Oct 21, 2026
Olahraga

Brasil Tekuk Skotlandia 3-1 di Piala Dunia 2026

Skor akhir 3-1 untuk Brasil atas Skotlandia dalam laga Grup C Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Miami Gardens, Florida, Kamis (25/6/2026). Sebuah pertandingan yang sempat berjalan ketat selama 45 men...

Brasil Tekuk Skotlandia 3-1 di Piala Dunia 2026

Skor akhir 3-1 untuk Brasil atas Skotlandia dalam laga Grup C Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Miami Gardens, Florida, Kamis (25/6/2026). Sebuah pertandingan yang sempat berjalan ketat selama 45 menit pertama, sebelum Selecao memperlihatkan kelasnya di babak kedua.

Babak Pertama: Skotlandia Bikin Brasil Kesulitan

Menit ke-8, Brasil langsung mengambil inisiatif. Formasi 4-3-3 yang diusung pelatih membuat lini tengah Brasil mendominasi penguasaan bola sejak awal. Statistik mencatat penguasaan bola babak pertama 63 persen berbanding 37 persen untuk keunggulan Brasil, dengan 7 shots on target berbanding hanya 2 milik Skotlandia.

Menit ke-23, Casemiro #5 melepaskan umpan panjang terukur ke sisi kanan pertahanan Skotlandia. Namun, serangan itu belum membuahkan hasil karena kiper Skotlandia masih sigap mengamankan gawangnya. Wasit Cesar Ramos sempat berbicara dengan Casemiro di tengah lapangan, mengingatkan agar pemain berusia 34 tahun itu menahan intensitas tekelnya setelah menerima kartu kuning pada menit ke-19.

Skotlandia bukannya tanpa ancaman. Menit ke-38, lewat skema serangan balik cepat, mereka memaksa kiper Brasil melakukan penyelamatan penting. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Gol Bertubi-tubi Selecao

Babak kedua berjalan berbeda. Menit ke-52, Brasil membuka keunggulan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti setelah assist manis dari sisi kiri. Skor berubah 1-0. Dua menit berselang, tepatnya menit ke-54, Skotlandia nyaris menyamakan kedudukan melalui sundulan yang masih membentur mistar gawang.

Menit ke-61, Brasil menggandakan keunggulan. Berawal dari skema overlap di sayap kanan, umpan silang rendah diselesaikan dengan sepakan first-time. Skor menjadi 2-0. Statistik xG (expected goals) Brasil di babak kedua melonjak ke angka 1,87, sementara Skotlandia hanya 0,34.

Menit ke-74, Skotlandia memperkecil kedudukan menjadi 2-1 lewat eksekusi penalti setelah wasit Cesar Ramos meninjau ulang insiden di kotak terlarang melalui VAR. Keputusan penalti diberikan karena pelanggaran手 terhadap pemain Skotlandia.

Namun, Brasil menutup pertandingan pada menit ke-88. Sebuah serangan balik cepat berbuah assist dari lini tengah dan diselesaikan dengan tenang oleh penyerang pengganti. Skor akhir 3-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

"Kami tahu Skotlandia akan bermain disiplin. Kunci kami adalah sabar di babak pertama dan memaksimalkan ruang di babak kedua," ujar pelatih Brasil dalam konferensi pers usai laga.

Statistik Kunci dan Catatan Taktis

Secara keseluruhan, Brasil mencatatkan penguasaan bola 61 persen, 18 total shots dengan 9 shots on target, serta 8 peluang emas. Skotlandia hanya menghasilkan 6 shots, 3 on target, dan 1 peluang emas. Dalam hal umpan sukses, Brasil menorehkan 87 persen akurasi, unggul jauh dari Skotlandia yang berada di angka 76 persen.

Dari sisi disiplin, wasit Cesar Ramos mengeluarkan 3 kartu kuning — dua untuk Brasil dan satu untuk Skotlandia — serta tidak ada kartu merah. Tidak ada offside yang dianulir setelah intervensi VAR selain keputusan penalti pada menit ke-74.

Casemiro tampil penuh 90 menit dengan catatan 91 persen akurasi umpan, 4 tekel sukses, dan 1 intercept krusial. Perannya sebagai jangkar lini tengah menjadi alasan Brasil bisa mendominasi transisi bertahan ke menyerang.

Dengan tambahan tiga poin ini, Brasil memuncaki klasemen sementara Grup C dengan 6 poin dari 2 laga, sementara Skotlandia tertahan di posisi ketiga dengan 1 poin. Laga berikutnya akan menentukan apakah Brasil bisa mengunci tiket ke babak 16 besar lebih cepat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User