Gol Akhir Mikel Merino Loloskan Spanyol ke Semifinal Piala Dunia

EAST RUTHERFORD — Spanyol memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Belgia dengan skor dramatis 2-1 dalam laga perempat final di MetLife Stadium, Sabtu (11/7) waktu setemp...

Gol Akhir Mikel Merino Loloskan Spanyol ke Semifinal Piala Dunia

EAST RUTHERFORD — Spanyol memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Belgia dengan skor dramatis 2-1 dalam laga perempat final di MetLife Stadium, Sabtu (11/7) waktu setempat. Gol kemenangan yang dicetak Mikel Merino pada menit-menit akhir menjadi penentu, sekaligus mengirim La Roja berhadapan dengan Prancis di babak empat besar.

Statistik kunci langsung berbicara: Spanyol mencatat 62% penguasaan bola berbanding 38% milik Belgia, dengan total 18 tembakan — delapan di antaranya tepat sasaran. Ketajaman itu sudah terlihat sejak babak pertama, namun perlawanan sengit Belgia memaksa pertandingan ditentukan oleh momen individual brilian di pengujung laga.

Dominasi Tanpa Ampun di 45 Menit Pertama

Mengusung formasi 4-3-3 khas, pelatih Luis de la Fuente menurunkan starting XI terbaik: Unai Simón di bawah mistar, kuartet bek Dani Carvajal, Aymeric Laporte, Pau Torres, dan Marc Cucurella; trio gelandang Rodri, Pedri, dan Gavi; serta trisula penyerang Dani Olmo, Álvaro Morata (kapten), dan Nico Williams. Strategi high-pressing langsung membuahkan hasil sejak peluit awal.

Menit ke-34, kerjasama apik Nico Williams di sisi kiri berhasil melewati Timothy Castagne sebelum mengirim assist datar yang diselesaikan Morata dengan sontekan first-time ke pojok gawang Thibaut Courtois. Skor 1-0. Proses gol itu melibatkan 14 operan tanpa putus — tipikal tiki-taka modern Spanyol. Hingga turun minum, Spanyol mencatat 5 shots on target dari 8 percobaan, sementara Belgia hanya mampu melepaskan satu tembakan ke arah gawang Simón. Penguasaan bola Spanyol bahkan menyentuh 68% di babak pertama, memaksa lini tengah Belgia yang dikomandoi Kevin De Bruyne dan Amadou Onana lebih banyak bertahan.

Kebangkitan Belgia dan Gol Lukaku yang Kontroversial

Memasuki babak kedua, Belgia asuhan Domenico Tedesco melakukan penyesuaian taktik dengan memasukkan Jérémy Doku dan memindahkan De Bruyne ke peran lebih menyerang. Hasilnya instan: intensitas serangan meningkat, dan pada menit ke-67, umpan silang melengkung De Bruyne dari sisi kanan berhasil disambar Romelu Lukaku. Bola sempat membentur tiang sebelum masuk, dan wasit sempat mengecek potensi offside melalui VAR. Setelah peninjauan, gol dinyatakan sah — kedudukan menjadi 1-1.

Belgia semakin percaya diri. Menit ke-75, Doku nyaris membalikkan keadaan lewat dribel memukaunya yang melewati tiga pemain Spanyol, namun penyelamatan gemilang Unai Simón menjaga skor tetap imbang. Tercatat Belgia melepaskan 3 shots on target dalam 25 menit babak kedua, sebuah peningkatan kontras dibandingkan nol tembakan tepat sasaran di paruh pertama. Ketegangan meningkat ketika gelandang Spanyol Rodri menerima kartu kuning akibat pelanggaran keras terhadap De Bruyne.

Mikel Merino dan Keajaiban Menit ke-89

Saat perpanjangan waktu tampak di depan mata, sebuah skema bola mati menjadi pembeda. Pedri mengeksekusi tendangan sudut dari sisi kanan pada menit ke-89, mengirim bola melambung ke tiang jauh. Courtois berhasil menepis bola, tetapi Mikel Merino — yang baru masuk menggantikan Gavi pada menit ke-82 — berada di posisi tepat untuk menyambar bola muntah. Tendangan kaki kirinya melesat deras ke gawang, tak mampu dijangkau Courtois. Skor 2-1. Gol tersebut adalah gol kedua Merino di turnamen ini, menjadikannya pemain ke-12 Spanyol yang mencetak gol di fase gugur Piala Dunia.

Merino, gelandang bertahan yang lebih dikenal dengan kemampuan intersepnya (rata-rata 4,2 intersep per laga di turnamen ini), membuktikan insting menyerangnya tak kalah tajam. Rayuan rekan setimnya bertubi-tubi, dan suporter Spanyol di MetLife Stadium bersorak riuh. Belgia nyaris menyamakan kedudukan di menit injury time melalui tandukan Jan Vertonghen yang membentur mistar, tetapi keunggulan Spanyol tetap terjaga hingga peluit panjang.

Statistik akhir pertandingan: Spanyol mencatat total 18 tembakan (8 on target), Belgia 7 tembakan (4 on target). Penguasaan bola berakhir 62%-38%, dengan total operan sukses Spanyol mencapai 687 berbanding 312 milik Belgia. Pelanggaran total: Spanyol 12, Belgia 14. Kartu kuning: Rodri (Spanyol), Tielemans dan Vertonghen (Belgia).

"Saya sangat bangga dengan karakter tim. Mereka tak pernah menyerah, dan Mikel [Merino] lagi-lagi membuktikan mengapa ia selalu menjadi bagian penting dari skuat ini. Sekarang fokus kami adalah mempersiapkan diri menghadapi Prancis — tim yang sangat kuat dengan individu luar biasa," ujar Luis de la Fuente dalam konferensi pers usai laga.

Dengan kemenangan ini, Spanyol melaju ke semifinal untuk menghadapi Prancis yang sebelumnya menyingkirkan Brasil melalui adu penalti. Laga tersebut akan menjadi ulangan final Nations League 2021 yang dimenangi Prancis 2-1. Akankah La Roja kembali mengandalkan semangat juang dan keajaiban Mikel Merino? Jawabannya akan tersaji di AT&T Stadium, Dallas, pada 15 Juli mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User