Laporte Redam Messi, Spanyol Rebut Piala Dunia 2026
East Rutherford, NJ – Spanyol berhasil mengangkat trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Argentina dengan skor dramatis 2-1 di final yang digelar di MetLife Stadium, Minggu (19/7) malam waktu se...
East Rutherford, NJ – Spanyol berhasil mengangkat trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Argentina dengan skor dramatis 2-1 di final yang digelar di MetLife Stadium, Minggu (19/7) malam waktu setempat. Sempat tertinggal lebih dulu, La Roja menunjukkan mental juara lewat dua gol di babak kedua yang memastikan gelar kedua mereka dalam sejarah.
Jalannya Pertandingan: Babak Pertama
Argentina langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit dibunyikan. Dengan formasi 4-3-3, Lionel Messi menjadi motor serangan Albiceleste. Menit ke-18, umpan terobosan Messi nyaris disambut Lautaro Martínez, namun Aymeric Laporte dengan sigap memotong bola. Tekanan Argentina membuahkan hasil pada menit ke-31. Pelanggaran di kotak penalti oleh Pedro Porro terhadap Ángel Di María memaksa wasit menunjuk titik putih. Messi yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan Unai Simón dengan tendangan mendatar ke sudut kiri bawah. Skor 1-0 untuk Argentina. Hingga turun minum, Spanyol kesulitan menembus pertahanan rapat Cuti Romero dan Nicolás Otamendi. Penguasaan bola Spanyol mencapai 54%, namun hanya mencatatkan 2 tembakan tepat sasaran dari 8 percobaan.
Kebangkitan Spanyol di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, pelatih Spanyol merombak lini depan dengan memasukkan Nico Williams. Perubahan ini terbukti ampuh. Menit ke-62, umpan silang Alejandro Balde dari sayap kiri berhasil disundul oleh Yeremi Pino, namun kiper Emiliano Martínez melakukan penyelamatan gemilang. Gol penyama kedudukan akhirnya datang pada menit ke-73. Berawal dari skema sepak pojok, bola liar disambar oleh Aymeric Laporte dengan voli kaki kiri yang tak mampu dihalau Martínez. Skor menjadi 1-1. Momentum berbalik ke kubu Spanyol. Hanya berselang 11 menit, tepatnya menit ke-84, serangan balik cepat yang dibangun Pedri dan Gavi berujung pada umpan terobosan kepada Morata. Álvaro Morata melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok gawang. Spanyol berbalik unggul 2-1.
Duel Kunci: Laporte Matikan Messi
Sepanjang laga, Aymeric Laporte tampil luar biasa dalam mengawal pergerakan Lionel Messi. Meski Messi sukses mencetak gol dari penalti, secara permainan terbuka sang mega bintang Argentina kesulitan menembus kekokohan bek naturalisasi Spanyol itu. Statistik mencatat, Laporte memenangi 8 dari 10 duel darat, melakukan 5 intersepsi penting, dan satu blok krusial di dalam kotak penalti. Kecepatan dan kecerdasan Laporte membaca pergerakan Messi terbukti menjadi perbedaan signifikan. Dalam 45 menit pertama, Messi hanya berhasil menciptakan satu tembakan dari permainan terbuka. Setelah gol penyama Laporte, motivasi bek itu semakin membara dan ia tak memberi ruang sedikit pun bagi kapten Argentina untuk mengulangi aksi-aksi magisnya.
Statistik Pertandingan dan Fakta Menarik
Secara keseluruhan, Spanyol menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola 58% berbanding 42% milik Argentina. Jumlah tembakan tepat sasaran pun menunjukkan dominasi La Roja, yakni 7 berbanding 3. Argentina hanya mampu menciptakan 3 peluang emas sepanjang 90 menit. Kartu kuning diterima oleh Rodrigo De Paul (menit 40) dan Cuti Romero (menit 78) dari Argentina, sementara Gavi (menit 55) dari Spanyol. Kemenangan ini menjadikan Spanyol sebagai tim kedua yang meraih Piala Dunia di tiga benua berbeda setelah Brasil. Sementara itu, Argentina gagal mempertahankan gelar juara yang mereka raih di Qatar 2022.
Gol Aymeric Laporte di babak kedua juga mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai bek pertama yang mencetak gol di final Piala Dunia era modern untuk tim juara. Dengan performa gemilang sepanjang turnamen, Laporte layak dinobatkan sebagai salah satu pemain terbaik di edisi kali ini.
Usai pertandingan, pelatih Spanyol Luis de la Fuente memuji kerja keras timnya.
"Kami menunjukkan karakter juara. Laporte tampil luar biasa malam ini. Setelah tertinggal, para pemain tetap tenang dan mengikuti rencana permainan. Ini kemenangan untuk seluruh Spanyol,"ujarnya penuh emosional.
Comments (0)