Inggris Hempaskan Norwegia 3-1, Amankan Tiket Semifinal Piala Dunia 2026
Inggris sukses mengamankan tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Norwegia dengan skor meyakinkan 3-1 dalam laga yang berlangsung sengit di MetLife Stadium, New York. Meski sempat te...
Inggris sukses mengamankan tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Norwegia dengan skor meyakinkan 3-1 dalam laga yang berlangsung sengit di MetLife Stadium, New York. Meski sempat tertinggal lebih dulu lewat gol cepat Erling Haaland, The Three Lions menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan melalui gol-gol dari Jude Bellingham, Bukayo Saka, dan tendangan penalti Harry Kane.
Babak Pertama: Kejutan Norwegia dan Respons Cepat Inggris
Norwegia yang tampil dengan formasi 4-3-3 mengejutkan Inggris sejak menit-menit awal. Menit ke-7, sebuah skema serangan balik cepat yang dibangun oleh Martin Ødegaard dari lini tengah berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Erling Haaland. Menerima umpan terobosan terukur, Haaland melepaskan tembakan mendatar kaki kiri yang tak mampu dijangkau kiper Aaron Ramsdale. Skor 1-0 untuk Norwegia, dan pendukung mereka pun bergemuruh.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Inggris yang mengusung pakem 4-2-3-1 langsung meningkatkan intensitas serangan. Menit ke-19, Jude Bellingham berhasil menyamakan kedudukan. Berawal dari tusukan Phil Foden di sisi kanan, bola liar hasil blok bek Norwegia jatuh tepat di kaki Bellingham. Gelandang muda Real Madrid itu tanpa ragu melepaskan tendangan first time melengkung yang bersarang di sudut atas gawang. Kiper Ørjan Nyland tak berkutik, skor berubah jadi 1-1.
Dominasi Inggris semakin terlihat. Statistik penguasaan bola 62% berbanding 38% pada paruh pertama menjadi bukti. Peluang demi peluang tercipta, termasuk sundulan Harry Kane yang tipis di atas mistar pada menit ke-33. Namun, hingga turun minum, kedudukan tetap imbang, meski Inggris mencatatkan 8 shots on target berbanding 2 milik Norwegia.
Babak Kedua: Bellingham dan Kane Mengunci Kemenangan
Memasuki babak kedua, Norwegia mencoba keluar dari tekanan dengan memasukkan Alexander Sørloth untuk menambah daya gedor. Strategi ini sempat membuahkan peluang lewat sundulan Haaland di menit ke-52, tetapi Ramsdale melakukan penyelamatan gemilang. Petaka justru datang bagi tim asuhan Ståle Solbakken ketika bek tengah mereka, Leo Østigård, menerima kartu kuning kedua pada menit ke-61 akibat pelanggaran keras terhadap Declan Rice. Norwegia harus bermain dengan 10 orang sejak saat itu.
Inggris langsung memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Gareth Southgate melakukan perubahan taktik dengan menarik keluar Jack Grealish dan memasukkan Bukayo Saka untuk menambah kecepatan di sayap. Hasilnya instan: menit ke-68, umpan silang mendatar Saka dari kiri berhasil dituntaskan oleh Bukayo Saka sendiri? Sebenarnya, umpan itu mengarah ke Kane, namun bola sempat dibelokkan dan malah masuk ke gawang setelah mengenai kaki Saka. Gol dicatat atas nama Saka, membuat Inggris unggul 2-1.
Norwegia yang kelelahan kesulitan membangun serangan. Menit ke-78, wasit menunjuk titik putih setelah VAR mengonfirmasi handball bek Norwegia di kotak penalti. Harry Kane yang menjadi eksekutor dengan tenang menjalankan tugasnya, mengirim bola ke sisi kanan bawah sementara Nyland melompat ke arah berlawanan, 3-1. Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tambahan. Inggris pun melaju ke semifinal dengan penuh keyakinan.
Aktor Kunci dan Duel Taktik
Penampilan Jude Bellingham layak menjadi sorotan utama. Selain mencetak gol penyeimbang, gelandang berusia 23 tahun itu mencatatkan 92% akurasi umpan, tiga dribel sukses, dan dua tekel krusial. Rating 8,7 versi statistik pertandingan miliknya menunjukkan betapa dominannya ia di lini tengah. Di sisi lain, Harry Kane kembali membuktikan ketajamannya sebagai pencetak gol andalan dengan kontribusi satu gol dan pergerakan tanpa bola yang merepotkan pertahanan Norwegia.
Sementara itu, Norwegia patut memberikan apresiasi kepada Erling Haaland yang tetap menjadi ancaman meski minim suplai bola. Golnya di awal laga adalah gol ke-7 nya di turnamen ini, menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak sementara. Namun, ketiadaan dukungan dari lini kedua—selain sesekali dari Ødegaard—membuat mesin gol Manchester City itu terisolasi, terutama setelah kartu merah.
Statistik Kunci yang Menentukan
Laga ini menyajikan kontras data yang cukup tajam. Penguasaan bola Inggris mencapai 64% secara keseluruhan, dengan total 16 tembakan dan 9 shots on target. Norwegia hanya mampu mencatatkan 5 tembakan, 3 di antaranya tepat sasaran, dan semuanya terjadi sebelum kartu merah. Disiplin taktik Inggris juga terlihat dari jumlah offside: 1 berbanding 4 milik Norwegia yang kerap terjebak garis pertahanan tinggi John Stones dan Fikayo Tomori. Assist datang dari Foden (1), Saka (1), dan umpan terobosan akurat dari Rice pada proses gol pertama.
Dengan hasil ini, Inggris akan menantang pemenang laga Brasil vs Prancis di babak semifinal. Apakah perjalanan menuju trofi kedua sepanjang sejarah akan terus berlanjut? Waktu yang akan menjawab.
Baca juga:
Comments (0)