Ronaldo Absen, Al Nassr Tekuk Al Fateh 2-1 di Laga Pembuka
Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Al Nassr atas Al Fateh di laga perdana Saudi Pro League yang digelar di Stadion KSU, Riyadh, menjadi bukti bahwa skuad asuhan Luis Castro mampu berdiri tegak meski tanp...
Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Al Nassr atas Al Fateh di laga perdana Saudi Pro League yang digelar di Stadion KSU, Riyadh, menjadi bukti bahwa skuad asuhan Luis Castro mampu berdiri tegak meski tanpa sang megabintang. Cristiano Ronaldo, yang seharusnya menjadi tumpuan serangan, justru terlihat mengenakan setelan resmi di tribun VIP, menyaksikan rekan-rekannya bertarung dari luar lapangan. Absennya kapten tim ini dari starting XI maupun bangku cadangan langsung menjadi tanda tanya besar, namun jawabannya terletak pada sanksi akumulasi kartu merah yang masih tersisa dari musim lalu, memaksanya menjalani skorsing satu laga di pembuka kompetisi.
Babak Pertama: Dominasi Tanpa Nomor Tujuh
Menit ke-4, Al Nassr langsung menunjukkan agresivitas. Formasi 4-2-3-1 yang diterapkan Luis Castro berjalan mulus dengan Anderson Talisca berperan sebagai false nine, didukung oleh Sadio Mané dan Otavio di sayap. Penguasaan bola Al Nassr mencapai 62 persen di sepuluh menit awal, dengan dua shots on target yang langsung dipersembahkan Mané dan Seko Fofana. Al Fateh mencoba membangun serangan balik melalui lini tengah mereka, namun pressing intens dari gelandang Al Nassr berhasil memutus aliran umpan.
Menit ke-23, Talisca melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti yang masih melambung tipis di atas mistar gawang. Tiga menit berselang, Gil Vicente melakukan overlapping run di sisi kiri sebelum mengirimkan umpan silang keras ke kotak penalti, namun wasit mengangkat bendera offside setelah striker Al Nassr terperangkap jebakan lini belakang Al Fateh. Keputusan tersebut tidak memicu VAR karena posisi offside cukup jelas.
Gol pembuka tercipta menit ke-45+4, tepat sebelum jeda. Mané berhasil merebut bola di tengah lapangan, melakukan progresi individu melewati dua pemain Al Fateh, lalu mengirimkan assist mendatar kepada Talisca yang menyambut dengan first-time finish ke sudut kiri bawah gawang. Skor 1-0 untuk Al Nassr, sekaligus menutup babak pertama yang sangat mereka kuasai dengan penguasaan bola 58 persen dan lima shots on target dari tujuh percobaan.
Babak Kedua: Al Fateh Perangkat, Al Nassr Amankan Poin Penuh
Masuk babak kedua, Al Fateh melakukan penyesuaian formasi dari 4-4-2 menjadi 3-5-2 untuk memperketat lini tengah. Hasilnya, menit ke-58, mereka berhasil membobol gawang Al Nassr lewat serangan balik kilat. Umpan terobosan dari lini belakang Al Fateh diterima oleh striker mereka yang melepaskan tendangan rendah melewati kiper Nawaf Al-Aqidi, merubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut menjadi wake-up call bagi tuan rumah yang sempat terlalu nyaman menguasai permainan.
Luis Castro merespons dengan melakukan substitusi ganda di menit ke-64. Ayman Yahya dan Abdulrahman Ghareeb masuk untuk memperkuat sayap, sementara Fofana sedikit diturunkan posisinya sebagai double pivot bersama Abdullah Al-Khaibari untuk menjaga stabilitas defensif. Tekanan Al Nassr kembali meningkat. Menit ke-72, kerja sama one-touch antara Otavio dan Ghareeb di sisi kanan menghasilkan umpan silang ke tiang jauh. Talisca yang mengikuti aliran bola menyambut dengan sundulan keras yang tidak bisa diantisipasi kiper Al Fateh. Gol kedua Talisca, skor 2-1, sekaligus mengunci hat-trick point—meski bukan hat-trick gol—bagi sang pemain asal Brasil.
Menit ke-81, momen panik terjadi di kotak penalti Al Nassr. Sebuah duel fisik di udara saat sepak pojok Al Fateh membuat wasit sempat menghentikan pertandingan untuk konsultasi VAR. Namun setelah ditinjau, tidak ada pelanggaran yang cukup berarti untuk menghukum bek Al Nassr. Wasit hanya memberikan peringatan lisan. Tiga menit menjelang akhir laga, bek tengah Al Fateh mendapat kartu kuning akibat tarikan terhadap Ghareeb yang berhasil melewatinya dalam sebuah kontra cepat. Al Nassr kemudian mengganti kiper Al-Aqidi dengan meshal al-awad? No, kiper cadangan, untuk membuang waktu. Skor akhir 2-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Statistik dan Dampak Absennya Ronaldo
Dari catatan statistik, Al Nassr menguasai penguasaan bola dengan angka 56 persen berbanding 44 persen milik Al Fateh. Tuan rumah melepaskan total 14 tembakan dengan delapan shots on target, sementara Al Fateh hanya mampu menciptakan lima tembakan dan tiga di antaranya mengarah ke gawang. Clean sheet gagal diraih Al Nassr, namun defensive block mereka bekerja cukup efektif di menit-menit krusial. Passing accuracy Al Nassr mencapai 87 persen, menunjukkan kontrol permainan yang solid meski tanpa sosok Ronaldo sebagai target man utama.
Absennya Ronaldo dari lapangan justru memberikan ruang bagi Talisca untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai leader lini serang. Dua gol dan satu assist yang tercipta dari kaki Mané membuktikan bahwa Al Nassr memiliki depth serangan yang tidak hanya bergantung pada satu nama besar. Namun demikian, kehadiran Ronaldo di tribun tetap menjadi sorotan. Ia terlihat memberikan tepuk tangan setiap gol tercipta, namun ekspresinya juga menunjukkan keinginan besar untuk segera bergabung di laga berikutnya setelah skorsing selesai. Bagi Al Nassr, tiga poin di laga perdana tanpa sang megabintang adalah modal berharga sebelum mereka kembali diperkuat nomor tujuh di matchday kedua.
Comments (0)