Program AURA BRI Perkuat KWT Bina Tani Mysari Pala Bogor

Bogor, Beritainti.com – Program pemberdayaan AURA (Akses Usaha Rakyat) dari BRI Peduli kembali menunjukkan komitmennya dalam mengangkat ekonomi kerakyatan.

Program AURA BRI Perkuat KWT Bina Tani Mysari Pala Bogor

Bogor, Beritainti.com – Program pemberdayaan AURA (Akses Usaha Rakyat) dari BRI Peduli kembali menunjukkan komitmennya dalam mengangkat ekonomi kerakyatan. Kali ini, Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Tani Mysari Pala yang berlokasi di kawasan Bogor, Jawa Barat, menjadi salah satu penerima manfaat utama yang berhasil mentransformasi komoditas lokal menjadi produk bernilai tinggi.

Berawal dari sekadar pemanfaatan hasil kebun pala yang melimpah, kelompok yang beranggotakan 24 perempuan ini kini telah mampu memproduksi aneka olahan seperti sirup pala, manisan, minyak atsiri, hingga bumbu masak instan berbasis rempah. Dukungan pelatihan, pendampingan, dan akses pemasaran dari BRI Peduli menjadi motor penggerak transformasi tersebut.

Awal Mula: Dari Pala Terbuang ke Ide Usaha Bersama

Kisah KWT Bina Tani Mysari Pala bermula pada tahun 2018. Kala itu, mayoritas warga di desa mereka menggantungkan hidup dari hasil kebun pala, namun hanya menjual dalam bentuk biji mentah dengan harga yang sangat fluktuatif. Musim panen raya sering menyebabkan harga anjlok, sementara banyak daging buah pala terbuang percuma. Melihat kondisi ini, sekelompok ibu rumah tangga berinisiatif membentuk kelompok tani untuk mencari alternatif pengolahan.

  1. 2018 – Terbentuknya KWT Bina Tani Mysari Pala dengan 15 anggota perintis. Modal awal dikumpulkan secara swadaya untuk membeli peralatan sederhana.
  2. 2019 – Kelompok mulai bereksperimen membuat sirup pala dan dodol pala. Penjualan masih terbatas di sekitar pasar tradisional Bogor.
  3. 2020 – Pandemi menghambat pemasaran. Omzet anjlok hingga 60%, banyak anggota yang nyaris mundur karena ketidakpastian ekonomi.

Masuknya Program AURA BRI Peduli: Babak Baru Pemberdayaan

Titik balik terjadi pada kuartal pertama 2023, saat BRI Peduli melalui program AURA menyasar KWT Bina Tani sebagai salah satu mitra binaan di sektor pertanian dan pengolahan pangan. Program ini tidak sekadar menyalurkan bantuan modal, tetapi mengedepankan pendampingan terpadu yang mencakup peningkatan kapasitas produksi, legalitas usaha, hingga strategi pemasaran modern.

  1. Februari 2023 – Tim pendamping BRI Peduli melakukan asesmen kebutuhan kelompok. Ditemukan bahwa kendala utama adalah alat pengering pala yang tak memadai, kemasan tak standar, dan belum adanya izin edar BPOM.
  2. Maret 2023 – Pelatihan pertama digelar: higienitas produksi pangan dan teknik pengemasan vakum. Sebanyak 24 anggota mengikuti pelatihan intensif selama 5 hari.
  3. April 2023 – BRI Peduli menyalurkan bantuan peralatan berupa mesin pengering (food dehydrator), mesin pengemas vakum, dan etalase produk untuk pameran.

Pelatihan Berlapis dan Pendampingan Manajemen Usaha

Usai intervensi awal, program berlanjut ke tahap penguatan kelembagaan. Kelompok diajari menghitung harga pokok produksi, mengelola arus kas, hingga mendesain varian produk yang sesuai selera pasar. Salah satu terobosan penting adalah pengembangan minyak atsiri dari sisa daging buah pala yang semula terbuang.

  1. Mei – Juli 2023 – Rangkaian workshop manajemen keuangan dan digital marketing. Anggota diajarkan fotografi produk dengan ponsel dan penulisan deskripsi produk di marketplace.
  2. Agustus 2023 – Pengurusan izin PIRT dan sertifikasi halal difasilitasi penuh oleh BRI Peduli. Legalitas ini membuka pintu bagi produk untuk menembus toko oleh-oleh modern dan swalayan.
  3. September 2023 – Produk baru, "Myrisa Pala Oil" (minyak urut aromaterapi berbasis pala), resmi diluncurkan di pameran UMKM Kota Bogor. Respons pasar positif, mendorong kepercayaan diri anggota.

Pemasaran Digital dan Perluasan Jaringan

Pendampingan tidak berhenti di produksi. BRI Peduli menggandeng Localheroes.id, platform inkubator UMKM digital, untuk mengkurasi produk KWT Bina Tani agar layak tampil di kanal penjualan online seperti Tokopedia, Shopee, dan Blanja.com. Pelatihan khusus live streaming juga diberikan untuk memanfaatkan tren social commerce.

  1. Oktober 2023 – Toko resmi KWT Bina Tani Mysari Pala terverifikasi di Shopee dan Tokopedia. Dalam tiga bulan pertama, omzet dari penjualan daring mencapai Rp. 8,3 juta.
  2. Desember 2023 – Produk dipamerkan di BRI Micro & SME Expo 2023, menghasilkan koneksi bisnis dengan tiga reseller dari Jakarta dan Bandung.
  3. Pertengahan 2024 – Omzet bulanan menembus angka Rp. 25 juta, naik 400% dibanding era prapandemi. Rata-rata anggota menerima bagi hasil sebesar Rp. 800.000-1.200.000 per bulan.

Testimoni dan Harapan ke Depan

"Dulu kami cuma bisa jual pala mentah, kadang malah busuk karena tidak laku. Sekarang, berkat BRI Peduli, kami punya 9 varian produk yang sudah ber-merk dan laku di marketplace. Kepercayaan diri ibu-ibu meningkat drastis," ujar Siti Maemunah (47), Ketua KWT Bina Tani Mysari Pala, saat ditemui di sela-sela produksi pekan lalu.

Pihak BRI Peduli juga menegaskan bahwa model pemberdayaan ini akan terus direplikasi. Wakil Direktur Utama BRI, Budi Herawan, dalam kunjungan ke sentra binaan di Bogor menyatakan komitmen lembaganya untuk memperluas program serupa ke kelompok usaha berbasis komunitas lainnya di Jawa Barat.

Saat ini, KWT Bina Tani tengah bersiap meluncurkan produk edisi ekspor berupa bumbu rendang instan berbasis rempah pala untuk pasar Malaysia. Rencana pelatihan pengurusan izin ekspor telah diagendakan pada triwulan mendatang. Transformasi ini menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi modal sosial masyarakat, inovasi produk, dan pendampingan korporasi yang tepat sasaran mampu melahirkan pusat-pusat ekonomi baru dari akar rumput.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User