Inggris Singkirkan Norwegia Lewat Gol Telat Jude Bellingham

Stadion MetLife, New Jersey — Inggris mengamankan tiket semifinal Piala Dunia 2026 setelah mengatasi perlawanan gigih Norwegia dengan skor akhir 2-1. Gol kemenangan dicetak Jude Bellingham pada meni...

Inggris Singkirkan Norwegia Lewat Gol Telat Jude Bellingham

Stadion MetLife, New Jersey — Inggris mengamankan tiket semifinal Piala Dunia 2026 setelah mengatasi perlawanan gigih Norwegia dengan skor akhir 2-1. Gol kemenangan dicetak Jude Bellingham pada menit ke-88, mematahkan harapan tim asuhan Ståle Solbakken yang sempat menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Erling Haaland.

Pertandingan yang digelar di hadapan 82.500 penonton ini berlangsung dalam intensitas tinggi sejak peluit awal. Inggris mendominasi penguasaan bola sebesar 58% namun kerap kesulitan menembus blok rendah Norwegia yang disiplin. Statistik shots on target menunjukkan Inggris melepaskan 7 tembakan tepat sasaran dari 17 percobaan, sementara Norwegia mencatatkan 3 dari 8.

Babak Pertama: Kebuntuan dan Kartu Merah

Menit ke-12, Inggris nyaris membuka keunggulan lewat sundulan Harry Kane yang membentur mistar gawang setelah menerima umpan silang Bukayo Saka. Norwegia merespons dengan serangan balik cepat—pada menit ke-19, Martin Ødegaard mengirim umpan terobosan kepada Haaland, tetapi bola berhasil dipotong oleh John Stones. Tempo permainan sempat menurun ketika kedua tim saling jual beli pelanggaran di lini tengah. Insiden kontroversial terjadi pada menit ke-34 saat Declan Rice melakukan tekel keras terhadap Alexander Sørloth. Wasit sempat meninjau VAR sebelum akhirnya mengeluarkan kartu merah langsung untuk Rice, membuat Inggris harus bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama.

Norwegia mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, namun lini pertahanan Inggris yang dipimpin Stones dan Marc Guéhi tampil solid. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Drama Tiga Gol dan Penyelamatan Pickford

Memasuki babak kedua, Gareth Southgate melakukan penyesuaian formasi menjadi 4-4-1 dengan menarik Jude Bellingham lebih ke belakang. Keberanian ini berbuah hasil pada menit ke-57: Phil Foden menusuk dari sayap kiri, melewati dua bek, lalu melepaskan umpan tarik yang disambut Kane dengan penyelesaian satu sentuhan—1-0 untuk Inggris.

Namun keunggulan itu hanya bertahan tujuh menit. Pada menit ke-64, Guéhi melakukan handsball di kotak penalti saat berusaha menghalau crossing Julian Ryerson. Wasit menunjuk titik putih tanpa ragu. Haaland maju sebagai eksekutor dan dengan dingin mengarahkan bola ke sudut kiri bawah, sementara Jordan Pickford melompat ke arah berlawanan—skor berubah menjadi 1-1.

Norwegia terus menekan dan nyaris berbalik unggul pada menit ke-74 ketika tendangan voli Sørloth dari luar kotak diantisipasi gemilang oleh Pickford. Inggris yang sejak menit ke-82 kembali bermain dengan 10 pemain akibat kelelahan di lini tengah, justru menemukan momentum lewat serangan balik. Menit ke-88, Foden lagi-lagi menjadi kreator. Lewat skema serangan balik cepat, ia menggiring bola sepanjang 40 meter sebelum mengirim umpan terobosan kepada Bellingham. Gelandang Real Madrid itu mengecoh dua bek lawan, lalu melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Ørjan Nyland—2-1, Inggris kembali memimpin.

Enam menit tambahan waktu menjadi neraka bagi Inggris, namun soliditas Stones dan Pickford berhasil menggagalkan dua peluang emas Haaland. Skor akhir 2-1 bertahan, Inggris melaju ke semifinal.

Analisis Taktik & Statistik Kunci

Keputusan Southgate menurunkan formasi 4-3-3 dengan fluiditas tinggi terbukti efektif meski hanya 10 pemain. Penguasaan bola tetap dikuasai Inggris (58%), dengan total operan 512 kali dan akurasi 86%. Norwegia yang mengandalkan formasi 5-4-1 bertahan lebih banyak bermain langsung ke Haaland, tercatat 28% serangan berasal dari umpan panjang.

Kartu merah Rice justru memaksa Inggris tampil lebih efisien. Statistik expected goals (xG) menunjukkan angka 1,85 untuk Inggris dan 0,92 untuk Norwegia—mengonfirmasi bahwa kualitas peluang yang diciptakan The Three Lions lebih tajam. Jude Bellingham dinobatkan sebagai Man of the Match dengan kontribusi 92% akurasi operan, 4 dribel sukses, dan 6 tekel bersih selain gol penentu kemenangan.

Sementara itu, Erling Haaland menjadi pemain Norwegia paling menonjol dengan 3 tembakan tepat sasaran, tetapi isolasi di lini depan membuatnya minim sentuhan di kotak penalti (hanya 5 kali).

“Saya bangga dengan para pemain. Bermain dengan 10 orang selama hampir satu jam bukanlah hal mudah. Declan mungkin mendapat kartu merah yang terlalu keras, namun reaksi tim menunjukkan karakter juara,”

ujar Southgate dalam konferensi pers usai laga. Di sisi lain, Solbakken mengakui ketangguhan Inggris.

“Kami memiliki momen untuk menang, tetapi lawan tampil lebih klinis. Ini pelajaran berharga bagi tim muda kami,”
tandasnya.

Dengan hasil ini, Inggris akan menunggu pemenang laga antara Brasil dan Jepang di semifinal. Pertandingan tersebut dijadwalkan digelar di Stadion AT&T, Arlington, pada 10 Juli 2026.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User