Mini Soccer Bulog: Merajut Sinergi Ketahanan Pangan
Perum Bulog sukses menggelar sebuah turnamen mini soccer persahabatan bertajuk "Bulog Mini Soccer Fun Match" yang berlangsung di lapangan sintetis kawasan Bintaro, Tangerang, pada Sabtu, 11 Juli 2026....
Perum Bulog sukses menggelar sebuah turnamen mini soccer persahabatan bertajuk "Bulog Mini Soccer Fun Match" yang berlangsung di lapangan sintetis kawasan Bintaro, Tangerang, pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kegiatan yang dihelat sebagai ajang mempererat hubungan antara insan Bulog dengan berbagai pemangku kepentingan ini mempertemukan dua tim andalan: tim internal Bulog FC berhadapan dengan Mitra Stakes FC, yang dihuni oleh perwakilan mitra kerja, asosiasi petani, serta instansi pemerintah terkait. Sorak sorai dan semangat kompetisi sehat mewarnai laga yang digelar dalam format dua babak 25 menit tersebut.
Gol Cepat dan Drama di Lapangan Sintetis
Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit nasional Dadang Suhendra, kedua tim langsung mempertontonkan permainan ofensif dengan tempo tinggi. Menit ke-7, striker andalan Bulog FC, Reza Fahlevi, membuka skor melalui sebuah penetrasi menusuk dari sisi kanan pertahanan Mitra Stakes. Umpan terukur gelandang serang Arifin Hidayat berhasil dikonversi menjadi gol lewat sepakan mendatar yang mengoyak sisi kiri gawang. Keunggulan 1-0 tidak bertahan lama. Hanya berselang tiga menit, Mitra Stakes FC menyamakan kedudukan melalui aksi individu luar biasa dari winger lincah mereka, Denny Pratama, yang melewati dua bek sebelum melesakkan bola ke sudut atas gawang yang dikawal kiper senior Bulog, Hendro Wibowo.
Pertandingan semakin memanas saat memasuki menit ke-18. Sebuah kemelut di kotak penalti Mitra Stakes berhasil dimaksimalkan oleh gelandang bertahan Bulog, Andi Susanto, yang dengan dingin menceploskan bola muntah. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum. Memasuki paruh kedua, Mitra Stakes FC yang menerapkan formasi 3-4-2-1 mulai mendominasi penguasaan bola. Statistik mencatat, penguasaan bola Mitra Stakes pada babak kedua mencapai 57%, dengan menciptakan empat shots on target dari tujuh percobaan. Tekanan itu membuahkan gol penyama di menit ke-37 melalui sundulan bek tengah Hendra Gunawan memanfaatkan sepak pojok yang dieksekusi oleh gelandang serang Rizky Maulana. Skor imbang 2-2 membuat tempo permainan kian sengit.
Statistik Pertandingan dan Starting XI
Data lengkap yang dihimpun dari panitia mencatatkan sejumlah angka menarik. Bulog FC melepaskan total 10 tembakan dengan 6 mengarah ke gawang, sementara Mitra Stakes FC menorehkan 9 tembakan dengan 5 tepat sasaran. Penguasaan bola secara keseluruhan sedikit dikuasai Mitra Stakes dengan 52% berbanding 48%. Pelanggaran yang terjadi relatif minim, hanya ada dua kartu kuning yang dikeluarkan wasit, masing-masing untuk bek Bulog FC di menit ke-41 dan gelandang Mitra Stakes di menit ke-44. Formasi starting XI Bulog FC adalah 4-4-2 klasik: kiper Hendro Wibowo; empat bek sejajar: Rudi Hartono, Budi Santoso, Dimas Arya, dan Yudi Hermawan; empat gelandang: Andi Susanto, Arifin Hidayat, Fajar Nugroho, dan Bayu Saputra; dua ujung tombak: Reza Fahlevi dan Adi Pratama. Sementara itu, Mitra Stakes FC mengusung formasi 3-4-2-1 dengan tiga bek: Hendra Gunawan, Sigit Pramono, Rian Andika; empat gelandang: Denny Pratama, Rizky Maulana, Eka Putra, dan Agus Salim; dua penyerang lubang: Yudha Setiawan dan Doni Kurniawan; serta striker tunggal: Hanif Abdillah.
Pesan Kolaborasi di Balik Kemeriahan
Meski laga berjalan penuh semangat juang, tujuan utama acara tetap pada penguatan sinergi lintas sektor untuk ketahanan pangan nasional. Selepas pertandingan yang berakhir imbang 2-2 itu—tanpa adu penalti karena format persahabatan—Direktur Utama Perum Bulog, yang dalam sambutannya diwakili oleh Direktur Operasional dan Pelayanan Publik, menyampaikan bahwa kegiatan olahraga semacam ini merupakan metafora dari kerja sama yang dibutuhkan dalam menjaga stok dan stabilitas harga pangan. “Seperti di lapangan mini soccer, setiap elemen memiliki peran. Petani, penggiling, distributor, hingga Bulog harus terus bergerak bersama, melakukan operan yang tepat, agar gol kesejahteraan dan ketersediaan pangan bisa terus kita cetak bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya di sela-sela acara.
Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Kementerian Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan Tangerang Selatan, serta sejumlah asosiasi petani dan pengusaha penggilingan padi. Mereka turut menyambut baik inisiatif ini. Ketua Umum Asosiasi Penggilingan Padi Indonesia (APPINDO) menyebut bahwa komunikasi yang cair melalui kegiatan nonformal seperti mini soccer mampu mencairkan kebekuan birokrasi. “Kami jadi lebih mudah berdiskusi soal realita di lapangan terkait serapan gabah dan distribusi beras. Ini langkah cerdas dari Bulog,” katanya. Dengan begitu, Bulog Mini Soccer Fun Match tidak sekadar menjadi ajang adu taktik dan fisik, melainkan menjadi panggung untuk merajut komitmen bersama demi ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Comments (0)