Gol Spektakuler Güler Dianulir, Madrid Taklukkan Mallorca 2-0
Real Madrid mengunci tiga poin sempurna di hadapan publik Estadio Santiago Bernabéu dengan skor akhir 2-0 atas jiran sekota Mallorca, Sabtu (30/8/2025) malam. Meski kemenangan terlihat mulus di papan...
Real Madrid mengunci tiga poin sempurna di hadapan publik Estadio Santiago Bernabéu dengan skor akhir 2-0 atas jiran sekota Mallorca, Sabtu (30/8/2025) malam. Meski kemenangan terlihat mulus di papan skor, laga ini meninggalkan satu momen kontroversial yang menjadi pembicaraan utama: gol Arda Güler yang dianulir lewat tinjauan VAR.
Menit ke-38, gelandang serang asal Turki itu sukses menyambut umpan silang melengkung dari Trent Alexander-Arnold. Dengan sentuhan pertama yang lembut, Güler menaklukkan kiper Dominik Greif lewat sepakan voli kaki kanan dari dalam kotak penalti. Ia langsung berlari ke sudut lapangan, merayakan gol bersama rekan setimnya Franco Mastantuono dan sang pemberi assist. Sorak sorai publik tuan rumah pun membahana. Namun, kemeriahan itu harus terhenti ketika wasit Jorge Munuera Montero menghentikan selebrasi untuk memeriksa insiden melalui monitor VAR.
Setelah pengecekan selama hampir dua menit, gol dinyatakan tidak sah karena posisi Güler yang dinilai tipis melampaui garis offside saat umpan dilepaskan Alexander-Arnold. Cuplikan tayangan ulang memperlihatkan lini belakang Mallorca yang cukup rapi menjebak penyerang Madrid itu. Keputusan kontroversial tersebut sontak menuai reaksi beragam. Data statistik penguasaan bola Madrid sebesar 64% serta laju expected goals (xG) sebesar 2,87 kontra 0,41 milik tim tamu menunjukkan betapa dominannya Los Blancos sepanjang laga. Namun, skor tetap belum berubah hingga turun minum.
Babak Pertama Tampa Gol: Kokohnya Tembok Mallorca dan Kreativitas Tuan Rumah
Pelatih kepala Carlo Ancelotti menurunkan formasi 4-3-3 andalan: Rodrygo Goes, Endrick, dan Kylian Mbappé di lini depan; trio gelandang Federico Valverde, Arda Güler, dan Eduardo Camavinga; lini belakang diisi Ferland Mendy, Eder Militão, Antonio Rüdiger, serta Alexander-Arnold; dan Thibaut Courtois tetap menjadi tembok terakhir. Di kubu tamu, Javier Aguirre memasang blok 5-4-1 rendah yang cukup disiplin menggagalkan sejumlah peluang awal Madrid.
Menit ke-12, Rodrygo melepaskan tembakan dari luar kotak yang berhasil diblok kiper. Enam menit berselang, Mbappé nyaris membuka keran gol setelah menerima umpan terobosan Güler, namun tendangan menyusur tanahnya masih melebar tipis di tiang jauh. Mallorca sendiri hanya sesekali mengancam lewat serangan balik; satu-satunya shots on target mereka di babak pertama terjadi pada menit ke-31 oleh penyerang Abdón Prats yang mampu dijinakkan Courtois dengan mudah.
Selepas Insiden VAR: Endrick dan Valverde Pastikan Poin Sempurna
Ancelotti merespons situasi dengan memasukkan Luka Modrić di menit ke-60 menggantikan Camavinga untuk menambah daya kreasi di lini tengah. Hasilnya instan. Ketika laga memasuki menit ke-67, kombinasi apik antara Modrić dan Alexander-Arnold di sayap kanan menghasilkan umpan tarik mendatar yang gagal dihalau bek Mallorca. Bola muntah disambar oleh Endrick dengan sepakan keras dari jarak dekat, mengoyak gawang Greif. Gol pertama pemain asal Brasil itu tercatat sebagai gol kemenangan ke-15 dalam karier La Liga-nya.
Tiga menit jelang waktu normal usai, Federico Valverde menggenapkan keunggulan lewat gol spektakuler. Mendapat bola dari Modrić di luar kotak penalti, gelandang Uruguay itu melepas tendangan roket kaki kanan yang bersarang di pojok kiri atas tanpa bisa dihalau kiper. Skor 2-0 pun bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Statistik akhir menunjukkan Madrid melepaskan 9 shots on target berbanding 1 milik Mallorca, dengan total 17 percobaan secara keseluruhan. Kartu kuning hanya diberikan kepada Pablo Maffeo (Mallorca) pada menit ke-54 akibat pelanggaran keras terhadap Mbappé.
Analisis Peran Ganda Alexander-Arnold dan Momen Kunci Lini Tengah
Kehadiran Trent Alexander-Arnold kembali menjadi pusat perhatian. Dalam skema baru Madrid yang mengandalkan pergerakan inverted fullback, pemain berkebangsaan Inggris itu mencatatkan 3 assist kunci dan turut bertanggung jawab pada terciptanya gol yang dianulir. Peta sentuhannya menunjukkan 82% operan sukses, dengan rataan 6,8 umpan progresif per 90 menit. Peran ganda sebagai kreator dan penyeimbang di fase bertahan membuat lini belakang Madrid solid sekaligus tajam saat transisi menyerang.
Di sisi lain, Franco Mastantuono, yang masuk menggantikan Rodrygo di menit ke-75, menunjukkan kilasan bakat mentereng. Winger muda Argentina itu mencatatkan kecepatan sprint 34,2 km/jam dan menjadi bagian penting dari pergerakan yang mengarah ke gol kedua. Meski tidak berkontribusi langsung via angka, statistik progressive carries -nya menembus angka 5 dalam 15 menit terakhir tampil, sesuatu yang disambut positif oleh staf pelatih.
"Saya bangga dengan sikap tim. Keputusan VAR tidak mematahkan mental kami. Güler bermain luar biasa dan gol itu memang seharusnya sah jika dilihat dari sudut yang lebih adil. Tapi yang terpenting adalah respons setelahnya," ujar Ancelotti usai pertandingan.
Sorotan pada Arda Güler sendiri terbilang gemilang. Meski golnya dianulir, ia berhasil mencatatkan akurasi operan 94% (tertinggi di lini depan), menciptakan 4 peluang, serta memenangkan 7 dari 9 duel lantai. Peran sentralnya sebagai advanced playmaker membuat Madrid berhasil memecah kebuntuan lini pertahanan rapat ala Mallorca. Kini, Madrid kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi poin sempurna, sementara pertanyaan seputar konsistensi penggunaan VAR masih akan terus bergulir.
Comments (0)