Lautaro Martinez Bawa Argentina ke Semifinal Piala Dunia 2026

KANSAS CITY — Argentina mengamankan tiket semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Swiss dengan skor akhir 3-1 dalam laga perempat final yang berlangsung di Stadion Kansas City, 12 Juli 2026. ...

Lautaro Martinez Bawa Argentina ke Semifinal Piala Dunia 2026

KANSAS CITY — Argentina mengamankan tiket semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Swiss dengan skor akhir 3-1 dalam laga perempat final yang berlangsung di Stadion Kansas City, 12 Juli 2026. Lautaro Martinez menjadi bintang kemenangan La Albiceleste berkat gol pamungkasnya di babak kedua yang mematahkan perlawanan sengit wakil Eropa tersebut.

Pertandingan berjalan dalam intensitas tinggi sejak menit pertama. Argentina tampil dengan formasi 4-3-3 andalan, sementara Swiss mengandalkan blok pertahanan 5-3-2 yang solid. Meski mendominasi penguasaan bola hingga 61% di sepanjang laga, La Albiceleste harus bekerja ekstra keras membongkar tembok pertahanan Granit Xhaka dan kolega. Statistik shots on target menunjukkan Argentina melepaskan 8 tembakan tepat sasaran dari total 17 percobaan, berbanding 4 dari 10 milik Swiss.

Gol Cepat dan Kontrol Permainan

Menit ke-18, publik Argentina bergemuruh. Umpan terobosan dari Enzo Fernandez berhasil dituntaskan dengan penyelesaian klinis oleh Julian Alvarez. Skor 1-0 membuka kepercayaan diri tim asuhan Lionel Scaloni. Swiss yang sempat tertekan perlahan menemukan ritme permainan mereka menjelang akhir babak pertama, namun justru harus kebobolan lagi di menit 45+2. Sebuah sepak pojok yang dieksekusi Lionel Messi disambut sundulan bek tengah Cristian Romero yang tak mampu diantisipasi kiper Gregor Kobel. Kedudukan 2-0 menutup paruh pertama.

Babak kedua menghadirkan perubahan taktik signifikan dari kubu Swiss. Pelatih Murat Yakin memasukkan penyerang tambahan, mendorong formasi menjadi 4-4-2 lebih ofensif. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-52. Umpan silang dari sisi kanan yang dilepaskan Silvan Widmer berhasil dikonversi menjadi gol oleh Breel Embolo, yang lolos dari kawalan Nicolas Otamendi. Skor berubah menjadi 2-1 dan tensi pertandingan semakin memanas.

Momen Lautaro Martinez Mengunci Kemenangan

Swiss menggempur habis-habisan mencari gol penyama kedudukan. Penguasaan bola mereka meningkat menjadi 47% di 20 menit kedua babak kedua. Dua peluang emas dari Noah Okafor dan Denis Zakaria nyaris mengubah papan skor, namun penampilan gemilang Emiliano Martinez di bawah mistar gawang Argentina meredam setiap ancaman.

Puncaknya terjadi pada menit ke-67. Lautaro Martinez yang masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-58 langsung menunjukkan insting predatornya. Memanfaatkan umpan tarik dari sayap kiri yang dikirimkan Alejandro Garnacho, penyerang bernomor punggung 22 itu melepaskan sepakan first-time dari dalam kotak penalti yang menusuk pojok kanan bawah gawang Kobel. Gol ketiga Argentina itu sekaligus memadamkan asa Swiss untuk bangkit.

Tinjauan VAR sempat dilakukan menyusul dugaan offside dalam proses build-up gol tersebut, namun setelah pemeriksaan berdurasi hampir dua menit, keputusan di lapangan tetap sah. Gol Lautaro Martinez menegaskan keunggulan Argentina sekaligus mencatatkan namanya sebagai pemain kunci dalam perjalanan tim menuju semifinal.

Statistik dan Jalan Menuju Semifinal

Secara keseluruhan, Argentina tampil dominan dengan penguasaan bola final mencapai 61% berbanding 39% milik Swiss. Umpan sukses La Albiceleste mencapai 547 dari total 623 percobaan, akurasi 87,8%. Swiss yang mengakhiri laga dengan 3 kartu kuning—masing-masing untuk Manuel Akanji, Remo Freuler, dan Xhaka—harus mengakui keunggulan sang juara bertahan. Kartu merah tak terlihat dalam pertandingan yang dikawal ketat wasit asal Inggris, Anthony Taylor.

Kemenangan 3-1 ini membawa Argentina melaju ke babak empat besar, menjaga asa mempertahankan gelar juara dunia yang mereka rebut di Qatar empat tahun silam, sekaligus menjadi catatan clean sheet kelima Emiliano Martinez yang terus membuktikan diri sebagai salah satu penjaga gawang terbaik turnamen.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User