Oct 25, 2026
Olahraga

Bek Port FC Buka Suara Usai Kena Comeback Kedua dalam Sepekan

Skor akhir 1-3 untuk kemenangan Persib Bandung atas Port FC tercatat di papan skor ASEAN Club Championship, dan bek Manuel Tom Bihr berdiri di depan kamera dengan raut kecewa yang sulit disembunyikan....

Bek Port FC Buka Suara Usai Kena Comeback Kedua dalam Sepekan

Skor akhir 1-3 untuk kemenangan Persib Bandung atas Port FC tercatat di papan skor ASEAN Club Championship, dan bek Manuel Tom Bihr berdiri di depan kamera dengan raut kecewa yang sulit disembunyikan. Kekalahan itu menjadi pukulan kedua dalam rentang sepekan, setelah sebelumnya timnya juga menyerah lewat skenario comeback. Dua kali unggul lebih dulu, dua kali pula kemenangan melayang di menit-menit akhir.

Kronologi Pertandingan dan Statistik Kunci

Menit ke-15, Port FC membuka keunggulan lewat serangan balik cepat dari sisi kanan. Umpan silang rendah diselesaikan dengan sepakan first-time dari dalam kotak penalti, membuat kiper Persib tidak berkutik. Penguasaan bola babak pertama milik Port FC mencapai 58 persen, dengan 4 shots on target berbanding 2 milik tuan rumah. Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih bertahan rapi sampai menit ke-40.

Namun menit ke-43, Persib menyamakan kedudukan lewat sundulan setelah kemelut dari tendangan sudut. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Babak kedua berjalan berbeda total. Persib menaikkan garis pertahanan, menekan tinggi, dan memaksa Port FC kehilangan bola di area sendiri. Menit ke-61, gol kedua tercipta lewat serangan dari sisi kiri. Menit ke-78, gol ketiga lahir dari eksekusi penalti setelah wasit berkonsultasi dengan VAR dan menunjuk titik putih karena pelanggaran di kotak terlarang.

Statistik akhir mencatat penguasaan bola berbalik menjadi 54 persen untuk Persib. Shots on target berakhir 7-5, sementara jumlah peluang bersih 5-3. Port FC menerima 3 kartu kuning, salah satunya untuk Bihr pada menit ke-70 akibat protes berlebihan. Clean sheet yang sempat di depan mata berubah menjadi mimpi buruk di 30 menit terakhir.

Analisis Tak Tik: Kenapa Comeback Terjadi Dua Kali

Ada pola yang sulit dibantah. Dalam dua pertandingan terakhir, Port FC selalu memimpin lebih dulu, lalu kehilangan kendali setelah menit ke-55. Garis pertahanan yang terlalu dalam, transisi negatif yang lambat, dan hilangnya pressing di lini tengah menjadi penyebab utama. Formasi 4-3-3 yang diandalkan sebenarnya efektif saat menguasai bola, tetapi rapuh ketika lawan menaikkan tempo dan melebar ke sisi sayap.

Kedalaman skuad juga jadi sorotan. Rotasi pemain di lini belakang membuat komunikasi antar bek tidak solid. Dua dari tiga gol Persib lahir dari kesalahan posisi dan keterlambatan menutup ruang. Bihr yang biasanya jadi pemimpin di lini belakang tampak kesulitan mengorganisir rekan-rekannya, terutama saat Persib mengirim umpan-umpan terobosan di antara bek tengah dan bek sayap.

"Kami dua kali unggul lebih dulu dan dua kali kehilangan kemenangan. Ini bukan soal kualitas lawan semata, tapi soal konsistensi kami selama 90 menit," kata Bihr kepada awak media usai laga.

Bek asal Prancis itu menambahkan bahwa timnya perlu memperbaiki mentalitas di menit-menit krusial. "Menit ke-60 sampai 90 adalah fase paling menentukan. Di situ kami harus lebih tenang, lebih disiplin, dan tidak panik saat ditekan," ujarnya.

Dampak di Klasemen dan Laga Selanjutnya

Kekalahan ini membuat Port FC tetap mengoleksi poin yang sama dari dua laga terakhir, sementara Persib Bandung naik ke posisi yang lebih aman di grup. Selisih gol Port FC kini minus dua, dan pertandingan berikutnya melawan tim peringkat bawah menjadi wajib menang jika ingin menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.

Dari sisi statistik individu, Bihr mencatat 3 intersepsi dan 5 clearance, angka yang sebenarnya tidak buruk. Namun satu kesalahan positioning di menit ke-61 berbuah gol kedua Persib, dan momen itulah yang paling disesali sang pemain. Kiper Port FC juga tampil cukup sibuk dengan 4 penyelamatan, meski harus memungut bola dari gawangnya tiga kali.

Pelatih Port FC dalam konferensi pers menyebut bahwa timnya kehilangan fokus setelah gol penyama kedudukan. "Kami mengontrol 45 menit pertama, tapi sepak bola dimainkan 90 menit. Dua pertandingan terakhir memberi pelajaran mahal tentang manajemen permainan," ungkapnya tanpa menyebut nama pemain secara spesifik.

Pertanyaan besar kini menggantung: apakah Port FC mampu menghentikan tren kebobolan di babak kedua, atau justru kembali terjebak dalam skenario yang sama? Dengan jadwal padat dan tekanan klasemen, laga berikutnya akan menjadi ujian mental sekaligus taktik bagi Bihr dan rekan-rekannya. Satu hal yang pasti, dua comeback dalam sepekan bukan kebetulan semata, melainkan sinyal bahwa ada yang harus dibenahi dari dalam ruang ganti.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User