Oct 13, 2026
Olahraga

Argentina Tekuk Tanjung Verde di Babak 32 Besar

Skor akhir 2-1 untuk Argentina atas Tanjung Verde dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Miami Gardens. Pertandingan yang berlangsung Jumat (03/07/2026) itu harus diselesaikan hi...

Argentina Tekuk Tanjung Verde di Babak 32 Besar

Skor akhir 2-1 untuk Argentina atas Tanjung Verde dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Miami Gardens. Pertandingan yang berlangsung Jumat (03/07/2026) itu harus diselesaikan hingga extra time, dan Lionel Messi menjadi penentu lewat gol dramatis di menit ke-112. Tanjung Verde, debutan kejutan turnamen ini, sempat memaksa Argentina bermain lebih lama setelah menahan imbang 1-1 hingga akhir 90 menit.

Momentum kemenangan Argentina terlihat sejak awal laga. Formasi 4-3-3 yang diusung pelatih Lionel Scaloni menempatkan Messi sebagai false nine, didukung dua winger cepat di sisi kanan dan kiri. Penguasaan bola Argentina mencapai 68 persen sepanjang 120 menit, dengan 11 shots on target dari total 24 percobaan. Tanjung Verde yang bermain dengan formasi 5-4-1 bertahan rapat, hanya mencatat 4 shots on target dari 8 tembakan.

Babak Pertama: Argentina Dominan tapi Mandul

Menit ke-23, Messi melepaskan tendangan bebas dari jarak 25 meter. Bola melengkung ke arah kiri gawang, namun kiper Tanjung Verde, Vozinha, mampu menepis dengan refleks cepat. Peluang emas berikutnya hadir di menit ke-38 lewat sundulan Lautaro Martinez yang masih melebar tipis di sisi kanan gawang. Statistik babak pertama mencatat Argentina melepaskan 9 tembakan, 4 di antaranya tepat sasaran, sementara Tanjung Verde sama sekali belum mengancam gawang Emiliano Martinez. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Tanjung Verde justru mengejutkan. Menit ke-52, serangan balik cepat lewat sayap kanan berujung umpan silang ke kotak penalti. Ryan Mendes yang masuk sebagai pengganti menyambut bola dengan tendangan first time, dan gawang Argentina akhirnya bobol. Skor 1-0 untuk Tanjung Verde, kejutan besar di Miami.

Argentina merespons dengan meningkatkan intensitas. Scaloni memasukkan Julian Alvarez dan Enzo Fernandez untuk menambah daya gedor. Menit ke-78, usaha keras Argentina membuah hasil. Messi menerima bola di ruang sempit, melewati dua pemain bertahan, lalu melepaskan umpan terukur yang diselesaikan Alvarez dengan tendangan kaki kiri. Skor kembali imbang 1-1, dan VAR sempat memeriksa potensi offside sebelum gol disahkan.

Extra Time: Drama dan Ketegangan

Hingga menit ke-90, skor tetap 1-1. Pertandingan berlanjut ke extra time. Tanjung Verde yang mulai kelelahan terus digempur. Menit ke-102, Messi nyaris mencetak gol lewat tendangan voli, tetapi bola membentur mistar gawang. Dua menit berselang, Lautaro Martinez mendapat kartu kuning setelah protes berlebihan kepada wasit. Intensitas meningkat, dan tensi pertandingan memanas.

Puncaknya terjadi di menit ke-112. Messi menerima bola di tepi kotak penalti, melakukan satu sentuhan kontrol, lalu melepaskan tendangan kaki kiri yang melesat ke sudut kanan bawah gawang. Vozinha tidak mampu menjangkau. Skor 2-1 untuk Argentina, dan Stadion Miami meledak. Gol tersebut menjadi gol ke-15 Messi di sepanjang sejarah Piala Dunia, memperkuat posisinya sebagai pencetak gol terbanyak Argentina di turnamen ini.

Selepas gol, Tanjung Verde mencoba bangkit. Pelatih mereka memasukkan dua pemain ofensif tambahan, tetapi pertahanan Argentina yang dikomandoi Cristian Romero tampil disiplin. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan. Argentina mencatat clean sheet di extra time dan memastikan tiket ke babak 16 besar.

Statistik akhir laga menunjukkan Argentina unggul dalam hampir semua aspek: penguasaan bola 68 persen berbanding 32 persen, akurasi umpan 89 persen, dan 11 shots on target berbanding 4 milik Tanjung Verde. Tanjung Verde mencatat 3 kartu kuning, sementara Argentina 2 kartu kuning. Wasit juga mencatat 18 pelanggaran dari Tanjung Verde dan 11 dari Argentina.

"Kami tahu laga ini tidak akan mudah. Tanjung Verde bermain sangat disiplin dan mengesankan. Kami harus bersabar, dan pada akhirnya kualitas individu Leo membuat perbedaan," ujar Scaloni dalam konferensi pers usai laga.

Sementara itu, pelatih Tanjung Verde, Bubista, mengaku bangga dengan penampilan timnya. "Kami melawan tim terbaik dunia dan hampir menciptakan kejutan. Sepak bola kadang kejam, tetapi perjalanan kami di turnamen ini luar biasa," katanya.

Catatan Statistik dan Persiapan Babak 16 Besar

Dengan hasil ini, Argentina melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang laga antara Belanda dan Senegal. Messi, yang mencatat 1 gol dan 1 assist dalam laga ini, kembali menunjukkan bahwa ia masih menjadi poros serangan Argentina di usia 39 tahun. Sepanjang turnamen, Messi telah mengoleksi 4 gol dan 3 assist dalam 4 pertandingan.

Bagi Tanjung Verde, kekalahan ini mengakhiri perjalanan luar biasa mereka di Piala Dunia 2026. Debutan asal Afrika itu sebelumnya mencuri perhatian setelah mengalahkan dua tim besar di fase grup. Meski tersingkir, mereka meninggalkan turnamen dengan reputasi sebagai tim kuda hitam yang sulit ditaklukkan.

Argentina sendiri masih menyisakan pekerjaan rumah. Produktivitas gol dari lini depan selain Messi masih belum konsisten, dan lini belakang sempat lengah dalam situasi serangan balik. Scaloni punya waktu empat hari untuk mempersiapkan tim sebelum laga babak 16 besar. Jika ingin mempertahankan gelar, Argentina harus lebih klinis di depan gawang dan tetap solid saat kehilangan bola.

Malam di Miami menjadi pengingat bahwa di Piala Dunia, tidak ada laga yang benar-benar mudah. Argentina lolos, tetapi drama extra time melawan Tanjung Verde menunjukkan bahwa jarak antara juara dan debutan bisa sangat tipis ketika bola bergulir.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User