Skor akhir 2-1 untuk Argentina atas Swiss setelah pertandingan perempat final Piala Dunia di Kansas City, Missouri, harus diselesaikan lewat perpanjangan waktu. Duel yang berlangsung 120 menit itu meninggalkan satu momen kontroversial: kartu merah untuk penyerang Swiss, Breel Embolo, yang dikeluarkan wasit asal Portugal, Joao Pinheiro, setelah insiden di babak kedua perpanjangan waktu.
Argentina tampil dominan sejak menit awal dengan penguasaan bola mencapai 63 persen berbanding 37 persen milik Swiss. Meski demikian, pasukan Swiss bukan tanpa perlawanan. Formasi 4-2-3-1 yang dipasang pelatih mereka berhasil menahan gelombang serangan Argentina di 45 menit pertama. Starting XI Argentina yang mengandalkan 4-3-3 dengan trisula di lini depan terus menekan, tetapi rapatnya lini belakang Swiss membuat shots on target Argentina hanya 4 di babak pertama dari total 9 percobaan.
Babak Pertama: Taktik Rapat Swiss Tahan Argentina
Menit ke-12, gelandang Argentina melepaskan umpan terobosan ke sisi kanan, namun offside membuat peluang itu batal. Menit ke-23, giliran winger Argentina yang menusuk dari sayap kiri, melewati dua pemain Swiss, tetapi tendangannya masih membentur tiang gawang. Swiss merespons lewat serangan balik cepat di menit ke-31. Embolo hampir membuka keunggulan, tetapi penyelesaian akhirnya terlalu lemah dan mudah diamankan kiper Argentina.
Statistik babak pertama menunjukkan Argentina mencatatkan 6 tendangan sudut berbanding 1 milik Swiss. Penguasaan bola Argentina bahkan sempat menyentuh 68 persen di 15 menit awal. Namun, disiplin pertahanan Swiss dengan garis rendah memaksa Argentina sering kehilangan bola di sepertiga akhir lapangan. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Jual Beli Serangan dan Assist Kunci
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Argentina mengubah pendekatan dengan lebih banyak memainkan bola melalui tengah. Menit ke-58, sepakan keras dari luar kotak penalti akhirnya membuka keunggulan Argentina. Berawal dari assist terukur gelandang tengah mereka, striker Argentina melepaskan tendangan first-time yang tidak mampu dijangkau kiper Swiss. Skor berubah 1-0.
Swiss tidak tinggal diam. Pelatih mereka memasukkan pemain segar untuk menambah daya gedor. Menit ke-74, upaya Swiss membuahkan hasil. Sundulan Embolo memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan, menembus gawang Argentina. Skor menjadi 1-1 dan pertandingan kembali imbang. Hingga menit ke-90, Argentina mencatatkan total 14 shots dengan 7 shots on target, sedangkan Swiss 8 shots dengan 3 shots on target.
Extra Time: Kartu Merah Embolo dan Penentu Kemenangan
Babak perpanjangan waktu berjalan panas. Menit ke-98, Argentina nyaris mencetak gol kedua lewat tendangan voli yang masih menyamping. Empat menit kemudian, wasit Joao Pinheiro mengeluarkan kartu kuning untuk pelanggaran taktis di tengah lapangan. Puncaknya terjadi di menit ke-112. Embolo, yang sebelumnya sudah mengoleksi kartu kuning, melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Argentina tanpa bola. Setelah mendapat konfirmasi dari asisten, Pinheiro mengeluarkan kartu kuning kedua sekaligus kartu merah untuk Embolo. Swiss harus bermain dengan 10 pemain.
"Kami tahu pertandingan ini akan berjalan sulit. Penguasaan bola mereka luar biasa, tetapi kami bertahan dengan disiplin. Kartu merah itu mengubah segalanya. Kami kehilangan fokus di menit-menit akhir," ujar pelatih Swiss dalam konferensi pers usai pertandingan.
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Argentina. Menit ke-118, umpan silang dari sisi kiri disambut sundulan tajam yang menjebol gawang Swiss. Skor berubah 2-1. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Argentina sekaligus mengunci tiket ke babak semifinal. Swiss berusaha mengejar di sisa waktu, tetapi pertahanan Argentina tampil solid dengan clean sheet di 8 menit terakhir perpanjangan waktu.
Analisis Statistik: Dominasi Argentina Sepanjang Laga
Secara keseluruhan, Argentina mencatatkan penguasaan bola 61 persen dengan 18 shots dan 9 shots on target. Swiss hanya mencatatkan 10 shots dengan 4 shots on target. Argentina juga unggul dalam akurasi umpan mencapai 87 persen, sementara Swiss 78 persen. Dalam hal pelanggaran, Swiss menerima 4 kartu kuning dan 1 kartu merah, sedangkan Argentina hanya 2 kartu kuning.
Kemenangan ini menjadi yang kelima berturut-turut bagi Argentina di turnamen ini. Embolo menjadi pemain pertama yang dikeluarkan wasit di fase gugur Piala Dunia edisi ini. Pertandingan yang berlangsung selama 120 menit plus 8 menit injury time itu menjadi salah satu laga paling intens di perempat final. Argentina selanjutnya akan menghadapi pemenang antara dua tim unggulan lain di semifinal. Sementara Swiss harus mengubur mimpi mereka setelah sempat memaksa pertandingan berjalan hingga extra time.
Bagi Argentina, catatan 9 shots on target menunjukkan efisiensi serangan yang mematikan. Namun, dua kebobolan di sepanjang turnamen menjadi alarm bagi lini belakang mereka jelang semifinal. Sementara Swiss meninggalkan turnamen dengan kepala tegak setelah mampu menahan tim favorit hingga menit ke-118. Kartu merah Embolo akan menjadi sorotan utama dalam evaluasi mereka pasca-turnamen.
Comments (0)