Brasil Tundukkan Skotlandia di Laga Grup C Piala Dunia 2026

Miami Gardens — Timnas Brasil membuka perjalanannya di Grup C Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas Skotlandia di Stadion Miami, Kamis (25/6/2026). Skor akhir 2-0 untuk Selecao, dengan ...

Oct 09, 2026 - 18:44
0 1
Brasil Tundukkan Skotlandia di Laga Grup C Piala Dunia 2026

Miami Gardens — Timnas Brasil membuka perjalanannya di Grup C Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas Skotlandia di Stadion Miami, Kamis (25/6/2026). Skor akhir 2-0 untuk Selecao, dengan penguasaan bola mencapai 63 persen berbanding 37 persen milik Skotlandia. Dua gol Brasil lahir di babak kedua melalui sundulan bek tengah pada menit ke-58 dan sepakan kaki kiri winger pada menit ke-74. Skotlandia harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-67 setelah kartu merah langsung dari VAR.

Babak Pertama: Dominasi Tanpa Penyelesaian

Pelatih Brasil menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Casemiro dan Bruno Guimaraes sebagai double pivot. Sejak peluit kick-off, Brasil langsung mengurung pertahanan Skotlandia yang tampil dengan skema 5-4-1. Menit ke-9, Casemiro melepaskan tendangan jarak jauh yang masih membentur tiang kiri gawang. Menit ke-17, winger kanan Brasil menusuk dari sisi kiri dan mengirim umpan silang, tetapi sundulan striker Brasil melambung di atas mistar. Skotlandia nyaris mencuri gol lewat serangan balik cepat pada menit ke-31, namun kiper Brasil melakukan penyelamatan refleks dengan kakinya. Statistik babak pertama: shots on target 6-1 untuk Brasil, corner 5-0, dan akurasi umpan 89 persen berbanding 74 persen. Meski mendominasi, Brasil belum memecah kebuntuan.

Babak Kedua: Gol Pembuka dan Kartu Merah

Memasuki babak kedua, Brasil meningkatkan intensitas pressing. Menit ke-58, gol akhirnya datang. Berawal dari sepak pojok, bek tengah Brasil menyundul bola ke sudut kanan bawah gawang setelah mendapat assist dari gelandang pengganti. Skor 1-0. Skotlandia mencoba merespons dengan menarik satu pemain bertahan menjadi penyerang pada menit ke-63. Namun petaka datang empat menit kemudian. Pada menit ke-67, wasit Cesar Ramos memberi kartu merah langsung kepada bek Skotlandia setelah meninjau VAR terkait pelanggaran keras terhadap winger Brasil di luar kotak penalti. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Brasil dengan baik. Menit ke-74, winger kiri Brasil melepaskan sepakan kaki kiri terukur dari tepi kotak penalti setelah menerima umpan terobosan Casemiro. Bola masuk ke pojok kiri bawah, kiper Skotlandia tidak mampu menjangkau. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang.

Statistik dan Catatan Laga

Sepanjang 90 menit, Brasil mencatatkan 18 total shots dengan 8 shots on target, sementara Skotlandia hanya 4 total shots dan 2 shots on target. Brasil juga unggul dalam passing accuracy 90 persen dan duel udara 68 persen. Casemiro menjadi motor permainan dengan 112 sentuhan bola dan 7 tekel sukses. Kartu kuning tercatat untuk dua pemain Skotlandia dan satu pemain Brasil. Tidak ada offside yang membatalkan gol dalam laga ini. Kiper Brasil mencatatkan clean sheet keduanya di turnamen. Dengan hasil ini, Brasil memuncaki Grup C dengan koleksi 6 poin dari dua laga, sementara Skotlandia tertahan di posisi tiga dengan 1 poin.

"Kami tahu Skotlandia akan bertahan dalam blok rendah. Kuncinya adalah sabar, terus memutar bola, dan menunggu celah. Dua gol di babak kedua membuktikan para pemain menjalankan rencana dengan disiplin," ujar pelatih Brasil dalam konferensi pers usai laga.

Pelatih Skotlandia mengakui keunggulan lawan. "Kartu merah mengubah segalanya. Sebelum itu kami masih bertahan dengan baik, tetapi melawan Brasil dengan sepuluh orang hampir mustahil," katanya. Brasil selanjutnya akan menghadapi laga penentuan grup pada 30 Juni mendatang, sementara Skotlandia wajib menang untuk menjaga asa lolos ke babak 32 besar. Starting XI Brasil malam itu menampilkan kombinasi pemain senior dan muda, dengan Casemiro sebagai kapten dan pengatur ritme dari lini kedua.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User