola dari sisi kiri, memotong ke tengah, lalu melepaskan roket kaki kiri ke sudut atas gawang. Argentina hanya bisa menunduk; pertandingan praktis selesai sejak gol ketiga bersarang.

Babak Pertama: Superioritas Taktis Brasil

Phelipe Leal menurunkan starting XI dengan formasi 4-3-3, menempatkan trio Estêvão, Kauã Elias, dan Rayan di lini depan. Diego Placente merespons lewat skema 4-4-2 yang mengandalkan duet Agustín Ruberto dan Claudio Echeverri. Namun, sejak menit pertama, pertarungan di lini tengah dikuasai penuh oleh gelandang Brasil.

Datanya tidak berbohong: dari total 13 percobaan tembakan Brasil di babak pertama, lima di antaranya tepat sasaran alias shots on target. Sebaliknya, Argentina baru melepaskan dua tembakan ke arah gawang sepanjang 45 menit awal. Rantai umpan pendek Albiceleste terus diputus di area tengah, memaksa mereka bermain panjang dan keluar dari ritme.

Penguasaan bola memang terbilang berimbang, tetapi kualitas peluang berbeda jauh. Argentina lebih banyak menguasai bola di area sendiri tanpa progresi, sementara Brasil tampil efisien di setiap transisi. Lini belakang Brasil sukses memainkan garis pertahanan tinggi dengan disiplin; Argentina tercatat dua kali terperangkap offside, dan wasit mengeluarkan tiga kartu kuning dengan dua di antaranya untuk pemain Albiceleste.

Babak Kedua: Clean Sheet dan Pengecekan VAR

Memasuki babak kedua, Argentina mencoba bangkit dengan menambah daya serang. Namun, kiper Brasil, Phillipe Gabriel, tampil tanpa cela dan mengamankan clean sheet keduanya di turnamen ini. Pada menit ke-64, kiper asal Flamengo itu melakukan penyelamatan ganda yang luar biasa saat Argentina menekan lewat sepak pojok beruntun.

Momen dramatis sempat terjadi pada menit ke-71 ketika gol Argentina dari skema tendangan bebas dianulir. Wasit meminta pengecekan VAR dan memutuskan ada pelanggaran terhadap pemain Brasil di kotak penalti sebelum bola masuk. Keputusan itu disambut sorak sorai suporter tuan rumah yang memadati tribun JIS.

Menariknya, Argentina yang unggul penguasaan bola di paruh kedua tetap gagal menciptakan peluang emas. Total shots on target mereka sepanjang laga hanya tiga, jauh di bawah tujuh milik Brasil. Tidak ada hat-trick pada laga ini, tetapi tiga pencetak gol berbeda justru menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Albiceleste.

Sorotan Pemain: Trio Berbahaya Selecaozinho

Kauã Elias layak dinobatkan sebagai man of the match. Selain membuka skor, striker yang memperkuat Fluminense itu tercatat memenangi 12 duel dan menjadi titik tumpu serangan Brasil. Gerakan tanpa bolanya kerap menarik dua bek Argentina sekaligus, memberi ruang bagi rekan-rekannya di sisi sayap.

Estêvão, yang tampil menggila dengan gaya dribel khasnya, menambah pundi golnya menjadi lima di turnamen ini dan memimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara. Rayan, dari sisi lain, tidak hanya mencetak gol tetapi juga mencatatkan assist untuk gol pembuka Kauã Elias, menunjukkan kontribusi ganda yang jarang dimiliki pemain seusianya.

"Ini bukan kemenangan kebetulan. Anak-anak menjalankan rencana permainan dengan sempurna sejak menit pertama," ujar Phelipe Leal dalam konferensi pers usai laga. "Kami menghormati Argentina, tetapi kami tahu kekuatan kami ada di transisi cepat."

Jalan Menuju Semifinal

Dengan kemenangan telak ini, Brasil menjaga rekor sempurna di Piala Dunia U-17 2023 tanpa kekalahan dan hanya kebobolan dua gol dalam lima laga. Mereka tinggal menunggu pemenang dari partai perempat final lain untuk menentukan lawan di babak semifinal.

Satu hal yang pasti, performa menawan Selecaozinho di JIS akan membuat calon lawan berpikir dua kali. Jika trio Kauã Elias, Rayan, dan Estêvão terus tampil dalam performa seperti ini, mimpi gelar juara dunia keenam U-17 bukan lagi sekadar angan-angan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User