Gol Volpato Bawa Sassuolo Menang Dramatis Atas Fiorentina

Skor akhir 2–1 untuk kemenangan Sassuolo atas Fiorentina di Mapei Stadium benar-benar lahir dari drama yang memuncak pada selebrasi liar Cristian Volpato. Pertandingan pekan ke-14 Serie A 2025/2026,...

Gol Volpato Bawa Sassuolo Menang Dramatis Atas Fiorentina

Skor akhir 2–1 untuk kemenangan Sassuolo atas Fiorentina di Mapei Stadium benar-benar lahir dari drama yang memuncak pada selebrasi liar Cristian Volpato. Pertandingan pekan ke-14 Serie A 2025/2026, Sabtu (6/12), itu menyajikan pertarungan taktik yang ketat, diakhiri dengan aksi individu sang pemain muda yang menggetarkan seluruh tribun. Kemenangan ini membawa Sassuolo naik ke posisi delapan klasemen dengan torehan 20 poin, sementara Fiorentina tertahan di peringkat enam.

Sejak menit awal, kedua tim menampilkan intensitas tinggi. Sassuolo, dalam formasi 4-3-3 racikan pelatih Alessio Dionisi, menekan lewat sayap, sementara Fiorentina mengandalkan skema 4-2-3-1 dengan penguasaan bola dominan. Statistik penguasaan bola menunjukkan Fiorentina unggul 58 persen, tetapi keefektifan serangan Sassuolo yang lebih tajam terbukti menentukan. Pada menit ke-17, Sassuolo nyaris membuka keunggulan ketika Domenico Berardi melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti yang masih bisa ditepis kiper Pietro Terracciano. Hujan peluang terus mengguyur, namun barisan pertahanan kedua kubu tampil disiplin.

Duel Ketat Babak Pertama

Menit ke-23, kebuntuan pecah. Dari skema serangan balik cepat, Armand Laurienté menusuk di sisi kiri, mengirim umpan silang terukur yang disambut sundulan kencang Andrea Pinamonti di tiang jauh. Bola sempat membentur mistar sebelum masuk ke gawang. Gol pertama Pinamonti musim ini itu membuat Mapei Stadium bergemuruh. Tertinggal 0–1, Fiorentina meningkatkan dominasi penguasaan bola. La Viola mencatatkan empat tembakan tepat sasaran sepanjang paruh pertama, namun selalu kandas di kaki kiper Andrea Consigli yang tampil sempurna. Sampai turun minum, skor 1–0 bertahan.

Data Opta mencatat, sepanjang babak pertama, Sassuolo hanya menorehkan 38 persen penguasaan bola, namun memiliki tiga shots on target yang semuanya berbahaya. Di lain pihak, Fiorentina lebih banyak membangun serangan dari lini tengah dengan Arthur Melo sebagai metronom, tetapi transisi pertahanan mereka kerap lengah. Dua kartu kuning untuk pelanggaran taktis—masing-masing kepada Luca Mazzitelli (Sassuolo) dan Lucas Martínez Quarta (Fiorentina)—mewarnai tensi yang kian memanas.

Babak Kedua dan Momen Penentu Volpato

Memasuki paruh kedua, Vincenzo Italiano merespons dengan memasukkan Nico González menggantikan Christian Kouamé pada menit ke-54. Keputusan itu langsung berbuah hasil. Menit ke-56, umpan terobosan Arthur berhasil dimanfaatkan González. Dengan kontrol prima, ia melewati dua pemain sebelum melepaskan tembakan mendatar yang tak terjangkau Consigli. Skor 1–1. Fiorentina semakin beringas, mencatat 12 tembakan total hingga menit ke-70.

Dionisi tak tinggal diam. Ia memasukkan Cristian Volpato pada menit ke-68, menggantikan Laurienté yang kelelahan. Hanya sepuluh menit setelah masuk, Volpato menulis kisah dramatis. Menerima operan pendek dari Berardi di depan kotak penalti, pemain berusia 23 tahun itu melakukan feint cerdas untuk mengecoh Martínez Quarta sebelum melepaskan penyelesaian melengkung ke pojok kanan atas gawang. Gol pada menit ke-78 itu langsung memicu selebrasi emosional: Volpato berlari ke sudut lapangan, melompati papan iklan, dan berpelukan dengan suporter yang histeris. Momen itu menjadi simbol kebangkitan pemain yang sempat terpinggirkan ini.

Statistik akhir laga mencatat, meski kalah penguasaan bola (44 persen berbanding 56 persen), Sassuolo mencatatkan lima shots on target yang tiga di antaranya berbuah gol. Fiorentina memiliki enam tembakan tepat sasaran, tetapi Consigli pantas dinobatkan sebagai man of the match dengan lima penyelamatan krusial. Kartu merah tidak terjadi, namun pertandingan berakhir dengan delapan kartu kuning, empat untuk masing-masing tim.

Kebangkitan Volpato dan Kutipan Pelatih

Usai laga, media menyoroti perjalanan Cristian Volpato yang musim lalu lebih sering menghangatkan bangku cadangan. Musim ini, ia baru mencetak gol keduanya di Serie A, dan gol tersebut menjadi penentu kemenangan yang sangat berarti. “Saya tidak bisa berkata-kata,” ujar Volpato singkat.

“Anak ini bekerja luar biasa setiap hari di sesi latihan. Saya selalu tahu dia punya kualitas untuk menjadi pembeda. Golnya malam ini adalah hasil dari kerja keras dan keyakinannya,” kata Alessio Dionisi dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Pelatih juga menyoroti solidnya koordinasi lini belakang dan ketenangan Consigli sebagai fondasi kemenangan.

Sementara itu, pelatih Fiorentina, Vincenzo Italiano, mengakui keunggulan lawan dalam efisiensi meski enggan menyalahkan individu.

“Kami menciptakan lebih banyak peluang, namun sepak bola bukan hanya tentang menyerang. Mereka punya transisi cepat dan kami kehilangan fokus di momen genting,” kritik Italiano.
Kekalahan ini sekaligus memutus rekor lima laga tak terkalahkan La Viola.

Dengan hasil ini, Sassuolo mengukuhkan posisinya sebagai kuda hitam yang patut diperhitungkan dalam perebutan tiket Eropa. Sementara Volpato, dengan selebrasi heroiknya, mengirim pesan bahwa ia siap menjadi andalan baru. Pertandingan selanjutnya, Sassuolo akan bertandang ke markas Bologna, sedangkan Fiorentina menjamu Lazio.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User