Sutradara Gonjiam Dukung Adaptasi Film '402 Rumah Sakit Angker Korea'
Jakarta — Kabar menggembirakan datang dari dunia perfilman horor Tanah Air. Film horor terbaru Indonesia yang diadaptasi dari mega-hit Korea Selatan Gonjia
Jakarta — Kabar menggembirakan datang dari dunia perfilman horor Tanah Air. Film horor terbaru Indonesia yang diadaptasi dari mega-hit Korea Selatan Gonjiam: Haunted Asylum resmi mendapat restu dari sang kreator asli, Jung Bum-shik. Sang sutradara mengaku antusias menyaksikan versi Indonesia yang digarap oleh sutradara kawakan Anggy Umbara dengan judul 402 Rumah Sakit Angker Korea. Dukungan ini menjadi angin segar bagi tim produksi yang tengah mematangkan proyek ambisius tersebut.
Kronologi Lahirnya Adaptasi
Perjalanan adaptasi ini melalui serangkaian tahap yang menarik untuk ditelusuri. Berikut urutan kejadian penting yang mengawali proyek kolaboratif tersebut:
- April 2025: Rumah produksi Umbara Brothers Film secara resmi mengumumkan telah mendapatkan lisensi adaptasi Gonjiam: Haunted Asylum dari Showbox, studio asal Korea Selatan. Pengumuman ini langsung memicu perbincangan di kalangan penggemar horor.
- Juli 2025: Anggy Umbara mengonfirmasi dirinya akan duduk di kursi sutradara. Ia mengungkapkan bahwa proses penulisan ulang naskah akan dilakukan bersama tim penulis lokal untuk menyesuaikan konteks Indonesia tanpa menghilangkan esensi kengerian versi original.
- Desember 2025: Beredar kabar bahwa Jung Bum-shik dihubungi langsung oleh pihak produksi Indonesia. Komunikasi intens dilakukan untuk meminta arahan serta memastikan visi kreatif tetap sejalan.
- April 2026: Sutradara Gonjiam untuk pertama kalinya buka suara secara publik. Lewat pernyataan resmi yang diterima awak media di Jakarta, ia menyampaikan kebahagiaan dan dukungannya terhadap proyek adaptasi ini.
Respons Hangat Jung Bum-shik
Dalam pernyataan yang dikutip pada sesi wawancara virtual, Jung Bum-shik mengungkapkan rasa bangganya bisa melihat kisah yang ia ciptakan diinterpretasikan ulang oleh sineas dari negara lain. Ia menekankan bahwa horor adalah bahasa universal yang mampu menembus batas budaya.
"Saya sangat senang Gonjiam diadaptasi menjadi 402 Rumah Sakit Angker Korea. Saya percaya Anggy Umbara sebagai sutradara berbakat yang paham bahasa horor. Kami sudah beberapa kali berdiskusi, dan saya melihat komitmen mereka menghadirkan teror yang segar bagi penonton Indonesia. Saya tidak sabar melihat hasil akhirnya," ujar Jung Bum-shik.
Pernyataan ini sekaligus meredakan spekulasi di media sosial yang sebelumnya meragukan kualitas adaptasi horor asing ke dalam konteks lokal. Dukungan sang sutradara asli diyakini akan meningkatkan kepercayaan penggemar genre horor.
Proses Adaptasi dan Sentuhan Lokal
Anggy Umbara, yang dikenal lewat film-film laris seperti Si Manis Jembatan Ancol dan Kuyang, mengungkapkan bahwa timnya tidak sekadar menyalin atau memindahkan cerita secara mentah. Pihaknya melakukan penyesuaian signifikan pada latar dan elemen budaya agar lebih dekat dengan penonton Indonesia, namun tetap menjaga DNA kengerian Gonjiam yang mengandalkan found-footage dan jumpscare psikologis.
Rumah sakit angker bernomor 402 dalam judul baru tersebut dikabarkan diambil dari legenda urban lokal yang akan diramu dengan struktur cerita asli. Proses syuting direncanakan berlangsung di sebuah rumah sakit tua yang sudah tidak beroperasi di kawasan Jawa Tengah, dengan melibatkan sinematografer spesialis horor untuk menghasilkan visual yang mencekam.
Harapan dan Antisipasi Publik
Sejak kabar pertama merebak, warganet di platform seperti Twitter dan Instagram ramai membahas proyek ini. Tagar #402RumahSakitAngker bahkan sempat menempati trending topic pada pekan lalu. Banyak yang penasaran bagaimana Anggy Umbara menerjemahkan salah satu film horor terbaik versi Rotten Tomatoes itu ke dalam layar lebar Indonesia.
Di sisi lain, para pengamat industri perfilman menyambut positif manuver ini. Ini menjadi langkah berani yang menunjukkan bahwa pasar horor Indonesia semakin diakui dan mampu menjalin kerja sama internasional. Diharapkan film ini bisa menjadi jembatan antara penggemar horor Asia Tenggara dan Korea Selatan.
Jajaran Pemain dan Rencana Rilis
Hingga berita ini diturunkan, proyek 402 Rumah Sakit Angker Korea masih dalam tahap pra-produksi akhir. Namun, beberapa nama mulai dikaitkan, termasuk aktor-aktor berbakat yang sudah berpengalaman di genre horor. Pihak rumah produksi menjanjikan pengumuman jajaran pemain lengkap dalam waktu dekat. Rencananya, film ini akan dirilis pada kuartal pertama 2027, bertepatan dengan musim liburan sekolah yang identik dengan film horor.
Dengan dukungan penuh dari kreator asli, proyek ini diharapkan mampu menyajikan tontonan berkualitas yang memacu adrenalin dan menjadi tonggak baru adaptasi film horor internasional di Indonesia.
(Tim Beritainti.com / Buffy)
[SOCIAL_TWEET]: Sutradara Gonjiam: Haunted Asylum, Jung Bum-shik, resmi restui adaptasi horor Indonesia '402 Rumah Sakit Angker Korea' garapan Anggy Umbara! Kolaborasi mencekam siap hadir 2027. #FilmHororIndonesia #402RumahSakitAngker #GonjiamAdaptasi[SOCIAL_TG]: 👻🎬 Sutradara Gonjiam resmi restui adaptasi horor Indonesia! Anggy Umbara siap bawa teror '402 Rumah Sakit Angker Korea'. Hantu lokal + gaya found-footage Korea. Siap merinding parah tahun 2027! 🇮🇩🇰🇷
Comments (0)