Jude Bellingham Borong Dua Gol, Inggris Singkirkan Norwegia 2-1

Gelar juara Piala Dunia 2026 kian dekat. Inggris memastikan satu tempat di semifinal setelah melalui laga sengit kontra Norwegia yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Miami, Sabtu (11/7) malam wakt...

Jude Bellingham Borong Dua Gol, Inggris Singkirkan Norwegia 2-1

Gelar juara Piala Dunia 2026 kian dekat. Inggris memastikan satu tempat di semifinal setelah melalui laga sengit kontra Norwegia yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Miami, Sabtu (11/7) malam waktu setempat atau Minggu dini hari WIB. Bintang Real Madrid, Jude Bellingham, menjadi pahlawan The Three Lions lewat dwigol yang ia cetak di menit ke-34 dan 78, sementara Norwegia hanya mampu membalas melalui Erling Haaland di menit ke-56. Pertandingan yang mempertemukan dua raksasa Eropa ini menyuguhkan tempo tinggi, taktik cermat, dan drama yang menegangkan hingga peluit akhir.

Dominasi Awal dan Gol Pembuka Bellingham

Sejak sepak mula, Inggris tampil dengan formasi 4-2-3-1 andalan Gareth Southgate. Starting XI Inggris menampilkan Jordan Pickford di bawah mistar, empat bek sejajar Kyle Walker, John Stones, Marc Guehi, dan Luke Shaw. Duet gelandang bertahan diisi Declan Rice dan Conor Gallagher, sementara trio penyerang di belakang Harry Kane adalah Bukayo Saka, Jude Bellingham, dan Phil Foden. Norwegia dengan formasi 4-3-3 mengandalkan kapten Martin Odegaard sebagai kreator serangan, didukung gelandang pertahanan Sander Berge dan Fredrik Aursnes, serta trisula lini depan Erling Haaland, Alexander Sorloth, dan Mohamed Elyounoussi.

Babak pertama berjalan dengan penguasaan bola Inggris mencapai 62%, tetapi justru Norwegia yang pertama kali mengancam lewat skema serangan balik cepat. Menit ke-12, umpan terobosan Odegaard menemukan Haaland yang menusuk di sisi kiri pertahanan Inggris. Beruntung bagi Inggris, tembakan Haaland masih mampu diblok Stones dan hanya menghasilkan sepak pojok. Setelah insiden itu, Inggris meningkatkan intensitas pressing tinggi. Foden dan Saka bergantian menusuk dari sayap, menciptakan ancaman lewat umpan silang yang merepotkan lini belakang Norwegia.

Kebuntuan pecah di menit ke-34. Berawal dari skema serangan terorganisir di sisi kanan, Saka memberikan umpan tarik ke dalam kotak penalti. Bola sedikit melebar, namun Bellingham yang datang sebagai second striker melepaskan sepakan keras kaki kanan tanpa mampu dihentikan kiper Orjan Nyland. Gol itu merupakan hasil akumulasi 7 tembakan Inggris sepanjang babak pertama, dengan 3 mengarah ke gawang. Norwegia hanya mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dari Haaland yang masih bisa diamankan Pickford.

Gol Balasan dan Penentu Kemenangan

Memasuki babak kedua, Norwegia mengambil pendekatan lebih ofensif. Manajer Stale Solbakken mengubah formasi menjadi 3-4-3 dengan memasukkan Jens Petter Hauge untuk menambah daya dobrak. Hasilnya langsung terlihat. Menit ke-56, umpan lambung terukur dari Odegaard berhasil dimanfaatkan Haaland. Striker Manchester City itu memenangkan duel udara di depan gawang melawan Guehi, menyundul bola ke pojok kiri gawang yang tak bisa dijangkau Pickford. Skor 1-1 seketika mengubah atmosfer pertandingan.

Dukungan penonton yang mayoritas pendukung Norwegia membuat pemain berjuluk Løvene itu semakin percaya diri. Mereka nyaris berbalik unggul di menit ke-63 ketika sepakan jarak jauh Odegaard membentur tiang kanan. Southgate merespons dengan memasukkan Jack Grealish dan mengubah formasi menjadi 4-1-4-1 untuk menstabilkan lini tengah. Keputusan itu membuat daya kreatif Norwegia meredup.

Gol kemenangan Inggris lahir di menit 78 dalam momen yang kontroversial. Sebuah tusukan Grealish di sisi kiri dihentikan secara keras oleh bek Marcus Holmgren Pedersen, wasit menunjuk titik putih setelah berkonsultasi dengan VAR. Bellingham yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menuntaskan tugasnya dengan tenang, mengecoh Nyland dan membawa Inggris unggul 2-1. Statistik penalti Bellingham di level klub dan timnas kini sempurna: 9 dari 9 tendangan sukses dikonversi. Norwegia sempat melakukan protes keras, namun keputusan tidak berubah.

Di sisa waktu, Norwegia menggempur pertahanan Inggris. Di menit 87, tembakan Sorloth dari jarak dekat dihalau Stones tepat di garis gawang, sebuah aksi krusial yang menyelamatkan clean sheet potensial Inggris di 13 menit akhir. Statistik mencatat total shots on target Norwegia di babak kedua mencapai 5, sementara Inggris hanya 2—tapi gol kedua itulah yang membedakan.

Analisis Taktikal dan Bintang Lapangan

Secara keseluruhan, Inggris mendominasi penguasaan bola 58% dengan 13 total tembakan (6 tepat sasaran). Norwegia mencatatkan 11 tembakan (5 tepat sasaran). Disiplin dan adaptasi taktik Southgate menjadi kunci kemenangan. Perubahan formasi setelah gol balasan Haaland berhasil meredam kreativitas Odegaard yang di babak pertama merajai distribusi umpan kunci (3 key passes di 45 menit awal, hanya 1 setelah itu).

Bellingham pantas menyandang predikat pemain terbaik dengan dua gol dan akurasi operan 89%. Sementara itu, Stones layak disebut unsung hero dengan 8 sapuan, 2 blok tembakan, dan satu penyelamatan krusial di menit akhir. Di kubu Norwegia, performa Haaland yang tajam (2 tembakan tepat sasaran, 1 gol) serta Odegaard sebagai metronom serangan menunjukkan kedalaman kualitas mereka.

"Kami menunjukkan karakter besar setelah kebobolan gol yang mengecewakan. Jude fantastis, tetapi seluruh tim bekerja keras hingga detik akhir. Semifinal akan menjadi ujian besar lainnya," ujar Southgate setelah pertandingan.

Dengan hasil ini, Inggris mencatat rekor tak terkalahkan dalam 8 pertandingan Piala Dunia terakhir sejak fase grup 2022. Mereka akan menantikan pemenang antara Argentina dan Portugal di babak semifinal. Sementara itu, Norwegia harus pulang dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan habis-habisan melawan salah satu favorit juara. Pemain kunci yang perlu diwaspadai di semifinal nanti tetap Bellingham, yang kini telah mengemas 5 gol dan 3 assist di turnamen ini, membuatnya masuk dalam perburuan Sepatu Emas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User