Veda Ega Pratama Taklukkan Kualifikasi Moto3 Buriram
Cuaca panas terik Sirkuit Buriram pada Sabtu (28/2) tidak menyurutkan semangat Veda Ega Pratama untuk menundukkan sesi kualifikasi Moto3 Thailand. Pembalap Honda Team Asia itu sukses membukukan waktu ...
Cuaca panas terik Sirkuit Buriram pada Sabtu (28/2) tidak menyurutkan semangat Veda Ega Pratama untuk menundukkan sesi kualifikasi Moto3 Thailand. Pembalap Honda Team Asia itu sukses membukukan waktu lap spektakuler yang mengantarkannya ke posisi start kedua, hanya tertinggal 0,2 detik dari pole position. Ini menjadi pencapaian tertinggi Veda sepanjang musim 2026, sekaligus menegaskan potensinya sebagai kandidat podium di seri ketiga Moto3.
Dominasi Sejak Sesi Latihan Bebas
Sejak sesi latihan bebas pertama Jumat kemarin, Veda sudah menunjukkan ritme kompetitif. Ia konsisten berada di posisi lima besar, dengan kecepatan sektor ketiga yang menjadi andalan. Pada sesi FP3 Sabtu pagi, Veda mencatatkan waktu 1 menit 42,3 detik, tercepat di antara seluruh pembalap Honda NSF250RW. Tim Honda Team Asia mengakui bahwa settingan sasis dan elektronik motor Veda sudah sangat optimal, memberikan kepercayaan diri tinggi menjelang kualifikasi.
Detik-Detik Krusial di Sesi Kualifikasi
Sesi Q2 dimulai pukul 12.35 waktu setempat. Veda langsung menggebrak di flying lap pertama dengan raihan 1 menit 42,6 detik — sementara cukup untuk posisi keempat. Namun persaingan memanas jelang menit ke-10. Beberapa rival dari tim KTM dan GasGas saling susul di papan catatan waktu. Menyadari tikungan terakhir menjadi pembeda, Veda mempertajam racing line di Tikungan 12 dan memperbaiki exit speed. Hasilnya: 1 menit 42,118 detik di lap ke-6. Waktu itu memastikan grid start baris terdepan untuk balapan Minggu. “Saya menemukan feeling bagus dengan ban depan dan bisa sedikit memotong waktu di sektor empat,” ujar Veda singkat usai kualifikasi.
Statistik Kunci Performa Veda Ega
Data dari timing resmi MotoGP memperlihatkan dominasi Veda dalam aspek konsistensi. Dari total 8 lap yang ia selesaikan di Q2, 6 di antaranya berada di bawah 1 menit 43 detik. Top speed tertingginya menyentuh 221,4 km/jam, sejajar dengan para pemakai sasis KTM. Statistik lain: Rata-rata kecepatan sektor 3 mencapai 119,8 km/jam — tertinggi kedua di grid. Veda juga mencatatkan lean angle maksimal 61 derajat pada Tikungan 5, menandakan keberaniannya mengekstraksi potensi sasis Honda.
Strategi Tim dan Pengaturan Motor
Manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengungkapkan bahwa motor Veda menjalani penyesuaian minor pada suspensi depan dan pemetaan bahan bakar jelang kualifikasi. “Kami memutuskan menjagokan grip ban belakang karena suhu aspal Buriram siang ini tinggi sekali. Strategi itu bekerja sempurna,” jelas Aoyama. Veda sendiri mengendarai Honda NSF250RW dengan setup understeer minimal, yang membantunya menikung lebih agresif tanpa kehilangan traksi. Data telemetri menunjukkan throttle opening penuh lebih dini dari lawan-lawannya, terutama di Tikungan 8 dan Tikungan 11.
Pandangan ke Race Day
Dengan posisi start kedua, Veda memiliki peluang besar untuk naik podium. Namun balapan 22 lap di Buriram bukan perkara mudah. Rival sekelas Arbi Cantore, Alvaro Carpe, dan Luca Lunetti akan mengintai di barisan belakang, siap merebut posisi saat start. Keunggulan Veda ada pada ritme balapan panjang: dalam simulasi race di sesi FP3, ia mampu menjaga degradasi ban rata-rata 0,03 detik per lap, lebih baik dari sebagian besar penghuni grid. “Saya akan fokus pada start dan memaksimalkan slipstream di trek lurus panjang,” pungkas Veda. Pagelaran balapan Moto3 Thailand dijadwalkan Minggu pukul 12.00 waktu setempat. Akankah Veda Ega Pratama mencatat sejarah baru bagi Indonesia?
Comments (0)