Gol Penyeimbang Bellingham Bawa Inggris ke Semifinal Piala Dunia 2026
Miami Gardens, Beritainti — Inggris memastikan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah melalui duel sengit berbalut drama melawan Norwegia di Miami Stadium, Minggu dini hari WIB. Skor akhi...
Miami Gardens, Beritainti — Inggris memastikan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah melalui duel sengit berbalut drama melawan Norwegia di Miami Stadium, Minggu dini hari WIB. Skor akhir 2-1 untuk The Three Lions, dengan gol penyeimbang Jude Bellingham di menit ke-67 menjadi momen yang mengubah segalanya. Sebelumnya, Norwegia unggul lebih dulu lewat Erling Haaland pada babak pertama dan nyaris mempertahankan keunggulan hingga laga memasuki sepertiga akhir waktu normal.
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak wasit meniup peluit tanda mulai. Inggris turun dengan formasi 4-2-3-1 andalan Gareth Southgate, menempatkan Harry Kane sebagai ujung tombak dan Bellingham sebagai gelandang serang di belakangnya. Di kubu lawan, Norwegia tampil dengan 4-3-3 yang dimotori Martin Odegaard sebagai kreator dan Haaland di lini depan. Kedua tim saling menekan di 15 menit pertama, namun justru Norwegia yang berhasil mencuri gol pembuka.
Jalannya Pertandingan: Dominasi Awal Norwegia
Menit ke-15, Odegaard mengirim umpan terukur ke kotak penalti yang berhasil diselesaikan Haaland dengan sontekan keras ke pojok kiri gawang Jordan Pickford. Gol tersebut lahir dari skema serangan balik cepat yang mengekspos pertahanan Inggris yang terlalu maju. Haaland nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-28, tetapi sepakannya dari jarak dekat berhasil diblok John Stones. Inggris merespons dengan penguasaan bola dominan—mencapai 61% di babak pertama—namun kesulitan menembus pertahanan solid Norwegia yang dikomandoi kapten Kristoffer Ajer. Hingga turun minum, skor tetap 0-1 untuk Norwegia.
Memasuki babak kedua, Southgate memasukkan Marcus Rashford menggantikan Conor Gallagher untuk menambah daya ledak di sisi sayap. Perubahan itu mulai membuka ruang. Menit ke-52, Bukayo Saka melepaskan tembakan yang masih bisa ditepis kiper Orjan Nyland. Tekanan Inggris semakin intens. Puncaknya terjadi pada menit ke-67, ketika sebuah kerja sama ciamik dari sisi kanan menghasilkan gol yang dinanti seluruh pendukung Inggris.
Bellingham, Sang Juru Selamat
Berawal dari penetrasi Saka yang melewati bek kiri Norwegia, bola silang mendatar dilepaskan ke kotak penalti. Di momen krusial itu, Jude Bellingham menyelinap di antara dua bek tengah dan menyambar bola dengan sepakan first-time kaki kiri yang menghunjam deras ke gawang. Stadion meledak. Gol penyeimbang ini menjadi buah dari determinasi Bellingham yang sepanjang laga menjelma sebagai motor serangan Inggris. Pemain berusia 23 tahun itu mencatatkan 4 tembakan, 2 di antaranya tepat sasaran, serta 88% akurasi umpan—menegaskan perannya sebagai gelandang paling berpengaruh di lapangan.
Usai gol, Norwegia mencoba keluar dari tekanan, namun intensitas serangan Inggris semakin tak terbendung. Laga harus berlanjut ke babak tambahan setelah skor 1-1 bertahan selama 90 menit. Di sinilah kelelahan Norwegia mulai terlihat. Mereka kehilangan struktur pertahanan, dan Inggris memanfaatkannya dengan sempurna.
Babak Tambahan dan Gol Kemenangan
Memasuki menit ke-103, giliran Harry Kane yang mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan tarik Phil Foden dari kiri, Kane dengan cerdik mengontrol bola lalu melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau Nyland. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 Inggris. Norwegia mencoba bangkit dan nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-116 melalui sundulan Haaland yang membentur mistar gawang, namun keberuntungan berpihak pada The Three Lions.
Secara statistik, Inggris unggul dalam penguasaan bola dengan 58% berbanding 42%, serta melepaskan 7 tembakan tepat sasaran dari total 19 percobaan, sementara Norwegia hanya mencatatkan 4 shots on target dari 11 usaha. Pelanggaran cukup merata, dengan Inggris menerima dua kartu kuning dan Norwegia tiga. Clean sheet tidak terjadi bagi kedua kubu, tetapi lini belakang Inggris layak diapresiasi karena berhasil meredam Haaland setelah gol pembukanya.
Ekspresi Usai Laga
Gareth Southgate tak bisa menyembunyikan rasa lega. "Kami tahu betapa berbahayanya Haaland dan Odegaard. Para pemain menunjukkan karakter luar biasa untuk bangkit setelah tertinggal. Jude [Bellingham] sekali lagi membuktikan kualitasnya di panggung terbesar," ujarnya. Sementara itu, pelatih Norwegia Stale Solbakken mengakui timnya kehabisan energi di babak tambahan. "Kami memberikan segalanya, tetapi Inggris terlalu kuat di 30 menit terakhir."
Dengan hasil ini, Inggris melaju ke semifinal dan akan menghadapi pemenang antara Brasil dan Portugal. Fokus kini tertuju pada Bellingham, yang dengan performa impresifnya terus menegaskan status sebagai salah satu gelandang terbaik dunia. Pertarungan di Miami Stadium akan dikenang sebagai malam di mana sang bintang menyelamatkan Inggris dari jurang kekalahan dan membuka jalan menuju tangga juara.
Baca juga:
Comments (0)