Vietnam Kalahkan Malaysia di Leg Kedua, Melaju ke Final Piala AFF 2026
Skor akhir 2-1 untuk kemenangan timnas Vietnam atas Malaysia pada leg kedua semifinal Piala AFF 2026 yang berlangsung di Stadion Nasional Mỹ Đình, Hanoi, Rabu (19/8). Hasil ini memastikan The Gold...
Skor akhir 2-1 untuk kemenangan timnas Vietnam atas Malaysia pada leg kedua semifinal Piala AFF 2026 yang berlangsung di Stadion Nasional Mỹ Đình, Hanoi, Rabu (19/8). Hasil ini memastikan The Golden Stars melaju ke partai puncak setelah unggul agregat 3-2, menyusul hasil imbang 1-1 pada leg pertama di Kuala Lumpur. Dua gol kemenangan tuan rumah dicetak Nguyễn Tiến Linh pada menit ke-23 dan Phạm Tuấn Hải pada menit ke-58, sementara Malaysia hanya mampu memperkecil kedudukan lewat eksekusi penalti Safawi Rasid pada menit ke-71.
Angka-angka pertandingan menunjukkan dominasi nyata tuan rumah: penguasaan bola 58 persen berbanding 42 persen dan shots on target 7-3. Vietnam juga memenangi duel umpan sukses dengan rasio 87 persen dari total 512 operan, berbanding 78 persen dari 398 operan milik Malaysia. Pertandingan yang disiarkan langsung itu berjalan sengit sejak menit pertama, dengan intensitas pressing tinggi dari kedua sisi.
Babak Pertama: Gol Kilat di Menit ke-23
Pelatih Philippe Troussier menurunkan starting XI dengan formasi 3-4-3, mengandalkan wing-back Võ Minh Trọng dan Phan Tuấn Tài untuk menekan sisi sayap. Sebaliknya, Kim Pan-gon memilih skema 4-2-3-1 yang lebih pragmatis, menumpuk lini tengah demi memutus aliran bola dari kaki Đỗ Hùng Dũng.
Rencana Malaysia justru kandas lebih awal. Menit ke-23, Võ Minh Trọng melepaskan umpan silang terukur dari sisi kiri dan Nguyễn Tiến Linh yang lolos dari jebakan offside menyambutnya dengan sundulan keras ke tiang jauh. Gol itu menjadi gol kelima Tiến Linh di turnamen ini, sekaligus membuktikan insting predatornya di kotak penalti. Hadiah assist tercatat untuk Võ Minh Trọng, yang menjadi motor serangan sayap kiri sepanjang babak pertama.
Setelah kebobolan, Malaysia mencoba keluar dari tekanan dengan transisi cepat lewat Faisal Halim di sayap kanan. Namun barisan tiga bek Vietnam yang dikawal Quế Ngọc Hải tampil disiplin, memenangi duel udara dengan catatan 11 sapuan bersih. Hingga turun minum, skor tetap 1-0 dengan dua kartu kuning keluar, masing-masing untuk Đỗ Hùng Dũng dan gelandang Malaysia, Syamer Kutty Abba.
Babak Kedua: Gol Kedua dan Drama VAR
Memasuki babak kedua, Vietnam tak mengendurkan tekanan. Menit ke-58, skema serangan balik cepat berbuah manis: Nguyễn Tiến Linh menarik dua bek Malaysia ke sisi kiri sebelum melepaskan umpan terobosan kepada Phạm Tuấn Hải yang berlari dari lini kedua. Penyelesaian kaki kiri dari sudut sempit membuat kiper Haziq Nadzli tak berkutik, dan skor menjadi 2-0. Assist kedua malam itu kembali dicatatkan, kali ini untuk Nguyễn Tiến Linh yang tampil gemilang dalam peran ganda sebagai pencetak gol sekaligus kreator.
Drama terjadi pada menit ke-67. Umpan silang Syafiq Ahmad mengenai lengan Quế Ngọc Hải yang sedang melompat, dan wasit sempat mengabaikan protes pemain Malaysia. Namun setelah pemeriksaan VAR selama hampir dua menit, wasit mengubah keputusannya dan menunjuk titik putih. Safawi Rasid maju sebagai eksekutor dan menaklukkan Đặng Văn Lâm pada menit ke-71. Gol itu sempat menghidupkan asa Malaysia, yang kini hanya butuh satu gol lagi untuk memaksakan perpanjangan waktu.
Sepuluh menit terakhir menjadi ujian mental bagi kedua tim. Malaysia melancarkan serangan total, namun Vietnam menumpulkan serangan tersebut dengan lima pemain bertahan di kotak penalti. Peluang terbaik tamu datang pada menit ke-85 ketika sundulan Dion Cools masih melambung tipis di atas mistar, dan skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Analisis Taktik: Superioritas Sayap Kiri
Kunci kemenangan Vietnam terletak pada duel sayap kiri. Dengan formasi 3-4-3, Võ Minh Trọng mendapat kebebasan overlapping yang terus menciptakan unggul jumlah pemain di area tiang dekat Malaysia. Dari 23 umpan silang yang dilepaskan Vietnam, delapan di antaranya berasal dari sisi kiri dan dua berujung gol. Sebaliknya, sayap kanan Malaysia yang dihuni Faisal Halim hanya menghasilkan satu tembakan tepat sasaran sepanjang laga.
Di sisi lain, perubahan Kim Pan-gon ke skema 4-2-3-1 dengan gelandang bertahan ganda terbukti gagal membendung transisi cepat lawan. Malaysia tertinggal dalam duel lapangan tengah dengan rasio kemenangan duel 41 persen, dan tiga kali terjebak offside saat mencoba menembus garis pertahanan tinggi Vietnam.
Kata Pelatih dan Peta Menuju Final
“Ini kemenangan tim, bukan individu. Para pemain menjalankan instruksi dengan sempurna, terutama dalam transisi dan pressing setelah kehilangan bola. Kami layak berada di final,” ujar Philippe Troussier dalam konferensi pers seusai laga.
Kim Pan-gon pun memberikan apresiasi terhadap permainan lawan. “Vietnam lebih klinis di depan gawang. Kami punya peluang, tetapi kualitas penyelesaian akhir mereka yang membedakan. Kami belajar banyak dari turnamen ini,” kata pelatih asal Korea Selatan itu.
Kemenangan ini mengantarkan Vietnam ke final Piala AFF 2026 dengan catatan impresif: dua clean sheet, 11 gol dicetak, dan hanya tiga gol kebobolan sepanjang turnamen. Duel leg kedua yang disiarkan langsung tersebut sekaligus menjadi penegas dominasi Vietnam di Asia Tenggara, yang kini tinggal menunggu pemenang semifinal lain untuk menentukan lawan di partai puncak.
Comments (0)