Oct 15, 2026
Olahraga

5 Pemain Manchester United yang Wajib Dipertahankan Erik Ten Hag

Manchester United menutup musim 2023/2024 dengan catatan yang jauh dari kata memuaskan. Meski demikian, di balik rentetan hasil buruk itu, tersimpan sejumlah aset yang layak dipertahankan oleh Erik Te...

5 Pemain Manchester United yang Wajib Dipertahankan Erik Ten Hag

Manchester United menutup musim 2023/2024 dengan catatan yang jauh dari kata memuaskan. Meski demikian, di balik rentetan hasil buruk itu, tersimpan sejumlah aset yang layak dipertahankan oleh Erik Ten Hag pada musim depan. Dari 38 pertandingan Premier League, Setan Merah hanya mampu finis di peringkat kedelapan dengan koleksi 60 poin, catatan terburuk sepanjang era Premier League. Namun, data statistik menunjukkan ada lima pemain yang konsisten menjadi tulang punggung dan layak mendapat tempat di starting XI musim depan.

Jadon Sancho: Kebangkitan di Sayap Kiri

Menit ke-23, Sancho melepaskan tendangan kaki kanan dari tepi kotak penalti yang menghujam sudut jauh gawang lawan. Momen itu menjadi penanda kebangkitan pemain sayap asal Inggris tersebut. Sempat kesulitan tampil maksimal di lini serang MU, Sancho mulai menemukan ritme permainannya sejak kehadiran Ralf Rangnick. Sejak bergabung pada musim panas 2021, ia tercatat telah mencetak lima gol dan tiga assist dari 33 penampilan untuk Setan Merah. Angka itu memang belum mencerminkan harga transfernya yang mencapai 73 juta poundsterling, tetapi penguasaan bola dan dribel sukses per pertandingan Sancho berada di atas rata-rata pemain sayap Premier League. Formasi 4-2-3-1 yang ia kuasai memberi ruang lebih luas untuk mengeksploitasi lini pertahanan lawan.

Bruno Fernandes: Mesin Serangan yang Tak Tergantikan

Jika ada satu nama yang hampir mustahil dicoret dari starting XI, itu adalah Bruno Fernandes. Gelandang serang Portugal ini mencatatkan 10 gol dan 8 assist di Premier League musim lalu, dengan rata-rata 2,7 peluang tercipta per pertandingan. Penguasaan bolaMU di lini tengah sangat bergantung pada visi dan akurasi umpannya. Tanpa Bruno, aliran bola dari lini tengah ke lini depan kerap terputus. Kontribusinya sebagai kapten juga terlihat dari kepemimpinan di lapangan, meskipun kartu kuning yang ia kumpulkan menjadi catatan tersendiri.

Marcus Rashford: Kecepatan yang Masih Dibutuhkan

Rashford mengalami penurunan performa drastis musim lalu, hanya mencetak 7 gol dari 33 penampilan. Namun, kecepatan dan kemampuan menyerang ruang kosong tetap menjadi senjata yang sulit digantikan. Dalam skema serangan balik cepat, Rashford mampu menjadi tumpuan transisi. Data menunjukkan ia masih mencatatkan 1,4 dribel sukses per pertandingan dan 2,1 tembakan per laga. Jika mampu kembali ke performa terbaiknya, kombinasi Rashford di sisi kiri dan Sancho di sisi kanan bisa menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan.

Lisandro Martinez: Tembok di Lini Pertahanan

Kehadiran Lisandro Martinez membawa keseimbangan baru di lini belakang MU. Bek asal Argentina ini memiliki kemampuan membaca permainan yang luar biasa, dengan rata-rata 2,8 intersep dan 3,1 sapuan bersih per pertandingan. Meski sempat absen panjang karena cedera, saat fit, Martinez menjadi pemimpin di lini pertahanan dengan akurasi umpan mencapai 89 persen. Formasi tiga bek yang sempat diterapkan Ten Hag juga memberi ruang bagi Martinez untuk membangun serangan dari belakang.

Andre Onana: Kiper dengan Distribusi Modern

Onana memang kerap menjadi sorotan karena beberapa kesalahan fatal. Namun, statistik menunjukkan kiper asal Kamerun ini mencatatkan 8 clean sheet dan 112 penyelamatan di Premier League. Kemampuannya mendistribusikan bola dengan kaki menjadi nilai tambah dalam skema build-up dari belakang. Akurasi umpan panjangnya mencapai 68 persen, jauh di atas rata-rata kiper Premier League. Dengan perlindungan lini belakang yang lebih solid, potensi Onana untuk tampil konsisten musim depan tetap besar.

"Kami memiliki fondasi yang kuat. Beberapa pemain telah menunjukkan komitmen dan kualitas yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi. Tugas saya adalah memastikan mereka berkembang," ujar Erik Ten Hag dalam konferensi pers akhir musim.

Melihat data di atas, kelima pemain ini memiliki peran strategis yang tidak bisa digantikan sembarangan. Sancho dengan kreativitasnya, Bruno sebagai otak serangan, Rashford dengan kecepatannya, Martinez sebagai jenderal pertahanan, dan Onana sebagai distributor terakhir. Jika Ten Hag mampu meracik kelima pemain ini dalam formasi yang tepat, bukan tidak mungkin Manchester United kembali bersaing di papan atas Premier League musim depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User