Velocity Raih $38 Juta untuk Infrastruktur Treasury Stablecoin Bisnis
Startup kripto Velocity baru saja mengumpulkan dana segar sebesar $38 juta dalam putaran pendanaan terbaru, yang dipimpin oleh Dragonfly, FirstMark, dan Coinbase Ventures. Pendanaan ini menandai langkah signifikan dalam pengembangan perangkat lunak y
Startup kripto Velocity baru saja mengumpulkan dana segar sebesar $38 juta dalam putaran pendanaan terbaru, yang dipimpin oleh Dragonfly, FirstMark, dan Coinbase Ventures. Pendanaan ini menandai langkah signifikan dalam pengembangan perangkat lunak yang dirancang untuk membantu perusahaan mengintegrasikan stablecoin ke dalam alur kerja keuangan dan pembayaran mereka, sebuah tren yang semakin diminati di tengah adopsi institusional yang meluas di sektor kripto.
Detail Pendanaan dan Visi Velocity
Velocity, sebuah perusahaan rintisan yang berfokus pada infrastruktur keuangan kripto, mengumumkan bahwa mereka telah mengamankan $38 juta dari para investor terkemuka. Dana ini akan digunakan untuk mempercepat pengembangan platform yang memungkinkan bisnis mengelola treasury atau pengelolaan keuangan perusahaan dengan stablecoin—mata uang kripto yang nilainya dipatok ke aset stabil seperti dolar AS, untuk mengurangi volatilitas. Perangkat lunak Velocity bertujuan untuk menyederhanakan integrasi stablecoin ke dalam pembayaran lintas batas, penggajian, dan manajemen kas, sehingga perusahaan dapat memanfaatkan kecepatan dan biaya rendah blockchain tanpa risiko fluktuasi harga yang biasa terjadi pada Bitcoin atau Ethereum.
Investor utama seperti Dragonfly, yang dikenal luas dalam investasi kripto, bersama FirstMark dan Coinbase Ventures—lengan ventura dari bursa kripto besar Coinbase—memberikan dukungan kuat ini. Hal ini mencerminkan keyakinan bahwa stablecoin bukan sekadar instrumen perdagangan, tetapi solusi praktis untuk masalah nyata dalam operasi bisnis, seperti perlambatan dalam sistem perbankan tradisional dan biaya transaksi yang tinggi untuk transfer internasional.
Konteks Pasar: Mengapa Stablecoin Menjadi Fokus?
Stablecoin seperti USDT (Tether) dan USDC (USD Coin) telah menjadi tulang punggung ekosistem kripto, dengan kapitalisasi pasar yang melampaui $150 miliar pada tahun 2026. Permintaan dari sektor korporat meningkat karena stablecoin menawarkan penyelesaian instan, transparansi on-chain, dan potensi penghematan biaya hingga 80% dalam pembayaran lintas batas dibandingkan dengan sistemSWIFT tradisional. Velocity memanfaatkan tren ini dengan menyediakan API dan dashboard yang mudah digunakan, sehingga bisnis tanpa keahlian teknis mendalam pun dapat mengadopsi teknologi ini.
Dalam konteks pasar kripto yang lebih luas, pendanaan ini terjadi saat adopsi institusional mengalami percepatan, didorong oleh regulasi yang lebih jelas di beberapa yurisdksi dan minat dari perusahaan Fortune 500 yang ingin mengeksplorasi blockchain untuk efisiensi operasional. Langkah Velocity dapat memicu gelombang startup serupa yang berfokus pada infrastruktur B2B, memperkuat narasi bahwa kripto telah berevolusi dari aset spekulatif menjadi alat utilitas yang matang.
Dampak dan Analisis Pasar
Keberhasilan Velocity dalam mengumpulkan dana ini memiliki dampak signifikan terhadap pasar kripto, terutama dalam segmen stablecoin yang sering diabaikan. Pertama, ini memberikan validasi terhadap model bisnis yang mengintegrasikan blockchain ke dalam keuangan konvensional, yang dapat menarik lebih banyak modal ventura ke ruang ini. Kedua, dengan fokus pada treasury perusahaan, Velocity berpotensi mengakselerasi transisi dari penggunaan stablecoin yang terbatas pada trading menjadi adopsi massal dalam operasi harian bisnis.
Analisis menunjukkan bahwa ini merupakan bagian dari tren lebih besar di mana perusahaan mencari alternatif terhadap sistem perbankan yang usang. Misalnya, pembayaran lintas batas yang biasanya memakan waktu 2-5 hari dengan biaya tinggi dapat diselesaikan dalam hitungan menit menggunakan stablecoin. Velocity, dengan pendekatannya yang 'malas' atau efisien—membangun hanya yang diperlukan dan memanfaatkan fitur native blockchain—dapat menjadi model bagi pengembang lain yang ingin menciptakan solusi pragmatis tanpa kompleksitas berlebihan.
Namun, tantangan tetap ada, termasuk risiko regulasi yang belum sepenuhnya ditetapkan dan kebutuhan untuk edukasi pasar agar bisnis memahami manfaat dan risiko stablecoin. Meskipun demikian, pendanaan ini menunjukkan bahwa investor bersedia bertaruh pada masa depan di mana aset digital menjadi bagian integral dari keuangan global.
Penutup dan Disclaimer
Secara keseluruhan, pendanaan $38 juta untuk Velocity menegaskan posisi stablecoin sebagai elemen kunci dalam evolusi keuangan korporat, didukung oleh pemain besar di industri kripto. Dengan perangkat lunak yang memudahkan integrasi, bisnis kini memiliki jalan yang lebih jelas untuk memanfaatkan teknologi blockchain tanpa hambatan teknis yang signifikan. Seiring dengan terus berkembangnya ekosistem, ini bisa menjadi batu loncatan untuk inovasi lebih lanjut dalam infrastruktur keuangan terdesentralisasi.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat keuangan atau investasi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan pertimbangkan risiko sebelum terlibat dalam aktivitas kripto. Pasar kripto sangat volatil dan dapat mengakibatkan kerugian finansial.
Sumber: CoinTelegraph - Link Asli
Sumber: CoinTelegraph
Comments (0)