Final Euro 2024: Tradisi Emas Spanyol Berlanjut

Menit ke-47, bola melambung ke kotak penalti Inggris. Nico Williams, yang baru masuk di babak kedua, menerima umpan terobosan dari Dani Olmo. Kontrol pertama, lalu tendangan keras ke sudut kiri gawang...

Final Euro 2024: Tradisi Emas Spanyol Berlanjut

Menit ke-47, bola melambung ke kotak penalti Inggris. Nico Williams, yang baru masuk di babak kedua, menerima umpan terobosan dari Dani Olmo. Kontrol pertama, lalu tendangan keras ke sudut kiri gawang—tak terjangkau Jordan Pickford. Skor akhir: 2-1 untuk Spanyol. La Furia Roja kembali membuktikan diri sebagai raja final, memperpanjang rekor sempurna mereka di partai puncak turnamen besar.

Babak Pertama: Dominasi Penguasaan Bola Tanpa Gol

Spanyol memulai dengan formasi 4-3-3 khas mereka. Pemain tengah Rodri dan Pedri mengatur tempo, sementara Lamine Yamal dan Alvaro Morata menjadi ujung tombak. Inggris, dengan formasi 3-4-3, mencoba bertahan rapat. Pada menit ke-15, Spanyol sudah mencatat 65% penguasaan bola, namun belum ada tembakan tepat sasaran. Inggris justru hampir mencetak gol melalui Jude Bellingham di menit ke-28, tetapi kiper Unai Simon melakukan penyelamatan gemilang. Babak pertama berakhir 0-0 dengan shots on target masing-masing 1-2.

Babak Kedua: Gol Cepat dan Dramatisasi VAR

Memasuki babak kedua, pelatih Luis de la Fuente memasukkan Nico Williams untuk menambah kecepatan. Keputusan itu langsung berbuah manis: menit ke-47, gol pembuka seperti di atas. Inggris merespon dengan tekanan. Menit ke-73, Harry Kane menyundul bola dari umpan silang, tapi dianulir VAR karena offside. Tensi meningkat saat Jude Bellingham menerima kartu kuning akibat pelanggaran keras. Spanyol menggandakan keunggulan di menit ke-81 lewat sundulan Rodri dari sepak pojok. Inggris memperkecil kedudukan di menit ke-89 melalui penalti Harry Kane, setelah VAR mengkonfirmasi handsball. Namun, skor bertahan 2-1 hingga akhir.

"Kami tahu sejarah membuktikan: jika Spanyol mencapai final, kami tidak pernah kalah. Mentalitas juara inilah yang membuat perbedaan," ujar Luis de la Fuente dalam konferensi pers usai laga.

Rekor Final Sempurna: Empat Trofi dalam Empat Kesempatan

Kemenangan ini mengukuhkan statistik mengilau: Spanyol selalu menang di final turnamen besar. Catatan dimulai dari Euro 1964 (mengalahkan Uni Soviet 2-1), kemudian Euro 2008 (1-0 lawan Jerman), Piala Dunia 2010 (1-0 lawan Belanda melalui gol Iniesta di extra time), Euro 2012 (4-0 lawan Italia), dan kini Euro 2024. Lima trofi dari lima final—kesempurnaan yang nyaris ajaib. Dalam lima laga itu, Spanyol hanya kebobolan total 3 gol dan selalu mencatatkan clean sheet di tiga final pertama.

Statistik Kunci

Penguasaan bola: Spanyol 58% vs Inggris 42%
Shots on target: Spanyol 6 vs Inggris 4
Kartu kuning: Spanyol 1 (Laporte), Inggris 3
Pelanggaran: Spanyol 12 vs Inggris 15
Tendangan sudut: Spanyol 7 vs Inggris 3
Offside: Spanyol 2, Inggris 4

Gol pertama Williams tercipta dari assist Dani Olmo—operan menusuk sejajar garis pertahanan—sementara gol kedua Rodri lahir dari umpan silang Lamine Yamal. Formasi Inggris yang berubah menjadi 4-4-2 di babak kedua tidak mampu menahan aliran serangan Spanyol.

Final Spanyol: Tradisi Emas, Bukan Kebetulan

Rekor 100% di partai final bukan sekadar keberuntungan. Taktik yang matang, mentalitas pantang menyerah, serta kedalaman skuad menjadi kunci. Dari generasi Xavi-Iniesta hingga generasi Pedri-Rodri, Spanyol selalu tampil sebagai tim yang paling siap di panggung akhir. Kini, dengan trofi Euro 2024 di tangan, rekor ini makin memperkuat status mereka sebagai salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User