Dana White Kecewa Garry Hanya Lukai Makhachev di UFC 330

Skor akhir: Islam Makhachev menang melalui putusan bulat 49-46, 48-47, dan 49-46 atas Ian Garry dalam lima ronde pertarungan kelas ringan UFC 330 yang berlangsung penuh dengan drama darah dan dominasi...

Dana White Kecewa Garry Hanya Lukai Makhachev di UFC 330

Skor akhir: Islam Makhachev menang melalui putusan bulat 49-46, 48-47, dan 49-46 atas Ian Garry dalam lima ronde pertarungan kelas ringan UFC 330 yang berlangsung penuh dengan drama darah dan dominasi grappling. Meski sirene ronde kelima telah membunyikan akhir dari perjuangan Garry untuk merebut sabuk juara, yang tersisa di oktagon adalah wajah Makhachev yang babak belur akibat luka sayatan di kedua alisnya. Namun, satu fakta keras tak terbantahkan: Garry gagal menggulingkan sang raja, dan CEO UFC Dana White tak segan menunjukkan ketidakpuasannya terhadap performa penantang asal Irlandia tersebut.

Ronde Pembuka: Mesin Takedown Makhachev Beroperasi Penuh

Sejak menit ke-1:45 ronde pertama, Makhachev langsung menunjukkan mengapa ia menjadi juara dengan melancarkan takedown pertama yang membawa pertarungan ke kanvas. Dari posisi top control, sang juara menghabiskan waktu hampir tiga menit penuh dengan mempermainkan Garry melalui transisi samping dan mount sementara. Statistik ronde pertama mencatat Makhachev menguasai 78 persen durasi dengan posisi dominan, meluncurkan 23 significant strikes dari posisi atas, sementara Garry hanya mampu membalas dengan 4 pukulan dari posisi bawah. Di ronde kedua, pola serupa terulang. Menit ke-2:20, Makhachev kembali menjatuhkan Garry melalui single-leg yang dipercepat dengan sapuan kaki. Hingga akhir ronde kedua, catatan kontrol waktu Makhachev sudah mencapai 6 menit 42 detik, sementara Garry nyaris tanpa jawaban atas dominasi grappling sang juara.

Drama Ronde Tengah: Elbow dan Darah Mengubah Momentum

Memasuki ronde ketiga, Garry akhirnya menemukan celah. Menit ke-3:12, setelah berhasil bangkit dari upaya takedown, Garry melepaskan elbow siku kiri dalam jarak dekat yang membuka luka di alis kiri Makhachev. Darah mulai mengalir deras, mengaburkan penglihatan sang juara. Momentum bergeser sejenak. Di ronde keempat, tepatnya menit ke-1:58, Garry kembali membuat oktagon bergemuruh dengan kombinasi one-two yang diakhiri uppercut kanan. Pukulan itu menciptakan knockdown pertama dalam pertarungan, meski Makhachev cepat bangun dan mengamankan clinch untuk bertahan hidup. Di separuh akhir ronde keempat, Garry berhasil melakukan reversal dan untuk pertama kalinya menempatkan Makhachev di posisi bawah selama 45 detik. Namun, kegagalan Garry untuk melanjutkan posisi dominan itu menjadi catatan krusial. Statistik ronde ketiga dan keempat menunjukkan Garry unggul dalam significant strikes dengan margin 41 berbanding 29, namun Makhachev tetap unggul secara keseluruhan dengan total 108 significant strikes terhubung dari 187 percobaan (57,8 persen akurasi) dibanding Garry yang mencatat 94 terhubung dari 203 percobaan (46,3 persen).

Ronde Kelima: Makhachev Kunci Kemenangan, White Kunci Kritik

Ronde terakhir menjadi ajang konsolidasi bagi Makhachev. Menit ke-0:55, ia langsung menggandeng Garry ke pagar, melancarkan takedown keempatnya di ronde pamungkas. Dari sana, Makhachev menyimpan energi sambil tetap aktif dengan ground-and-pound selektif. Hingga pertarungan usai, catatan takedown Makhachev menunjukkan angka impresif 5 berhasil dari 9 percobaan, sementara Garry gagal total dalam 6 upaya takedownnya. Control time akhir Makhachev membengkak menjadi 9 menit 14 detik, hampir dua kali lipat dari total 1 menit 52 detik milik Garry. Juri tak ragu memberikan skor 48-47 dan dua kali 49-46 untuk mempertahankan sabuk juara pada Makhachev. Meski demikian, wajah Makhachev yang berlumuran darah dan memar menjadi bukti fisik bahwa Garry bukan lawan biasa.

"Ian membuat Islam babak belur, tapi itu tidak cukup. Di level juara, Anda harus menyelesaikan pertarungan atau benar-benar merampas kendali. Saya tidak melihat seseorang yang mengambil risiko total malam ini," ujar Dana White dalam sesi konferensi pers pasca-pertarungan.

Komentar White mencerminkan ekspektasi tinggi terhadap penantang kelas ringan. Meski Garry mencatatkan 1 knockdown dan membuka luka dalam di wajah Makhachev, absennya upaya submission dan rasio takedown defense yang hanya 44 persen (4 dari 9 berhasil di-block) membuat penampilannya dinilai kurang konklusif. Dari sisi Makhachev, meski wajahnya tak lagi clean sheet, ia memperpanjang rekor kemenangannya dan membuktikan bahwa dominasi grappling serta kontrol tempo tetap menjadi faktor penentu di atas kertas juri. Bagi Garry, kekalahan ini menjadi pelajaran bahwa membuat juara berdarah tak akan menggantikan angka di papan skor dan kepuasan bos UFC.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User