Gol Dramatis Bellingham di Extra Time Loloskan Inggris ke Semifinal

Stadion Miami bergemuruh pada Minggu (12/7/2026) dini hari WIB ketika Jude Bellingham mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-107, membawa Inggris menaklukkan Norwegia 2-1 dan mengamankan tike...

Gol Dramatis Bellingham di Extra Time Loloskan Inggris ke Semifinal

Stadion Miami bergemuruh pada Minggu (12/7/2026) dini hari WIB ketika Jude Bellingham mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-107, membawa Inggris menaklukkan Norwegia 2-1 dan mengamankan tiket semifinal Piala Dunia 2026. Laga yang berlangsung selama 120 menit penuh ini menyajikan drama, ketegangan, dan momen-momen brilian yang akan dikenang sepanjang sejarah turnamen.

Babak Pertama: Dominasi Tanpa Hasil

Inggris turun dengan formasi 4-2-3-1 andalan Gareth Southgate, menempatkan Harry Kane sebagai ujung tombak tunggal dengan dukungan trio Bellingham, Phil Foden, dan Bukayo Saka di lini serang. Sementara itu, Norwegia mengandalkan skema 4-3-3 yang dikomandoi oleh Martin Ødegaard sebagai playmaker utama, dengan Erling Haaland berdiri sebagai striker tengah yang selalu mengancam.

Sejak peluit awal dibunyikan, The Three Lions langsung mengambil inisiatif serangan. Penguasaan bola mencapai 64% di 30 menit pertama, menunjukkan superioritas Inggris dalam mengontrol ritme permainan. Peluang emas hadir pada menit ke-18 ketika umpan silang Trent Alexander-Arnold dari sisi kanan berhasil ditanduk oleh Kane, namun sayangnya bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Ørjan Nyland.

Norwegia bukan tanpa perlawanan. Menit ke-26, Haaland nyaris membuka skor setelah menerima through ball cerdas dari Ødegaard. Beruntung bagi Inggris, Jordan Pickford tampil sigap dengan refleks gemilang menepis bola yang mengarah ke sudut kiri bawah gawangnya. Hingga turun minum, skor masih terkunci 0-0 meski Inggris mencatatkan 4 shots on target berbanding 2 milik Norwegia.

Babak Kedua: Gol dan Kartu Merah yang Mengubah Segalanya

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat tajam. Inggris akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-58. Berawal dari skema serangan balik cepat, Saka melakukan penetrasi dari sisi kanan dan melepaskan umpan tarik mendatar yang berhasil disambar Phil Foden dari dalam kotak penalti. Bola sempat mengenai tiang sebelum bergulir masuk ke dalam gawang. 1-0 untuk Inggris.

Namun, peta pertandingan berubah drastis pada menit ke-68. Declan Rice menerima kartu merah langsung setelah VAR mengonfirmasi pelanggaran keras terhadap Ødegaard di lini tengah. Keputusan kontroversial ini memaksa Inggris bermain dengan 10 orang selama lebih dari 50 menit tersisa.

Norwegia langsung memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Serangan demi serangan dilancarkan ke pertahanan Inggris yang mulai rapuh. Gol penyama kedudukan akhirnya tercipta pada menit ke-83. Umpan lambung Julian Ryerson dari sisi kiri disambut tandukan mematikan Haaland yang tak mampu dijangkau Pickford. Skor berubah menjadi 1-1 dan memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu.

Extra Time: Momen Ajaib Bellingham

Dengan kelelahan mendera para pemain, babak tambahan waktu menjadi ajang adu mental dan determinasi. Inggris yang bermain dengan 10 orang menunjukkan karakter luar biasa. Southgate melakukan penyesuaian taktik dengan menarik Foden dan memasukkan Kalvin Phillips untuk memperkuat lini tengah yang keropos setelah kartu merah Rice.

Saat semua orang menduga pertandingan akan berakhir dengan adu penalti, Jude Bellingham tampil sebagai pahlawan. Pada menit ke-107, gelandang Real Madrid itu menerima bola dari umpan pendek Kane di luar kotak penalti. Dengan satu sentuhan untuk mengontrol bola, Bellingham melepaskan tendangan melengkung spektakuler yang bersarang di sudut kanan atas gawang Nyland. Stadion Miami meledak. 2-1 untuk Inggris.

Norwegia berusaha mati-matian menyamakan kedudukan di sisa waktu, tetapi pertahanan Inggris yang digalang John Stones dan Marc Guéhi berdiri kokoh. Pickford bahkan melakukan penyelamatan ganda pada menit ke-116, menepis sundulan Haaland dan bola rebound dari Alexander Sørloth dalam satu rangkaian aksi heroik.

Statistik akhir pertandingan menunjukkan dominasi Inggris yang mengejutkan meski bermain dengan 10 orang: penguasaan bola 57%, total tembakan 16 berbanding 14, dan shots on target 7 berbanding 5. Namun, angka yang paling berarti adalah skor akhir 2-1 yang memastikan langkah Inggris ke babak empat besar.

"Jude adalah pemain spesial. Dia membuktikan kenapa dia disebut sebagai salah satu gelandang terbaik dunia saat ini. Pertandingan ini adalah ujian karakter yang luar biasa bagi kami setelah kartu merah Declan. Saya sangat bangga dengan semangat juang para pemain," ujar Gareth Southgate dalam konferensi pers pasca-pertandingan.

Sementara itu, pelatih Norwegia Ståle Solbakken mengakui kualitas lawan namun menyesali kegagalan timnya memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. "Kami memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan ini, terutama setelah kartu merah mereka. Tapi Inggris menunjukkan pengalaman dan ketangguhan mental yang luar biasa," ungkapnya.

Kemenangan ini membawa Inggris melaju ke semifinal untuk menghadapi pemenang laga antara Argentina dan Portugal. Dengan performa Bellingham yang semakin matang dan kolektivitas tim yang teruji, The Three Lions kini semakin dekat dengan mimpi mengangkat trofi Piala Dunia kedua dalam sejarah mereka. Malam di Miami itu membuktikan bahwa juara sejati lahir dari tekanan dan kesulitan — dan Inggris telah melewati ujian berat tersebut dengan gemilang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User