Media Asing Soroti Bocah Indonesia Tiru Kontroversi Argentina-Mesir

Sejumlah media internasional menyorot aksi sekelompok anak-anak Indonesia yang viral karena menirukan kontroversi panas dalam laga Argentina melawan Mesir

Media Asing Soroti Bocah Indonesia Tiru Kontroversi Argentina-Mesir

Sejumlah media internasional menyorot aksi sekelompok anak-anak Indonesia yang viral karena menirukan kontroversi panas dalam laga Argentina melawan Mesir di Piala Dunia 2026. Video yang awalnya diunggah di TikTok ini telah ditonton lebih dari 15 juta kali dan menarik perhatian media seperti Marca, The Sun, hingga ESPN.

Kronologi Insiden Panas Argentina vs Mesir

Pertandingan fase grup Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir yang digelar di Stadion MetLife, New Jersey, pada 3 Juli 2026, diwarnai sejumlah keputusan kontroversial wasit. Pada menit ke-89, penyerang Argentina, Julián Álvarez, mencetak gol kemenangan setelah bola mengenai tangannya dalam proses penguasaan. Wasit asal Spanyol, Antonio Mateu Lahoz, tetap mengesahkan gol meskipun pemain Mesir melakukan protes keras.

Akibatnya, terjadi kericuhan di lapangan. Bek Mesir, Ahmed Hegazy, mendorong wasit hingga menerima kartu merah langsung. Rekan-rekannya mengepung ofisial pertandingan, dan laga sempat terhenti selama delapan menit. Federasi Sepak Bola Mesir kemudian mengajukan protes resmi ke FIFA, namun hasil tidak berubah.

Video Anak-anak Indonesia Tiru Adegan Kontroversial

Tak butuh waktu lama bagi momen panas itu untuk menyebar ke penjuru dunia. Di Indonesia, sekelompok anak laki-laki berusia sekitar 8-12 tahun di sebuah kampung di Kabupaten Bandung merekam ulang insiden tersebut dengan peralatan seadanya. Menggunakan bola plastik dan gawang dari kayu, mereka memainkan peran layaknya Álvarez, Hegazy, dan wasit.

Video berdurasi 1 menit 47 detik itu menampilkan adegan yang sangat mirip: seorang anak berpura-pura mencetak gol dengan tangan, lalu anak yang berperan sebagai pemain Mesir “mendorong” wasit cilik hingga terjatuh. Adegan tersebut diakhiri tawa lepas dan komentar khas “wasit gila!” yang membuat video ini semakin jenaka.

Unggahan akun @sepakbolaholic_id di TikTok menjadi viral dengan lebih dari 15,4 juta tayangan dan 2,1 juta likes dalam waktu 48 jam. Warganet Indonesia ramai-ramai memuji kreativitas anak-anak tersebut, meski sebagian mengingatkan tentang bahaya menormalisasi kekerasan terhadap wasit.

Media Asing Angkat Kisah Ini

Viralnya video itu akhirnya menembus radar media internasional. Surat kabar olahraga Spanyol, Marca, menulis artikel berjudul “Cuando los niños de Indonesia recrean la polémica del Mundial” (Ketika anak-anak Indonesia menciptakan ulang kontroversi Piala Dunia). Artikel itu menyebut reka ulang tersebut sebagai “sindiran polos namun tajam” terhadap kontroversi yang mengguncang turnamen.

Sementara itu, portal asal Inggris, The Sun, menampilkan tangkapan layar video dengan judul “Indonesian kids hilariously mock Argentina's handball goal against Egypt”. Media Amerika, ESPN FC, membahasnya dalam segmen “Around the World” dan menyebut fenomena ini menunjukkan bagaimana teknologi dan viralitas membuat Piala Dunia menjadi milik semua orang, bahkan anak-anak di pelosok Indonesia.

Media Jepang, NHK, juga menyoroti sisi unik: “インドネシアの子供たちがW杯の物議を再現” (Anak-anak Indonesia mereproduksi kontroversi Piala Dunia). Mereka mengaitkannya dengan antusiasme sepak bola di Asia Tenggara.

Daftar Media Asing yang Meliput

  • Marca (Spanyol): “Cuando los niños de Indonesia recrean la polémica del Mundial”
  • The Sun (Inggris): “Indonesian kids hilariously mock Argentina's handball goal”
  • ESPN FC (AS): Segmen khusus “Around the World”
  • NHK (Jepang): Tayangan berita pagi dengan analisis budaya pop

Respon Pemerintah dan Pakar

Menanggapi viralnya video tersebut, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI melalui Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga menyampaikan tanggapan. “Kami senang melihat gairah anak-anak terhadap sepak bola. Namun orang tua harus mendampingi agar anak-anak tidak meniru kekerasan di lapangan,” ujar Deputi Ahmad Faisal dalam keterangan pers, Kamis (9/7/2026).

Psikolog anak dari Universitas Indonesia, Dr. Ratna Dewi, mengingatkan bahwa anak-anak cenderung meniru apa yang mereka lihat tanpa memahami konteks. “Jika dibiarkan, ini bisa membentuk persepsi bahwa melawan wasit adalah hal biasa. Edukasi perlu didorong dengan menonton tayangan sepak bola bersama dan memberi pemahaman tentang sportivitas,” katanya.

Di sisi lain, mantan pemain Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas, melihatnya dari sudut pandang positif. “Ini bukti bahwa sepak bola begitu kuat menyatukan kita. Anak-anak ini hanya ingin merasakan atmosfer Piala Dunia dengan caranya sendiri,” ungkap Bepe melalui akun Instagram-nya.

Meski sempat menuai pro dan kontra, fenomena ini membuktikan bahwa gelaran Piala Dunia 2026 tidak hanya dinikmati di lapangan, tetapi juga melahirkan gelombang kreativitas spontan di berbagai belahan dunia, termasuk dari gang-gang sempit di Indonesia.

[SOCIAL_TWEET]: Bocah Indonesia tiru kontroversi panas Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026, media asing pun ikut soroti. Dari Marca sampai NHK menuliskan aksi kreatif anak-anak kampung. #PialaDunia2026 #Viral #SepakBolaIndonesia[SOCIAL_TG]: ⚽️🔥 Viral! Anak-anak Indonesia bikin media asing meliput aksi kocak mereka saat tiru kontroversi Argentina vs Mesir. Yuk baca!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User