Merino Ukir Rekor, Spanyol Singkirkan Belgia di Perempatfinal

Skor akhir 2-1 memastikan langkah Spanyol ke semifinal Piala Dunia 2026, namun angka itu hanya menceritakan sebagian kecil dari drama yang tersaji di Stadion MetLife, New Jersey. Mikel Merino bukan se...

Merino Ukir Rekor, Spanyol Singkirkan Belgia di Perempatfinal

Skor akhir 2-1 memastikan langkah Spanyol ke semifinal Piala Dunia 2026, namun angka itu hanya menceritakan sebagian kecil dari drama yang tersaji di Stadion MetLife, New Jersey. Mikel Merino bukan sekadar pencetak gol kemenangan — ia menorehkan namanya dalam buku sejarah sebagai pemain Spanyol pertama yang mencetak gol di empat pertandingan fase gugur Piala Dunia secara beruntun. Sebuah pencapaian yang bahkan belum pernah disentuh oleh legenda seperti David Villa, Raúl, atau Fernando Torres.

Babak Pertama: Dominasi Tanpa Hasil

Spanyol membuka laga dengan formasi 4-3-3 andalan Luis de la Fuente. Pedri, Gavi, dan Rodri menguasai lini tengah, memaksa Belgia bertahan dalam blok rendah 5-4-1 racikan pelatih anyar mereka, Vincent Kompany. Penguasaan bola Tim Matador menyentuh angka 68% di 45 menit pertama, namun Belgia justru menciptakan peluang paling berbahaya melalui skema serangan balik cepat.

Menit ke-17, Jeremy Doku menusuk dari sisi kiri dan melepaskan umpan tarik yang nyaris disambar Romelu Lukaku. Beruntung bagi Spanyol, Unai Simón bereaksi cepat dengan kaki kirinya. Statistik shots on target babak pertama memperlihatkan ironi: Belgia mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran berbanding dua milik Spanyol, meski hanya memegang 32% penguasaan bola.

Kebuntuan Spanyol tak lepas dari disiplinnya lini belakang Belgia. Wout Faes dan Zeno Debast tampil prima, memenangi total sembilan duel udara dan memblokir tiga percobaan tembakan dari luar kotak penalti. Álvaro Morata frustrasi, dua kali terjebak offside dan hanya mencatatkan satu sentuhan di kotak penalti lawan sepanjang babak pertama.

Babak Kedua: Gol, VAR, dan Momen Bersejarah

Kebuntuan pecah di menit ke-54. Kombinasi umpan pendek antara Pedri dan Gavi menciptakan celah, dan Nico Williams yang baru masuk di babak kedua melepaskan umpan silang mendatar dari sisi kanan. Morata menyambut dengan tendangan first-time yang sempat mengenai tiang sebelum bergulir masuk. Gol keenam Morata di turnamen ini, sekaligus memecahkan rekor gol Spanyol dalam satu edisi Piala Dunia yang sebelumnya dipegang Villa dan Emilio Butragueño.

Namun keunggulan itu hanya bertahan delapan menit. Menit ke-62, Belgia mendapat hadiah tendangan penalti setelah tinjauan VAR. Pau Torres dinilai melakukan handball saat berusaha memblokir tembakan Kevin De Bruyne. Lukaku maju sebagai eksekutor dan dengan dingin mengirim bola ke sudut kiri bawah, menjebol gawang Simón yang bergerak ke arah berlawanan. Skor 1-1, tensi pertandingan melonjak drastis.

De la Fuente merespons dengan memasukkan Mikel Merino di menit ke-70, menggantikan Gavi. Keputusan yang akan dikenang sebagai salah satu pergantian pemain paling brilian dalam sejarah Piala Dunia. Enam menit berselang, tepatnya di menit ke-76, sepak pojok Pedri melambung ke tiang jauh. Aymeric Laporte memenangi duel udara dan mengarahkan bola ke tengah. Di tengah kerumunan pemain Belgia, Merino muncul tanpa kawalan dan menyambar bola dengan voli kaki kiri dari jarak tujuh meter. Bola menghujam deras ke atap gawang Koen Casteels. Gol. Sejarah.

Dengan gol tersebut, Merino menjadi pemain Spanyol pertama yang mencetak gol di babak 16 besar, perempat final, semifinal (2022), dan kini perempat final 2026 secara berturut-turut. Pencapaian yang menempatkannya sejajar dengan deretan elite global seperti Miroslav Klose dan Ronaldo Nazário yang juga memiliki rentetan gol panjang di fase gugur.

Statistik Kunci dan Jalan Menuju Semifinal

Angka akhir mempertegas narasi pertandingan: Spanyol mencatatkan penguasaan bola 63%, melepaskan 16 tembakan dengan 7 tepat sasaran, sementara Belgia hanya mencatatkan 9 tembakan dan 4 on target. Akurasi umpan Spanyol mencapai 89% (612 dari 687 umpan sukses), dengan Pedri sebagai metronom lini tengah yang mencatatkan 104 umpan akurat — tertinggi di lapangan.

Belgia sebenarnya tampil lebih efisien di babak pertama, namun kehilangan kreativitas setelah De Bruyne mengalami penurunan performa di 30 menit terakhir. Sang playmaker hanya mencatatkan dua umpan kunci sepanjang laga, jauh di bawah standar biasanya. Kartu kuning yang diterima Youri Tielemans di menit ke-81 akibat protes ke wasit juga merusak momentum Belgia yang tengah berusaha menyamakan kedudukan.

"Saya selalu percaya pada Mikel. Dia punya insting sebagai gelandang box-to-box yang tidak dimiliki banyak pemain. Golnya malam ini bukan keberuntungan, itu buah dari kerja kerasnya membaca ruang," ujar Luis de la Fuente dalam konferensi pers pasca-pertandingan.

Di semifinal, Spanyol akan menghadapi pemenang laga antara Brasil dan Portugal — dua raksasa yang juga memburu tiket final. Dengan performa Merino yang sedang berada di puncak, ditambah solidnya lini tengah yang dikomandoi Rodri, La Roja punya modal kuat untuk mengulang kejayaan 2010. Satu hal yang pasti: nama Mikel Merino kini abadi dalam catatan emas Piala Dunia, dan perjalanannya belum berakhir.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User