Real Madrid Gasak Sociedad 3-1, Mbappé Brace di Bernabéu
Skor akhir 3-1 berpihak pada Real Madrid yang membungkam Real Sociedad di Santiago Bernabéu, Minggu malam WIB. Kylian Mbappé menjadi bintang utama lewat brace yang ia cetak pada menit ke-23 dan meni...
Skor akhir 3-1 berpihak pada Real Madrid yang membungkam Real Sociedad di Santiago Bernabéu, Minggu malam WIB. Kylian Mbappé menjadi bintang utama lewat brace yang ia cetak pada menit ke-23 dan menit ke-67, sementara Vinícius Júnior menambah pundi gol tuan rumah di menit ke-54. Sociedad hanya mampu membalas sekali melalui sundulan Mikel Oyarzabal pada menit ke-78, gol yang tak lebih dari sekadar hiburan bagi ribuan suporter yang datang jauh dari San Sebastián.
Carlo Ancelotti memasang formasi 4-3-3 dengan starting XI terkuatnya. Thibaut Courtois menjaga gawang di belakang kuartet Dani Carvajal, Éder Militão, Antonio Rüdiger, dan Ferland Mendy. Federico Valverde, Aurélien Tchouaméni, dan Jude Bellingham mengendalikan lini tengah, sementara trisula Rodrygo, Mbappé, dan Vinícius menjadi tumpuan di depan. Di kubu lawan, Imanol Alguacil merespons dengan skema 4-1-4-1 yang bertumpu pada kecepatan Takefusa Kubo dan Oyarzabal.
Babak Pertama: Dominasi Penuh Los Blancos
Sejak peluit awal dibunyikan, Madrid langsung mencengkeram permainan. Catatan statistik menunjukkan penguasaan bola 64 persen untuk tuan rumah sepanjang 45 menit pertama, dengan Sociedad terkurung di separuh lapangan sendiri. Menit ke-12, Bellingham nyaris membuka keunggulan ketika sundulannya menyambut sepak pojok Rodrygo masih membentur mistar gawang Alex Remiro.
Gol yang dinanti akhirnya lahir menit ke-23. Valverde melepaskan umpan terobosan membelah dua bek Sociedad, dan Mbappé yang lolos dari jebakan offside dengan dingin menaklukkan Remiro lewat tembakan mendatar ke sudut jauh. 1-0 untuk Madrid. Drama tersaji menit ke-35 ketika gol Vinícius dianulir setelah tinjauan VAR menyatakan sang winger lebih dulu berada dalam posisi offside. Menit ke-41, Tchouaméni menerima kartu kuning akibat pelanggaran taktis terhadap Kubo. Babak pertama ditutup dengan shots on target 5 berbanding 1 untuk keunggulan tuan rumah.
Babak Kedua: Mbappé dan Vinícius Pesta Gol
Interval tidak mengendurkan agresivitas Madrid. Menit ke-54, serangan balik kilat menggandakan skor. Bellingham menggiring bola hampir 40 meter sebelum mengirim umpan diagonal ke Vinícius, yang menusuk ke dalam dan melepaskan tembakan melengkung ke pojok atas gawang. 2-0, dan Bernabéu bergemuruh.
Menit ke-67, giliran Mbappé mencatatkan namanya untuk kedua kali. Kerja sama satu-dua dengan Rodrygo di tepi kotak penalti diakhiri penyerang Prancis itu dengan chip elegan melewati kepala Remiro. 3-0, dan laga praktis berakhir. Ancelotti lalu menarik Valverde dan Bellingham untuk memberi menit bermain bagi Luka Modrić dan Eduardo Camavinga pada menit ke-72.
Sociedad mendapat gol hiburan menit ke-78 ketika umpan silang Kubo disambut sundulan keras Oyarzabal yang gagal diantisipasi Courtois. Skor berubah menjadi 3-1, sekaligus mengubur asa clean sheet Madrid. Courtois menebusnya di menit ke-85 dengan penyelamatan ganda yang mementahkan peluang Oyarzabal dan Martín Zubimendi.
Angka di Balik Kemenangan Meyakinkan
Statistik akhir menggarisbawahi superioritas Madrid. Penguasaan bola 62 berbanding 38 persen, total tembakan 18 berbanding 7, dan shots on target 8 berbanding 3 menjadi milik anak asuh Ancelotti. Akurasi umpan Madrid menyentuh angka 91 persen, dengan sembilan sepak pojok berbanding dua. Mbappé kini mengoleksi 12 gol di liga musim ini, sejajar dengan tiga assist yang sudah ia bukukan.
Secara taktis, kunci kemenangan Madrid terletak pada pressing tinggi yang memaksa Sociedad melakukan 14 kali kehilangan bola di area pertahanan sendiri. Bellingham menjadi motor dengan 11 kali memenangkan duel, sementara Valverde mencatatkan 96 persen akurasi umpan plus satu assist. Di sisi lain, Sociedad yang biasanya nyaman membangun serangan dari belakang hanya mampu melepaskan 312 umpan sukses, jauh di bawah rata-rata musim mereka.
Kami bermain dengan intensitas tinggi sejak menit pertama. Kylian menunjukkan mengapa ia termasuk penyerang terbaik dunia, tetapi yang paling membuat saya puas adalah kerja kolektif tim saat kehilangan bola, ujar Ancelotti seusai laga.
Kemenangan ini memantapkan posisi Los Blancos di puncak klasemen dengan keunggulan tiga poin atas pesaing terdekat, sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 11 pertandingan beruntun di semua kompetisi. Ujian berikutnya sudah menanti: laga tandang tengah pekan yang akan menguji kedalaman skuad Ancelotti sebelum jeda internasional. Dengan Mbappé yang terus menemukan ketajamannya dan lini tengah yang bekerja seperti mesin, Madrid mengirim pesan jelas kepada seluruh rival bahwa mereka belum selesai berburu trofi musim ini.
Comments (0)