Olmo Bersinar, Spanyol Singkirkan Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026

Skor akhir 2-1 mengukir laga dramatis di Stadion Dallas, Arlington, Texas, pada 7 Juli 2026, ketika Spanyol berhasil menggulingkan Portugal di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Dani Olmo tampil sebagai...

Olmo Bersinar, Spanyol Singkirkan Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026

Skor akhir 2-1 mengukir laga dramatis di Stadion Dallas, Arlington, Texas, pada 7 Juli 2026, ketika Spanyol berhasil menggulingkan Portugal di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Dani Olmo tampil sebagai bintang lapangan dengan satu gol dan satu assist yang membawa La Furia Roja melaju ke perempat final. Penguasaan bola Spanyol mencapai 58 persen dengan 7 shots on target dari total 14 tembakan, sementara Portugal hanya mampu melepaskan 4 shots on target dari 9 percobaan sepanjang 90 menit plus injury time.

Babak Pertama: Dominasi Tiki-Taka Spanyol

Menit ke-5, Spanyol langsung menunjukkan agresivitas melalui formasi 4-3-3 yang dihuni starting XI pilihan Luis de la Fuente. Dani Olmo berposisi sebagai inverted winger di sayap kiri, sering memotong ke dalam untuk menciptakan overload di lini tengah bersama Pedri dan Rodri. Portugal yang mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan Bruno Fernandes sebagai false 10 kesulitan keluar dari tekanan high press Spanyol.

Menit ke-23, Alvaro Morata melepaskan tendangan voli dari kotak penalti usai menerima umpan silang dari Carvajal, namun kiper Diogo Costa berhasil melakukan reflex save yang membuat bola melambung ke sudut lapangan. Tiga menit berselang, Portugal membalas melalui transisi cepat. Rafael Leao melesat dari sayap kiri dan melepaskan tembakan kaki kanan yang masih menyamping di sisi gawang Unai Simon.

Gol pembuka tercipta di menit ke-34. Dani Olmo menerima bola di luar kotak penalti setelah serangkaian one-touch passing yang melibatkan Pedri dan Lamine Yamal. Olmo menggiring bola ke kanan, membuat cutback yang mengecoh Joao Cancelo, lalu melepaskan tendangan curling dengan kaki kanan yang bersarang di sudut atas gawang. Skor 1-0 untuk Spanyol. Hingga jeda babak, penguasaan bola Spanyol mencapai 62 persen dengan 5 shots on target, sementara Portugal belum mampu mengonversi peluang menjadi tembakan tepat sasaran.

Dani Olmo: Motor Serangan La Furia Roja

Performa Dani Olmo di laga ini bukan sekadar soal gol pembuka. Pemain berusia 28 tahun itu mencatatkan 87 persen akurasi umpan, 3 key passes, dan 4 successful dribbles. Pergerakannya sebagai second striker di belakang Morata membuat back line Portugal yang diperkuat Ruben Dias dan Pepe harus bekerja ekstra keras mengawal pergerakan tanpa bola.

Menit ke-51, Olmo kembali mengancam dengan tendangan dari luar kotak penalti yang membentur mistar gawang setelah defleksi kecil dari Pepe. Portugal kemudian melakukan substitusi taktis dengan memasukkan Joao Felix untuk memperkuat lini serang, namun Spanyol tetap mengontrol ritme pertandingan melalui trio gelandang yang superior dalam duel-duel di lini tengah.

"Dani bermain di level yang berbeda malam ini. Ia memahami ruang dengan brilian, dan golnya menunjukkan kualitas teknik kelas dunia. Ini adalah penampilan yang sempurna dari seorang pemain timnas Spanyol," ujar Luis de la Fuente usai laga.

Menit ke-67, Olmo memberikan assist untuk gol kedua Spanyol. Ia mengirimkan through ball tajam dari tengah lapangan yang menembus line pertahanan Portugal, diterima Lamine Yamal yang melesat dari posisi onside setelah konfirmasi VAR. Yamal yang berlari dari sayap kanan kemudian melepaskan tendangan rendah ke tiang jauh yang tak mampu dijangkau Costa. Assist tersebut menegaskan visi permainan Olmo yang selalu mencari celah di antara ketatnya pertahanan lawan.

Babak Kedua: Perlawanan Portugal dan Drama VAR

Portugal tidak menyerah begitu saja. Menit ke-78, mereka berhasil memperkecil skor menjadi 2-1 melalui gol Cristiano Ronaldo. Umpan silang dari Bernardo Silva dari sayap kanan dihalau oleh Aymeric Laporte, namun bola muntah jatuh di kaki Ronaldo yang langsung melepaskan half-volley dari jarak 12 yard. Unai Simon sempat menyentuh bola namun tidak cukup kuat untuk menepisnya. Portugal kemudian menaikkan intensitas serangan dalam 10 menit terakhir.

Drama terjadi di menit ke-84 ketika Ronaldo kembali menyarangkan bola usai menerima umpan terobosan. Namun, asisten wasit mengangkat bendera offside. Setelah ditinjau melalui VAR selama dua menit, keputusan offside stand. Beberapa menit kemudian, Joao Palhinha menerima kartu kuning setelah melakukan tactical foul terhadap Olmo yang sedang melakukan counter attack. Spanyol kemudian beralih ke formasi 5-4-1 dengan memasukkan Nacho untuk memperkuat pertahanan dan menjaga keunggulan.

Wasit meniup peluit panjang usai tambahan waktu empat menit. Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Spanyol. Unai Simon mencatatkan 3 saves dan memastikan timnya tidak kebobolan gol kedua, meski gagal meraih clean sheet. Spanyol berhak melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 berkat kontribusi gemilang Dani Olmo yang terlibat langsung dalam kedua gol kemenangan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User