Salah Gemilang, Liverpool Kalahkan Brentford 2-1 di Anfield
Skor akhir 2-1 memastikan kemenangan Liverpool atas Brentford dalam laga pekan ke-38 Liga Inggris di Anfield, Minggu (24/5/2026). Mohamed Salah menjadi bintang lewat satu gol dan satu assist, mengunci...
Skor akhir 2-1 memastikan kemenangan Liverpool atas Brentford dalam laga pekan ke-38 Liga Inggris di Anfield, Minggu (24/5/2026). Mohamed Salah menjadi bintang lewat satu gol dan satu assist, mengunci tiga poin yang memastikan The Reds finis di zona Liga Champions. Pertandingan berjalan ketat dengan penguasaan bola Liverpool 58% berbanding 42% Brentford, sementara tembakan tepat sasaran 7-4 untuk keunggulan tuan rumah.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, menurunkan formasi 4-3-3 dengan starting XI: Alisson; Alexander-Arnold, Konaté, van Dijk, Robertson; Mac Allister, Szoboszlai, Gravenberch; Salah, Núñez, dan Díaz. Brentford asuhan Thomas Frank memakai pakem 3-5-2: Flekken; Ajer, Collins, Pinnock; Hickey, Janelt, Nørgaard, Jensen, Henry; Wissa, dan Toney. Tekanan tinggi sejak menit awal langsung diperagakan tuan rumah.
Babak Pertama: Dominasi Tanpa Gol
Menit ke-7, Mohamed Salah sudah mengirim ancaman lewat sepakan melengkung yang membentur tiang jauh setelah kerja sama satu-dua dengan Trent Alexander-Arnold. Penguasaan bola Liverpool mencapai 62% di 30 menit pertama, namun rapatnya blok rendah Brentford membuat Núñez dan Díaz kesulitan menemukan ruang tembak. Statistik expected goals (xG) babak pertama menunjukkan 1,23 untuk Liverpool berbanding 0,18 milik Brentford, cermin nyata dari kebuntuan penyelesaian akhir tuan rumah.
Brentford nyaris mencuri keunggulan di menit ke-38. Skema serangan balik cepat dilepaskan Bryan Mbeumo (masuk menggantikan Wissa yang cedera) ke Ivan Toney. Sontekan Toney dari sudut sempit berhasil dimentahkan Alisson Becker dengan refleks kaki. VAR sempat memeriksa potensi offside, tetapi tayangan garis 3D memastikan Toney onside, hanya saja penyelamatan Alisson tetap sah. Kartu kuning pertama diberikan kepada Christian Nørgaard pada menit ke-41 setelah melanggar Szoboszlai.
Babak Kedua: Letupan Tiga Gol dan Kartu Merah
Kebuntuan pecah di menit ke-53. Luis Díaz dilanggar Aaron Hickey di kotak terlarang, dan wasit menunjuk titik putih setelah berkonsultasi dengan monitor VAR. Mohamed Salah maju sebagai eksekutor dan melepaskan tendangan mendatar ke pojok kiri bawah, menaklukkan Mark Flekken. Skor 1-0, gol ke-23 Salah di musim ini, sekaligus penalti kedelapannya yang sukses dari sembilan kesempatan.
Hanya berselang empat menit, Liverpool menggandakan keunggulan. Umpan terobosan Alexis Mac Allister dari lini tengah membelah pertahanan Brentford dan diterima Salah yang menusuk dari sayap kanan. Alih-alih menembak, Salah mengirimkan assist terukur ke Darwin Núñez yang berdiri bebas di tiang jauh. Sepakan first-time Núñez menghujam gawang tanpa mampu dijangkau Flekken. Assist ke-14 Salah di liga musim ini, melengkapi dwi-kontribusinya malam itu.
Brentford merespons dengan memasukkan Yoane Wissa dan Keane Lewis-Potter. Menit ke-73, mereka memperkecil ketertinggalan. Berawal dari lemparan jauh Mads Bech Sørensen, bola disundul Ethan Pinnock ke tiang dekat. Ivan Toney menyambut dengan tandukan keras yang sempat membentur Ibrahima Konaté sebelum masuk ke gawang. Gol dinyatakan sah meski ada protes dari pemain Liverpool soal dugaan handball. Tayangan ulang VAR menunjukkan bola mengenai bahu Konaté, bukan lengan. Skor 2-1.
Ketegangan memuncak pada menit ke-82. Insiden pelanggaran keras Ben Mee terhadap Dominik Szoboszlai berujung kartu kuning kedua bagi Mee, yang berarti kartu merah. Liverpool pun unggul jumlah pemain di 10 menit terakhir. Brentford bertahan total, namun dua peluang emas Cody Gakpo dan Curtis Jones masih bisa digagalkan Flekken. Statistik akhir mencatat total peluang 17-9, tembakan tepat sasaran 7-4, dan pelanggaran 12-8.
Sorotan Pemain: Mohamed Salah
Penampilan Mohamed Salah kali ini menjadi pembeda. Dengan satu gol dan satu assist, ia mencatatkan 37 kontribusi gol di Liga Inggris 2025/2026. Pergerakan tanpa bolanya membuka ruang bagi Núñez dan Díaz, sementara akurasi umpannya mencapai 89 persen. Statistik Big Chances Created miliknya bertambah menjadi 28, terbanyak di liga. Tak heran jika ia mendapatkan standing ovation saat diganti Harvey Elliott di menit ke-88.
"Kami tahu Brentford akan menyulitkan dengan fisik mereka. Tapi respons setelah kebobolan sangat matang. Mo lagi-lagi menunjukkan kelasnya. Kemenangan ini hasil kolektif, tapi kontribusi individunya luar biasa," ujar Arne Slot dalam konferensi pers seusai laga.
Kemenangan ini memastikan Liverpool mengakhiri musim di peringkat ketiga dengan 78 poin, sementara Brentford finis di posisi ke-11. Anfield pun bergemuruh. Drama, data, dan momen kunci tersaji lengkap malam itu, menegaskan mengapa Liga Inggris selalu punya cerita di setiap pekannya.
Baca juga:
Comments (0)