BWF 2026: Fajar/Fikri dan Alwi Tembus Perempat Final, Putri KW Gugur
Babak 16 besar BWF World Championships 2026 di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, Kamis (20/8/2026), berakhir dengan skor akhir dua banding satu untuk kontingen Indonesia. Fajar Alfian/Muhammad Ri...
Babak 16 besar BWF World Championships 2026 di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, Kamis (20/8/2026), berakhir dengan skor akhir dua banding satu untuk kontingen Indonesia. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Alwi Farhan memastikan tempat di perempat final, sementara Putri Kusuma Wardani harus mengakhiri perjalanannya lebih awal di tangan wakil tuan rumah.
Dari tiga wakil Merah Putih yang tampil di hari kelima turnamen, dua di antaranya menyelesaikan tugas dengan kemenangan. Fajar/Fikri menuntaskan laga dua gim langsung, Alwi melewati ujian tiga gim yang menegangkan, dan Putri KW kalah setelah duel rubber game berdurasi panjang. Hasil ini membuat Indonesia masih punya dua kartu as yang tersisa di ajang bergengsi yang digelar di India tersebut.
Fajar/Fikri Dominan, Menang Dua Gim Langsung
Menit ke-17 gim pertama, Fajar Alfian melepaskan serangan silang yang tak mampu dijangkau lawan untuk mengamankan interval 11-7. Pola itu terus berlanjut hingga skor akhir gim pembuka 21-17. Pasangan peringkat lima dunia itu tampil agresif sejak servis pertama, menekan dengan variasi drive dan dropshot yang membuat lawan kesulitan membangun serangan.
Statistik mencatat Fajar/Fikri meraup 32 smash winner sepanjang pertandingan berbanding 19 milik lawan. Mereka juga unggul dalam penguasaan tempo permainan dengan rasio 62 berbanding 38 persen dan hanya melakukan lima unforced error di gim kedua. Skor akhir 21-17 dan 21-15 dalam durasi 39 menit menegaskan dominasi mereka sejak awal.
Gim kedua sempat berjalan ketat hingga angka 15-15, tetapi Muhammad Rian Ardianto mengubah ritme dengan pola servis pendek ke area T. Tiga poin beruntun hasil netting cepat membuka jarak, dan gim ditutup dengan kemenangan 21-15. Kemenangan ini menjadi yang ketiga beruntun bagi Fajar/Fikri di New Delhi tanpa kehilangan satu gim pun, sebuah catatan clean sheet yang jarang terjadi di ajang sebesar ini.
Kami hanya fokus pada pola permainan sendiri. Kunci hari ini adalah disiplin dalam pengembalian servis dan tidak terburu-buru menyerang, ujar Fajar usai pertandingan.
Alwi Farhan Menang Dramatis dalam Rubber Game
Laga Alwi Farhan berjalan jauh lebih sengit. Menit ke-10 gim pertama, tunggal putra asal Indonesia itu sempat tertinggal 6-10 sebelum memaksakan tiga poin beruntun lewat serangan neting. Break interval 11-10 menjadi titik balik, dan gim pertama dimenangkan dengan skor akhir 21-19 dalam pertarungan yang ketat sejak menit awal.
Gim kedua menjadi milik lawan. Alwi yang tampil kurang sabar melakukan delapan unforced error di paruh awal gim sehingga lawan unggul jauh 11-4 di interval. Sempat bangkit hingga 18-21, Alwi akhirnya kalah di gim kedua. Namun, tunggal putra peringkat 18 dunia itu langsung mengubah strategi di gim penentu dengan memperlambat tempo dan memperbanyak rally panjang.
Keputusan tersebut terbukti tepat. Alwi menang telak 21-12 di gim ketiga, menutup pertandingan berdurasi 68 menit dengan rata-rata 14 rally per gim dan hanya tiga kesalahan sendiri. Statistik shots on target-nya juga mengesankan: 27 dari 34 percobaan smash-nya jatuh di dalam lapangan. Skor akhir 21-19, 18-21, 21-12 mengantarnya ke perempat final pertamanya di ajang BWF World Championships.
Putri KW Tersingkir oleh Wakil Tuan Rumah
Nasib berbeda dialami Putri Kusuma Wardani. Unggulan kesembilan itu harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah dalam laga tiga gim yang berakhir 19-21, 21-18, 13-21 dalam durasi 56 menit. Gemuruh dukungan penonton di Indira Gandhi Arena jelas memberi energi ekstra bagi lawan, terutama pada momen-momen kritis.
Di gim pertama, Putri KW sempat memimpin 17-14, tetapi tiga kesalahan pengembalian di menit-menit akhir gim membuatnya kehilangan gim pembuka. Gim kedua menjadi miliknya berkat perbaikan pola pukulan dan keberanian menyerang di area belakang. Sayangnya, di gim penentu ia tertinggal jauh 4-11 di interval dan tidak pernah mampu mendekat. Saat kedudukan 9-13, sebuah keputusan challenge yang gagal turut mengubah arah pertandingan dan meruntuhkan momentumnya.
Meski kalah, catatan statistik Putri KW tidak buruk: 21 smash winner, unggul dalam perolehan poin total 53-52, dan hanya terpaut tiga poin dari lawan pada reli panjang di atas 20 pukulan. Masalahnya terletak pada konsistensi: ia melakukan 14 unforced error di gim penentu, angka tertinggi dalam penampilannya di turnamen ini.
Jalan Terbuka Menuju Podium
Dengan hasil ini, Indonesia masih mengirim dua wakil ke babak delapan besar. Fajar/Fikri dan Alwi akan kembali berlaga Jumat (21/8/2026) dengan peluang memperlebar catatan medali. Secara historis, kemenangan dua gim langsung Fajar/Fikri di babak 16 besar menjadi sinyal positif: dalam lima turnamen besar terakhir, pasangan ini selalu mencapai semifinal ketika lolos tanpa kehilangan gim di babak tersebut.
Bagi Alwi, pencapaian ini sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu tunggal putra muda paling menjanjikan di sirkuit dunia. Sementara itu, evaluasi akan menanti Putri KW yang gagal menyamai pencapaian perempat final tahun lalu. Babak perempat final BWF World Championships 2026 di Indira Gandhi Arena dijadwalkan berlangsung Jumat, dan seluruh mata penggemar bulu tangkis Indonesia kini tertuju pada dua wakil yang masih bertahan.
Comments (0)