Liliana Tanoesoedibjo: Fashion Padel Nusantara Tanamkan Budaya kepada Generasi Muda

Kawasan Ampera, Jakarta Selatan, menjadi saksi perpaduan istimewa antara olahraga, fesyen, dan kekayaan budaya Nusantara. Warisan Budaya Indonesia (WBI) menggelar ajang Fashion Padel Nusantara di Marg...

Liliana Tanoesoedibjo: Fashion Padel Nusantara Tanamkan Budaya kepada Generasi Muda

Kawasan Ampera, Jakarta Selatan, menjadi saksi perpaduan istimewa antara olahraga, fesyen, dan kekayaan budaya Nusantara. Warisan Budaya Indonesia (WBI) menggelar ajang Fashion Padel Nusantara di Margot Padel, sebuah perhelatan yang memadukan gaya hidup modern dengan misi pelestarian warisan bangsa. Executive Chairwoman MNC Group, Liliana Tanoesoedibjo, hadir langsung menyambut gelaran ini dan menegaskan pentingnya pendekatan kreatif dalam menanamkan kecintaan budaya kepada generasi muda.

"Lewat gaya hidup dan olahraga, kita bisa memperkenalkan budaya Indonesia kepada generasi muda dengan cara yang menyenangkan, relevan, dan dekat dengan keseharian mereka," ujar Liliana Tanoesoedibjo di sela-sela acara.

Pernyataan itu mencerminkan semangat yang dibawa WBI dalam mengemas perhelatan ini. Alih-alih menghadirkan budaya dalam format formal yang kaku, Fashion Padel Nusantara memilih lapangan padel — arena yang tengah digandrungi kalangan urban — sebagai panggung utama. Hasilnya, suasana acara terasa cair: derap sepatu di atas lapangan berpadu dengan kilau kain tradisional yang dikenakan para peserta dan tamu undangan.

Ketika Wastra Nusantara Turun ke Lapangan Padel

Konsep yang diusung Fashion Padel Nusantara terbilang berani. Elemen fesyen menjadi benang merah yang mengikat aktivitas olahraga dengan identitas budaya. Kain-kain tradisional dari berbagai daerah di Indonesia ditampilkan dalam balutan busana modern, membuktikan bahwa wastra Nusantara mampu berdialog dengan tren gaya hidup kekinian tanpa kehilangan nilai filosofisnya.

Bagi WBI, pendekatan semacam ini adalah strategi yang disengaja. Budaya tidak lagi diposisikan sebagai sesuatu yang jauh dan hanya layak berada di museum atau ruang pamer, melainkan dihadirkan langsung di tengah aktivitas yang dicintai anak muda. Ketika generasi muda merasa bangga mengenakan motif tradisional saat berolahraga atau berkumpul bersama komunitasnya, di situlah proses pewarisan nilai budaya sesungguhnya terjadi.

Kehadiran Liliana Tanoesoedibjo menambah bobot acara ini. Sebagai sosok yang selama ini dikenal aktif mendukung berbagai inisiatif seni dan budaya, ia menilai kolaborasi antara komunitas olahraga dan pelaku kreatif merupakan formula tepat untuk menjangkau publik yang lebih luas, khususnya kalangan usia produktif yang mendominasi komunitas padel di kota-kota besar.

Padel dan Geliat Gaya Hidup Aktif Generasi Urban

Bukan tanpa alasan padel dipilih menjadi kendaraan acara ini. Olahraga raket yang memadukan elemen tenis dan squash tersebut tengah menikmati masa kejayaannya di Indonesia. Lapangan-lapangan baru bermunculan di berbagai penjuru Jakarta dan kota besar lainnya, sementara komunitas pemainnya terus bertumbuh dari kalangan profesional muda, selebritas, hingga pengusaha.

Karakter padel yang sosial — dimainkan secara ganda dalam lapangan berdinding kaca — membuatnya lebih dari sekadar aktivitas fisik. Olahraga ini telah bertransformasi menjadi ruang berkumpul, berjejaring, dan berekspresi. Faktor itulah yang membuat padel menjadi medium efektif untuk menyebarkan pesan budaya: audiensnya datang dengan sukarela, bersemangat, dan terbuka terhadap pengalaman baru.

Margot Padel di kawasan Ampera menjadi lokasi yang representatif untuk misi tersebut. Venue ini dikenal sebagai salah satu titik berkumpulnya komunitas padel ibu kota, sehingga pesan yang dibawa Fashion Padel Nusantara berpotensi menjangkau langsung segmen yang menjadi sasaran utama pelestarian budaya.

Pesan untuk Generasi Penerus Bangsa

Di tengah arus globalisasi yang membuat batas antarbudaya semakin tipis, upaya menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas sendiri menjadi tantangan tersendiri. Liliana menegaskan bahwa generasi muda Indonesia memiliki kekayaan luar biasa dari segi warisan budaya, dan tugas bersama para pemangku kepentingan adalah memastikan warisan itu tetap hidup, dikenal, dan dicintai.

"Generasi muda adalah penerus bangsa. Kalau mereka bangga dengan budayanya sendiri, budaya itu akan terus hidup dan berkembang," tuturnya.

Gelaran Fashion Padel Nusantara diharapkan bukan menjadi acara satu kali, melainkan awal dari rangkaian inisiatif serupa yang terus mengawinkan kreativitas, olahraga, dan pelestarian budaya. Dengan dukungan berbagai pihak — dari komunitas olahraga, pelaku industri fesyen, hingga korporasi — misi membawa budaya Indonesia ke panggung yang lebih luas diyakini akan semakin mudah diwujudkan.

Pada akhirnya, perhelatan di Margot Padel itu membuktikan satu hal: budaya tidak harus disampaikan dengan cara yang serius untuk bisa diterima dengan serius. Lewat ayunan raket, helaian kain Nusantara, dan semangat kebersamaan, pesan tentang pentingnya mencintai warisan bangsa tersampaikan dengan cara yang paling natural — melalui pengalaman yang menyenangkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User