Mbappe Bersinar, Real Madrid Tumbangkan Manchester City 3-1 di Bernabeu
Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Real Madrid atas Manchester City di Santiago Bernabeu pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2024/2025, Kamis (20/2/2025) dini hari WIB. Kylian Mbappe membuka k...
Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Real Madrid atas Manchester City di Santiago Bernabeu pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2024/2025, Kamis (20/2/2025) dini hari WIB. Kylian Mbappe membuka keran gol pada menit ke-12 sebelum Los Blancos memastikan keunggulan agregat yang nyaman berkat penampilan klinis di lini serang.
Babak Pertama: Madrid Efisien, City Frustrasi
Carlo Ancelotti menurunkan starting XI dengan formasi 4-3-3 yang ofensif. Andriy Lunin berdiri di bawah mistar, dibackup oleh back four Ferland Mendy, Antonio Ruediger, Aurelien Tchouameni yang dimainkan sebagai center-back, dan Lucas Vazquez. Di lini tengah, Eduardo Camavinga, Federico Valverde, dan Jude Bellingham mengisi trio midfield dengan instruksi transisi cepat.
Menit ke-12, kecepatan Mbappe meledak. Menerima umpan terobosan dari Vinicius Junior di sisi kiri, striker Prancis itu memperdaya Kyle Walker dengan body feint sebelum melepaskan tendangan rendah ke sudut bawah gawang Ederson. Skor menjadi 1-0 untuk tuan rumah, dengan assist gemilang dari Vinicius yang memanfaatkan transisi cepat.
Manchester City, yang mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan Erling Haaland sebagai ujung tombak, mencoba membalas melalui penguasaan bola yang dominan. Penguasaan bola The Citizens mencapai 58 persen pada 45 menit pertama, namun shots on target mereka hanya terhitung dua kali. Tendangan Phil Foden pada menit ke-23 masih melambung di atas mistar, sementara Kevin De Bruyne pada menit ke-31 dihalau Lunin dengan reflex brilliant.
Madrid menunjukkan efisiensi mematikan. Menit ke-34, sepak pojok Modric diteruskan dengan sundulan powerful oleh Jude Bellingham yang lolos dari jebakan offside setelah dicek VAR. Wasit awalnya mengangkat bendera, tetapi garis virtual menunjukkan bahwa Bellingham masih sejajar dengan Manuel Akanji. Kartu kuning kemudian diterima Bernardo Silva karena protes berlebihan kepada wasit. Skor akhir babak pertama 2-0.
Babak Kedua: City Bangkit, Madrid Membalas
Pep Guardiola melakukan adjusment taktis di interval, memasukkan Jeremy Doku untuk mempercepat sayap kiri. Dampaknya terasa segera. Menit ke-56, Doku mendapat assist dari De Bruyne setelah penetrasi dari sisi kiri, mengirimkan umpan tarik ke kotak penalti di mana Erling Haaland menendang first-time. Bola tembus ke gawang, memperkecil kedudukan menjadi 2-1.
City terus menekan. Shots on target mereka meningkat signifikan, dengan Haaland kembali mengancam pada menit ke-64 namun tendangannya masih bisa ditepis Lunin. Rodri mencoba dari luar kotak penalti pada menit ke-71, tetapi bola melenceng tipis dari tiang gawang.
Ancelotti merespons dengan memperkuat lini tengah, memasukkan Dani Ceballos menggantikan Modric untuk menjaga intensitas. Menit ke-78, serangan balik klasik Madrid mematikan harapan City. Valverde merebut bola di tengah lapangan, meneruskan kepada Rodrygo yang berlari dari sisi kanan. Winger Brasil itu memotong ke dalam dan melepaskan curler dengan kaki kiri yang bersarang di sudut jauh gawang Ederson. Skor akhir kemudian tertulis 3-1.
Analisis Data dan Taktik
Dari sisi statistik, pertandingan ini menunjukkan kontras gaya yang tajam. Meski penguasaan bola Manchester City lebih unggul dengan 54 persen berbanding 46 persen milik Madrid, The Citizens hanya mencatatkan 5 shots on target dari total 14 percobaan. Sementara itu, Real Madrid lebih klinis dengan 8 shots on target dari 12 tembakan, menunjukkan konversi gol yang superior.
Formasi 4-3-3 Madrid beroperasi dengan transisi cepat yang memanfaatkan kecepatan trio depan. Mbappe tercatat menciptakan 3 peluang besar, 1 gol, dan 2 dribel sukses. Di sisi lain, formasi 4-2-3-1 City kesulitan menembus block compact Madrid yang menurunkan defensive line sedikit lebih rendah dari biasanya.
"Kami bermain dengan disiplin taktik yang sempurna. Mbappe memberikan energi luar biasa, tetapi ini adalah kemenangan tim. Clean sheet tidak kami dapatkan, namun respons setelah mereka mencetak gol menunjukkan karakter juara," ujar Ancelotti usai laga.
Dengan hasil ini, Madrid membawa keunggulan dua gol ke Etihad Stadium untuk leg kedua. Meski belum aman menghadapi kekuatan ofensif City di kandang sendiri, penampilan klinis di Bernabeu memberikan modal mental besar. Bagi Guardiola, tugas berat menanti di Manchester untuk membalikkan keadaan agar bisa lolos ke perempat final.
Comments (0)