Kemenangan Dramatis, Vietnam Juara Leg 2 SEA V Cup 2026

Skor akhir 3-2 (25-23, 22-25, 25-27, 25-21, 15-12) memastikan Vietnam keluar sebagai juara Leg 2 SEA V Cup 2026 setelah menumbangkan Thailand dalam laga yang penuh ketegangan dan kualitas tinggi. Di h...

Kemenangan Dramatis, Vietnam Juara Leg 2 SEA V Cup 2026

Skor akhir 3-2 (25-23, 22-25, 25-27, 25-21, 15-12) memastikan Vietnam keluar sebagai juara Leg 2 SEA V Cup 2026 setelah menumbangkan Thailand dalam laga yang penuh ketegangan dan kualitas tinggi. Di hadapan ribuan pasang mata di Phnom Penh, Kamboja, kedua tim saling beradu taktik, daya tahan, dan eksekusi momen kritis. Vietnam menunjukkan mental juara sesungguhnya saat membalikkan defisit di set penentuan setelah sempat tertinggal 6-8. Kemenangan ini menjadi salah satu pencapaian paling emosional bagi tim asuhan Nguyen Tuan Kiet di panggung regional tahun ini.

Set Demi Set: Drama Lima Babak yang Menguras Emosi

Set pertama langsung tersaji sengit. Thailand unggul lebih dulu lewat blok-blok solid Chatchu-on Moksri, tetapi Vietnam perlahan menemukan ritme serangan dari sektor tengah. Tran Thi Thanh Thuy menjadi motor dengan spike keras yang sulit dibendung. Pada kedudukan 22-23, Vietnam mencuri dua poin beruntun via servis keras dan blok tunggal untuk menutup set 25-23.

Set kedua menjadi milik Thailand. Pelatih Kiattipong Radchatagriengkai merombak rotasi setter, memasukkan Pornpun Guedpard yang langsung menyuntikkan variasi serangan lebih cepat. Ajcharaporn Kongyot tampil trengginas dari posisi outside hitter, mencatat 6 spike sukses di set ini. Thailand merebut set kedua 22-25, memanfaatkan 4 kesalahan sendiri Vietnam yang terburu-buru.

Puncak drama terjadi di set ketiga. Kedua tim saling kejar hingga angka 20-20. Vietnam memiliki peluang menutup set, tetapi Thailand melakukan penyelamatan gemilang lewat serangkaian rally panjang yang dimenangkan berkat blok ganda Thatdao Nuekjang dan Hattaya Bamrungsuk. Deuce sengit berakhir 25-27 setelah spike menyilang Ajcharaporn mengecoh libero Vietnam.

Tertinggal 1-2, Vietnam bangkit di set keempat. Mereka meningkatkan intensitas servis dan lebih berani menempatkan bola ke sudut-sudut lapangan. Nguyen Thi Bich Tuyen yang masuk sebagai pemain pengganti memberi energi baru, mencetak 4 poin beruntun di fase kritis. Pertahanan Vietnam juga mulai membaca pola serangan Thailand, dengan beberapa blok yang mematahkan momentum. Set keempat berpihak pada Vietnam 25-21, memaksa rubber set.

Statistik Kunci: Keunggulan Vietnam di Momen Kritis

Data pertandingan menunjukkan Vietnam unggul dalam aspek efisiensi serangan di set penentuan. Mereka mencatat 58% attack efficiency di set kelima berbanding 42% milik Thailand. Total spike sukses Vietnam mencapai 67 kali sepanjang laga, dipimpin Tran Thi Thanh Thuy dengan 28 poin (24 spike, 3 blok, 1 ace). Sementara itu, Thailand mengandalkan Ajcharaporn Kongyot yang membukukan 25 poin.

Blok menjadi pembeda. Vietnam memproduksi 14 blok sukses berbanding 11 milik Thailand. Di sektor pertahanan, libero Vietnam, Nguyen Thi Kim Lien, mencatat 21 dig sukses yang menyelamatkan banyak bola sulit. Thailand sebenarnya unggul dalam poin dari kesalahan lawan (27-23) dan aces (6-4), tetapi ketidakmampuan menutup set ketiga secara klinis menjadi celah yang sukses dihukum Vietnam. Statistik penerimaan servis Vietnam juga lebih stabil di dua set terakhir, mencapai 68% positive reception dibandingkan hanya 52% di tiga set awal.

Kutipan Pelatih: Kemenangan Mental dan Kedewasaan Tim

Kami sempat di titik terendah setelah kehilangan set ketiga dengan cara yang menyakitkan. Tapi saya bilang ke pemain, ini soal keyakinan. Mereka menunjukkan karakter luar biasa dan tidak menyerah. Kemenangan ini buah dari persiapan panjang dan mental baja yang kami bangun selama bertahun-tahun,

ungkap Nguyen Tuan Kiet dengan suara bergetar seusai laga. Sementara itu, pelatih Thailand Kiattipong Radchatagriengkai mengakui keunggulan lawan:

Vietnam pantas menang. Mereka lebih tajam di poin-poin penentuan. Kami kehilangan konsentrasi di set keempat dan itu menghukum kami.

Kemenangan ini bukan hanya tentang satu leg; Vietnam membuktikan bahwa mereka kini sejajar dengan kekuatan tradisional seperti Thailand. Dengan fondasi pertahanan yang solid dan opsi serangan berlapis, tim ini bakal menjadi ancaman serius di kancah voli Asia. SEA V Cup 2026, khususnya Leg 2 ini, akan dikenang sebagai momen ketika Vietnam menegaskan hegemoninya lewat duel lima set yang tak terlupakan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User