Kartu Merah Romero Bawa Petaka Tottenham di Liga Inggris

Laga pekan ke-24 Liga Primer Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Sabtu (7/2) malam, berakhir dengan kekecewaan mendalam bagi Tottenham Hotspur. Spurs harus pulang dengan kekalahan 1‒3 dari Manchester...

Kartu Merah Romero Bawa Petaka Tottenham di Liga Inggris

Laga pekan ke-24 Liga Primer Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Sabtu (7/2) malam, berakhir dengan kekecewaan mendalam bagi Tottenham Hotspur. Spurs harus pulang dengan kekalahan 1‒3 dari Manchester United setelah bek tengah andalan mereka, Cristian Romero, diusir wasit pada menit ke-54. Momen kartu merah itu menjadi titik balik yang menenggelamkan harapan tim tamu untuk mencuri poin dari markas Setan Merah.

Duel sengit kedua tim sebenarnya berjalan relatif seimbang hingga babak pertama usai dengan skor 1‒1. Tottenham unggul lebih dulu lewat gol cepat James Maddison pada menit ke-8 memanfaatkan umpan terobosan Dejan Kulusevski. Namun, Manchester United menyamakan kedudukan pada menit ke-33 melalui sundulan Rasmus Højlund yang menyambut umpan silang Bruno Fernandes. Pertandingan memasuki interval dengan intensitas tinggi dan penguasaan bola 52%‒48% untuk keunggulan tipis tuan rumah.

Insiden yang Membalikkan Keadaan

Petaka bagi Tottenham datang sembilan menit setelah jeda. Dalam sebuah duel perebutan bola di sepertiga akhir lapangan sendiri, Romero melancarkan tekel keras dengan dua kaki ke arah Alejandro Garnacho. Wasit Darren England sempat diminta mengecek insiden itu melalui monitor VAR, dan setelah peninjauan, ia memutuskan untuk mencabut kartu merah langsung. Romero yang semula hanya diganjar kartu kuning, harus meninggalkan lapangan dengan raut wajah frustrasi yang kini menjadi gambar ikonik dari laga ini.

Hilangnya Romero langsung mengacak formasi Spurs. Manajer Ange Postecoglou yang sejak awal menerapkan formasi 4-3-3 terpaksa menarik gelandang serang Brennan Johnson untuk memasukkan bek cadangan Radu Drăgușin. Perubahan itu menumpulkan daya serang tim tamu dan membuka ruang lebih besar bagi United untuk mengurung pertahanan Spurs. Dari total 13 shots on target yang dicatat tuan rumah, tujuh di antaranya terjadi setelah Romero keluar, menunjukan betapa porosnya peran sang bek Argentina.

Hukuman Instan dari Setan Merah

Unggul jumlah pemain langsung dimanfaatkan Manchester United secara klinis. Pada menit ke-63, Kobbie Mainoo membawa tuan rumah memimpin lewat tendangan melengkung dari luar kotak penalti yang gagal dihalau kiper Guglielmo Vicario. Gol itu sekaligus mengonfirmasi perubahan momentum: sebelum kartu merah, Spurs mencatat expected goals (xG) 1,15 berbanding 0,92 milik United. Namun setelah insiden, xG tuan rumah melonjak menjadi 1,74 sementara Spurs hanya menghasilkan 0,18.

Bek kanan Portugal, Diogo Dalot, memastikan kemenangan United pada menit ke-78 lewat kerja sama apik dengan Alejandro Garnacho di sisi kiri. Umpan tarik mantan pemain Atletico Madrid itu diselesaikan Dalot dengan sepakan datar yang mengoyak gawang Spurs untuk ketiga kalinya. Meski Tottenham mencoba bereaksi dengan memasukkan Richarlison dan Pierre-Emile Højbjerg, lini belakang United yang dikomandoi Harry Maguire mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Reaksi Kubu London Utara

Dalam konferensi pers usai laga, Postecoglou tidak menyembunyikan kekecewaannya pada keputusan wasit maupun pada aksi Romero. "Tentu saja kami kecewa. Saya pikir keputusan tersebut sedikit keras, tapi Cristian seharusnya lebih mengontrol emosinya di situasi sepenting itu," ujar pelatih asal Australia itu. Ia menambahkan bahwa timnya akan mengevaluasi insiden tersebut secara internal sebelum memutuskan apakah akan mengajukan banding atas hukuman yang kemungkinan membuat Romero absen dalam tiga pertandingan ke depan.

Statistik individu Romero sebelum diusir sejatinya cukup solid: ia mencatat 4 sapuan, 2 intersep, dan 92% akurasi operan. Namun, satu momen kehilangan fokusnya merugikan seluruh tim. Absennya bek 27 tahun itu akan menjadi pukulan telak bagi Spurs yang masih berjuang menembus zona Liga Champions. Jadwal berat menanti, dengan laga melawan Arsenal dan Liverpool dalam tiga pekan mendatang tanpa kehadiran sang bek tengah.

Kartu merah ini juga menjadi yang kedua bagi Romero musim ini di Liga Primer, mengulangi insiden serupa saat melawan Chelsea pada November 2025. Reputasi pemain kunci yang kerap mendapat hukuman disiplin mulai dipertanyakan, meski kontribusinya dalam membangun permainan dari belakang tetap tak tergantikan dalam sistem Postecoglou. Kini, Tottenham harus mencari solusi darurat, sementara publik Old Trafford merayakan tiga poin berharga yang mengokohkan posisi Setan Merah di papan atas klasemen.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User