Mbappe Hat-Trick Bawa Madrid Hancurkan City 3-1 di Bernabeu

Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas Manchester City pada leg kedua playoff 16 besar Liga Champions 2024/2025, Kamis (20/2/2025) dini hari WIB, di Stadion Santiago Bernabeu. Kylian Mbappe menjadi bin...

Mbappe Hat-Trick Bawa Madrid Hancurkan City 3-1 di Bernabeu

Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas Manchester City pada leg kedua playoff 16 besar Liga Champions 2024/2025, Kamis (20/2/2025) dini hari WIB, di Stadion Santiago Bernabeu. Kylian Mbappe menjadi bintang utama dengan hat-trick yang lahir pada menit ke-4, menit ke-33, dan menit ke-61. Kemenangan ini mengunci agregat 6-3 untuk Los Blancos setelah leg pertama berakhir 3-2 di Etihad Stadium.

Sejak peluit kick-off, Madrid tampil menekan dengan formasi 4-3-3. Vinicius Junior dan Rodrygo Goes melebar maksimal, sementara Jude Bellingham menjadi penghubung antara lini tengah dan trisula depan. Manchester City yang datang dengan skema 4-2-3-1 justru kehilangan kontrol di sepertiga akhir lapangan. Penguasaan bola akhir laga tercatat 48 persen untuk Madrid dan 52 persen untuk City, tetapi efektivitas tuan rumah jauh lebih tajam dengan 7 shots on target berbanding 3 milik tamu.

Babak Pertama: Mbappe Buka Pesta dalam Empat Menit

Menit ke-4, Bernabeu meledak. Umpan terobosan Raul Asencio dari lini belakang membelah dua bek tengah City. Mbappe berlari di antara Ruben Dias dan Nathan Ake, lalu melepaskan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti yang tidak mampu dijangkau Ederson. Skor 1-0. Gol itu menjadi salah satu gol tercepat Madrid di fase gugur Liga Champions dalam satu dekade terakhir.

City berusaha merespons melalui Erling Haaland dan Phil Foden. Menit ke-14, Foden memaksa Thibaut Courtois melakukan penyelamatan penting setelah sepakan melengkung dari tepi kotak penalti. Namun lini belakang Madrid yang dikawal Antonio Rudiger dan Asencio tampil disiplin, beberapa kali memakai jebakan offside untuk mematikan pergerakan Haaland. VAR sempat meninjau satu insiden di menit ke-27, tetapi wasit tidak menemukan pelanggaran berarti.

Menit ke-33, Madrid menggandakan keunggulan. Rodrygo menerima bola di sisi kanan, melewati Josko Gvardiol, lalu mengirim umpan silang rendah. Mbappe kembali muncul di posisi tepat dan menyapu bola masuk dari jarak dekat. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Statistik babak pertama: Madrid unggul 4-1 dalam shots on target dan menciptakan 6 peluang dari dalam kotak penalti.

Babak Kedua: Hat-Trick dan Clean Sheet yang Terkoyak

Pep Guardiola merombak lini tengah dengan memasukkan Mateo Kovacic dan Jeremy Doku untuk menambah daya gedor. Namun Madrid justru memperlebar jarak. Menit ke-61, Bellingham melakukan pressing tinggi, merebut bola dari Bernardo Silva, lalu melepas umpan pendek ke Mbappe. Penyerang asal Prancis itu menusuk ke sisi kiri kotak penalti dan melepaskan tembakan silang yang menembus sisi jauh gawang Ederson. Hat-trick sempurna bagi Mbappe, skor 3-0, dan Bernabeu bergemuruh.

City mendapatkan gol hiburan pada menit ke-78 lewat sundulan Haaland memanfaatkan umpan silang Doku. Itu menjadi satu-satunya celah dalam pertahanan Madrid malam ini, sekaligus merusak catatan clean sheet Courtois. kartu kuning dikeluarkan wasit untuk Rudiger pada menit ke-72 dan Kovacic pada menit ke-84 akibat pelanggaran taktis di lini tengah. Hingga menit ke-90+4, Madrid tetap mengendalikan tempo dengan penguasaan bola yang lebih efisien di area kunci.

Dengan hasil ini, Madrid melaju ke babak 16 besar dengan agregat 6-3. Mbappe mengoleksi 4 gol dalam dua leg melawan City, mempertegas statusnya sebagai mesin gol baru Los Merengues di kompetisi Eropa.

Analisis Taktik: Pressing Madrid Menghapus Identitas City

Kunci kemenangan Madrid terletak pada pressing terarah di sepertiga tengah. Bellingham dan Federico Valverde secara bergantian menutup jalur passing ke Rodri, memaksa City membangun serangan lewat sisi luar yang lebih mudah dibaca. Formasi 4-3-3 Madrid berubah menjadi 4-4-2 saat bertahan, dengan Vinicius dan Mbappe menutup dua bek tengah City. Hal ini membuat Ederson terpaksa melakukan 9 umpan panjang, hanya 4 yang menemui rekan setim.

City gagal memanfaatkan keunggulan penguasaan bola karena minim penetrasi. Mereka hanya menciptakan 2 peluang dari set piece dan tidak ada satu pun serangan balik cepat yang berbuah shots on target. Guardiola tampak kehabisan opsi ketika Kevin De Bruyne dijaga ketat oleh Dani Ceballos, sementara Haaland terisolasi di kotak penalti dengan rata-rata hanya 18 sentuhan sepanjang laga.

“Kylian menunjukkan level pemain terbaik dunia malam ini. Tiga gol, tiga cara berbeda. Kami menekan mereka sejak detik pertama dan tidak memberi ruang bernapas,” ujar Carlo Ancelotti dalam konferensi pers usai laga.
“Kami kalah pada duel-duel kunci. Madrid lebih tajam, dan ketika Anda memberi Mbappe ruang sekecil apa pun, dia menghukum Anda. Ini malam yang menyakitkan,” kata Pep Guardiola.

Madrid kini menCatatkan 18 shots total dengan 7 mengarah ke gawang, sementara City 11 shots dan hanya 3 on target. Efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda mutlak. Mbappe menyelesaikan laga dengan 5 shots on target, 3 gol, dan 1 peluang kunci tercipta. Hat-trick ini menambah koleksi golnya di Liga Champions musim ini menjadi 9 gol dari 10 penampilan, menjadikannya top skor sementara kompetisi antarklub paling prestisius di Eropa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User